
Albert menghabiskan 7 tahun hidupnya untuk membaca dan mempraktekannya yang ada di semua buku yang ada di basement. Ketika sudah 7 tahunan Albert berniat untuk keluar dari baeement tersebut dan mencari segelintir orang yang masih hidup dari insiden Antartika
Albert: "Ini waktunya aku menunjukan pada dunia. Hahahahaha aku akan keluar dari baeement dan mencari segelintir orang lalu mengumpulkan mereka pada satu tempat yang sama yaitu di basement ini. Aku harap total mereka dapat memenuhi basement, hanya itu tujuanku sekarang"
Albert: "Yosh untuk keluar aku akan memakai swater yang kubuat ini, lalu keluar dari basement ini"
Setelah Albert keluar ia masih kedinginan dan ia masuk kembali ke dalam basement lalu mengambil alat pengukur suhu yang ia buat untuk memastikan suhu sekitar. Sesudah di cek suhu di sekitar basement menyentuh -30°c
Albert: "Dengan seater tipis ini aku tidak akan mampu bertahan dari suhu ekstrim ini, mungkin beberapa bulu rusa hasil buruan dapat membantu"
Albert pun kembali keluar dari basement dengan cepat Albert mencari rusa untuk dilapisi ke sweaternya agar lebih hangat sekalian memburu daging untuk dimakan
Albert: "Huh. Kurasa membunuh rusa dengan tangan kosong adalah hal yang salah. Kurasa aku harus membuat tombak atau busur. Dan ini akan jadi santapan daging pertama setelah 7 tahun aku memakan mi instant"
Dengan cepat Albert melompat ke batang pohon lalu berputar dan mematahkan batang pohon tersebut, ia juga melompat ke semak semak dan menarik tanaman belukar dan mengambil batu yang ada di tanah. Dengan itu ia dapat mengumpulkan bahan untuk membuat tombak dalam waktu 20 detik saja
Dengan ketangkasan dan kepintaran Albert ia dapat bertahan dari suhu -30°c dan dapat mengumpulkan bahan untuk membuat tombak
Albert: "Fyuhh aku harus melancipkan batu ini agar dapat menembus kulit. Pertanyaannya bagaima a cara aku melancipkan batu. Ada berbagai cara aku harus memilihnya satu" sembari berfikir
Albert: "Kuharap setelah ini aku dapat mendapatkan perlatan besi aar kinerja kerja ku jauh lebih cepat"
Albert melakukannya dengan menggesek batu tersebut dengan dinding yang keras hingga ujungnya lancip dan dapat menembus kulit agar dapat membunuh para hewan untuk dimakan
Albert: "Fyuhh sudah berjam jam dan ini sudah lumayan lancip. Aku rasa aku harus mencobanya"
Ia pun mencobanya dengan melempar batu tersebut ke meja dengan sangat kencang, dan hasilnya batu lancip tersebut tertancap
Albert: "HAHAHAHA ini sangat bagus, aku akan menggabungkannya"
Bahan bahan tombak yang sebelumnya dikumpulkan diatas meja, dengan ranting yang ia dapatkan ia me gikat batu di ranting tersebut menggunakan tanaman belukar
Albert: "Untuk besok aku akan mencobanya kepada rusa. Hari ini sudah selesai sekarang sudah malam aku harus tidur terlebih dahulu"
Albert pun berlari ke kasur dan tidur. Di pagi harinya Albert keluar dari basementnya dan mulai berburu rusa
Ketika keluar ia langsung melompat dan berlari keliling hutan mencari rusa, ketika ia bertemu rusa ia langsung dengan sigap melempar tombaknya ke rusa tersebut dengan sekuat tenaga dan akhirnya ia mendapatkan makanan daging selama 7 tahun
Akan tetapi Albert memiliki kelemahan yang sangat buruk, yaitu memasak. Albert tidak bisa memasak daging dia hanya bisa memasak makanan rebus saja
Albert: "AGHHH PERCUMA SAJA!"
Albert: "Aku sisakan nanti. Mungking sekarang waktunya memulai petualangan ku mencari semua orang dan mengumpulkannya di satu tempat ini. Kuharap salah satu orang tersebut dapat memasak"
Albert pun berjalan dan terus berjalan sembari membawa daging dan mie instant untuk disantapnya nanti
Ia terus berjalan hingga malam hari, terus terus berjalan sampai ia merasa sangat lapar karena cuaca yang sangat dingin sekali
Albert: "Huh hummm jika basement adalah rumahku 7 tahun yang lalu. Maka harusnya ini masih di negara jerman, aku harus terus berjalan sampai ketemu seseorang"
Sudah tiga hari lebih Albert terus berjalan hingga kakinya pegal pegal. Tetapi di saat pandangannya mulai kabur ia melihat asap yang menandakan ada seseorang yang membuat api unggun
Albert: "Apa ad aseseorang disana, aku lapar dan tidak bisa bergerak lagi" Albert pun terjatuh dan tidak sadarkan diri di tengah badai salju melanda
Setelah lama Albert tertidur. Ia bangun dan melihat seseorang dihadapannya yang sedang duduk di sampingnya
Albert: "WOWOW KAU SIAPA?!"
Seseorang misterius: "Namaku gordon. Hei apa kau lapar, aku melihat kau membawa daging mentah jadinya ku masak, apa kau mau?"
Albert: "Kau bisa masak?!"
Gordon: "Tentu saja, aku dulu seorang kepala koki di restoran terkenal. Di zaman es ini hebat sekali ada orang yang masih selamat"
Albert: "Hei apa kau mau ikut bersamaku. Kita akan mencari orang orang lalu mengumpulkannya di tempatku"
Gordon: "Apa boleh?"
Albert: "Iya. Ohh iya perkenalkan namaku Albert"
Gordon: "Albert einsten?"
Albert: "Tidak tidak, tapi aku ingin menjadi sepertinya. Kita akan membangun dunia seperti dulu lagi"
Gordon: "Humm iya. Ohh iya apa kau mau ketempatku terlebih dahulu. Yahh lumayan besar lah rumahnya"
Albert: "Boleh saja. Tunggu kau membuat rumah seorang diri?!"
Gordon: "Itu adalah hal yang mudah. Aku membutuhkan 7 tahun untuk membuatnya. Jadi apa kau mau kerumahku sebentar"
Albert: "Ya boleh saja"
Gordon: "Baiklah ayok, bawa daging yabg kumasak itu"
Albert: "Iya ya"
Mereka berdua berjalan kerumah Gordon. Setelah sampai rumah tersebut adalah rumah kayu seperti biasa dengan cerobong asap
Gordon: "Itu didepan, sedikit lagi sampai"
Albert: "Baiklah baiklah"
Dan setelah sampai, Gordon membuka pintu rumahnya. Didalam rumah tersebut hanya ada kasur, cerobong asap, dan kompor yang terbuat dari batu
Albert: "Hebat sekali, aku lupa bawa mesin penghangat di basement sih"
Gordon: "Kau mau makan apa, aku akan membuatnya"
Albert: "Aku ingin steak"
Gordon pun memasak steak. Dan setelah selesai ia memberikannya kepada Albert untuk disantap
Gordon: "Maaf lama menunggu, ini steaknya"
Albert pun memakannya dengan lahap. Dan menurut Albert masakan Gordon sangatlah enak dan paling enak yang pernah dimakan Albert
Albert: "Kau membuatnya memakai bumbu apa, dan garam kau mendapatkan garam dimana?"
Gordon: "Aku mengambilnya dijalanan lalu ku cuci"
Albert: "Tunggu garam kan dibuat dari air laut, apa disini ada laut atau air asin?"
Gordon: "Tidak ada bodoh, kita dizaman es laut pun ikut membeku"
Albert: "Lalu kau mendapatkannya dari mana"
Gordon: "Garam ini didapat dari Antartika. Atau dari tsunami 7 tahun lalu"
Albert: "Ahhh sudah jelas. Kau memungut garam yang ada dihalanan hasil dari tsunami besar itu. Lalu bumbu yang lain?"
Gordon: "Bumbu yang lain aku dapat dari menjelajah sampai kita bertemu ditempat itu. Sudah makanlah"
Albert: "Baiklah baiklah"
Gordon: "Duku rumah ini adalah tempat restaurant ku yang dulu. Jadi untuk berpetualang bersamamu mungkin akan kupertimbangkan"
Albert: "Aku akan menunggu jawabanmu nanti. Aku harap kau ingin pergi bersamaku"
Gordon: "Baiklah aku ingin tidur duluan. Kau habiskan makanannya nanti piringnya taruh saja di meja"
Albert: "Siap. Kau tidur saja"
Gordon pun pergi tidur duluan, Albert masih menyantap steak yang dibuat Gordon. Pagi hari pun tiba Albert tertidur diruang tamu
Gordon: "Apa kau sudah menghabiskan makananmu?" Dalam keadaan setengah sadar
Gordon: "Lah gak bener nih. Bangun bangun jangan tidur mulu"
Gordon menendang Albert hingga Albert terpental dan terbangun dari tidurnya
Albert: "Kasarnya. Hampir badanku terbakar oleh api dicerobong mu ini"
Gordon: "Bangun bodoh, kita akan melanjutkan mencari bumbu dapur"
Albert: "Haduh kau saja. Aku ingin tidur jangan ganggu aku" menutupi kepalanya dengan bantal
Gordon: "Ikut. Kalau tidak aku tidak akan memasak untukmu"
Albert: "Baiklah baiklah, kasar betul"
Gordon dan Albert pun keluar rumah dan pergi mencari bumbu dapur, tak lama setelah Albert dan Gordon keluar terlihat sosok samurai dengan menggunakan armor biru memegang katana di dekat rumah
Setelah Gordon dan Albert kembali dari mencari bumbu dapur, mereka melihat rumahnya sudah terbelah menjadi dua bagian
Albert: "Apa yang terjadi?!"
Gordon: "SIAPA YANG MELAKUKAN INI?!"
Albert pun memasuki rumah tersebut dan menyelidiki apa yang terjadi dari rumah Gordon yang terbelah menjadi dua bagian
Albert: "Rumah ini bukanlah kena badai atau apapun. Ini adalah kelakuan orang, karena tidak mungkin badai dapat menghancurkan rumah dua bagian selurus ini"
Gordon: "Apa mungkin para beruang kutub, biasanya mereka selalu lewat rumahku"
Albert yang lagi mengecek keberadaan sekitar melihat sosok samurai, Albert pun terkejut dan langsung keluar dari rumah
Albert: "Aku melihat seseorang. Ikuti aku koki"
Albert berlari kearah samurai tersebut, dan berhenti tepat dibelakang samurai itu, Gordon menyusul dibelakang
Albert: "Apa kau yang melakukan ini?"
Gordon: "Apa benar Albert. Kau tau dari mana"
Albert: "Aku mencurigainya, dialah orang yang membelah rumahmu aku yakin 100%"
Albert berlari ke arah samurai dengan kecepatan penuh. Namun samurai mengeluarkan tatapan tajam
Samurai tersebut menebas kepala Albert, namun dapat dihindari oleh Albert. Tebasan tersebut hampir mengenai leher Albert. Albert berputar 90° dari tebasan itu dengan jarak Albert dengan samurai sejauh 10 meter
Gordon: "Tunggu sebentar apa yang terjadi tadi itu sangat cepat"
Albert: "Tebasan barusan secepat cahaya. Tebasan itu sudah sampai kebulan kau lihat bulan diatas Gordon"
Gordon: "Bulan ?!"
Albert: "Kurasa kita harus lari dari sini, kita bukanlah tandingannya"
Samurai tersebut memegang gagang pedangnya dan bersiap menebas lagi, ambil ancang ancang lalu mulai menebas kepala Albert kembali, namun lagi lagi albert dapat menghindari tebasan cahaya tersebut
Gordon: "Kau bisa membaca pergerakan cahaya?!" sembari berlari
Albert: "Entah, pergerakan tersebut terlihat lambat bagiku. Lupakan jtu kita harus terus berlari"
Samurai tersebut menebas jalan didepan Albert dan Gordon untuk menghalangi jalan lari. Dan samurai yersebut dengan cepat berada dihadapan Albert dan Gordon
Albert: "Mati?!"