I'M An Antagonist Mother

I'M An Antagonist Mother
1 Pesta



" Malam ini pakai baju seperti apa. Ra? "


Shena melihat temannya yang sibuk memilih dress dan mencocokan dengan tubuhnya didepan cermin. Ayra sudah hampir 1 jam memilih dress yang akan dipakai untuk pesta ultah Dion sahabat dari Kenzo, pria tampan pujaan hatinya.


sebenarnya Ayra tidak di undang. tapi ia memaksa temannya Shena untuk meminta undangan untuk nya pada Dion.


Shena, Kenzo dan Dion satu jurusan kedokteran sedangkan Ayra ia mengambil jurusan Seni Desain. Ayra sangat tidak suka dengan pelajaran hitungan dan bau-bau rumah sakit ia lebih senang imajinasi itulah ia mengambil desain karena itu menurutnya cocok. tapi walaupun begitu lingkungan kampus mareka dekat jadi Ayra lebih sering Main ke kampus Kenzo dengan alasan ingin bertemu sahabatnya Shena.


"Menurut mu bagusan yang mana, Na ? "


Ayra mengantungkan bajunya dua dress cantik berwarna pink dan hitam. sahabatnya itu bolak balik melihat dan menilai baju agak sedikit terbuka.


" Gak ada dress yang sedikit ketutup, Ra?"


Ayara megeleng kepalanya pertanda tidak memiliki dress yang tertutup. "Yang lebih seksi banyak "


Shena tau Ayra sangat suka pakaian minim meskipun begitu Ayra tidak pernah mempengaruhi Shena untuk berpakaian seperti dirinya karena menurut Ayra itu gayanya tak perlu orang-orang mengikuti hal jelek dari dirinya.


"Na, aku itu mau ketemu Kenzo, masak pake gamis sih kepesta kaya ibu-ibu pengajian saja"


"Sebenarnya niat mu itu mau sekejar kepasta apa mengoda Kenzo sih?"


"udah jelas dong keduanya.. niat awal ku mengoda kenzo biar jatuh cinta sama aku"  Ucapan Ayra seperti wanita genit yang mengoda lawan jenisnya. membuat Shena kesal


"Ayra !" Tekan Shena


"ya ampun Na. Kamu taulah Kenzo gimana mana mungkinc dia tergoda apalagi ia sangat menyayangi dan menjaga jarak dengan wanita lain demi si wanita model cantik kebagatan itu. apalgi aku dia pesti sangat benci itu"


sudah bertahun-tahun Ayra menyukai kenzo dan mengodanya dari kenzo jomblo sampai memiliki kekasih tidak ada sedikit kemajuan dari hasil pengejaran Ayra.


Shena kadang heran sama Ayra. Padahal Ayra sangat cantik dan populer gtapi agak sedikit gila justru itu di kampus bahkan banyak cwok dari jurusan lain mengejar Ayra bahkan anak kolongmerat Adit mengejar Ayra. tapi ayra tetap pada pendiriannya untuk tatap menyukai Kenzo dan mengejarnya.


ia bahkan di anggap wanita murahan dari fakultas kedokteran karena terlalu mengejar Kenzo dan menajadi perusak hubungan kenzo dan kekasihnya . Ayra sangat beruntung memiliki teman seperti Shena dan segala kebaikannya. shena yang baik,sopan, ramah, mudah bergaul dan pintar, jadi membuat dirinya banyak teman yang bisa jadi akes untuk mengetahui jadwal kuliah kenzo.


******


Pilihan Ayra tidak jatuh pada kedua gaun yang tunjukan pada shena tapi ia membuka lemari dan memilih pada dress berwarna merah maron bagian dada yang sedikit terbuka. warnanya sangat cocok dengan warna kulit yang putih terawat. Mobil yang mareka kendari berhenti di depan bar, tempat pesta Dion di langsungkan.


ia melihat beberapa orang masuk bar wajah mareka sangat tak asing. tapi yang ia cari adalah keberadaan Kenzo atau teman-temannya. ini sudah lawat 20 menit dari waktu yang di jadwalkan. harusnya mareka sudah datang. saat tadi sebelum masuk ia juga tidak melihat mobil kenzo.


dengan sedikit keraguan Ayra menyelurusi bar tersebut dalam hati ia berharap bisa menemukan Kenzo. dalam bar ini rata-rata dari fakultas kedokteran tapi ada juga dari beberapa fakultas lain.


padanganya melihat seluruh tempat , tapi tak menemukan kenzo hanya Dion yang asik ngobrol beberapa tamu udangan.


Sena duduk di bangku kosong paling pojok di bar.  matanya masih mencari keberadaan Kenzo, dalam hati Ayra sudah menduga Kenzo tidak akan datang tapi tidak mungkin karena ini sahabat dari kecil nya bahkan ortu Dion dan Kenzo adalah sahabatan dan teman bisnis.


beberapa anak fakultas kedokteran memberikan tatapan heran dan sinis pada Ayra kenapa ia bisa datang ke pesta ini.


1 jam acara sudah berlangsung. seorang pria tampan yang membuatnya berdetak. dia Kenzo tubuh yang tinggi dan atletis terlihat sangat tampan hanya mengunakan kaos putih dan jaket jeans. dia datang bersama Aska teman Kenzo.


Ayra segara memebenarkan duduk menghadap mengahadap depan meja. dan sedikit bersembunyi agar Kenzo tidak tau dia berada di sana. bukankah perlu kesiapan sebelum ketemu pujaan hati ?  Ayra mengecek make up apakah ada yang berbegeser dari tempatnya atau terhapus.


"Bagaimana kalian bisa datang bersama?"


*******


Dimana ada Kenzo di sana pesti ada Dion dan Aska. meski mareka berteman sejak awal masuk kuliah berbeda dengan Dion


"Kalian datang bersama?" Dion menghampiri Kenzo dan aska yang baru saja datang.


"Gak.. Kami ketemu di depan " Jawab Aska sembari meminum minuman yang di antar pramusaji..


Aska telat datang karena harus mengatarkan ortunya kebandar, sedangkan kenzo sudah datang lebih awal bersama kekasihnya yaitu Aluna, karena Aluna merasa ini buka tempatnya maka dari itu ia datang hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun saja pada Dion lalu ia minta pulang dan di antar oleh Kenzo.


"Sangat keren ya tempat ini " Puji Aksa karena memang hobi pergi tempat seperti ini.


"cih muji diri sendiri?" Kenzo tahu ini adalah kata-kata kode untuk Dion.


"Terimaksih loh. sudah sangat membantu mencari tempat ini.. puas sekarang?"  tekan Dion.


Aska tertawa senang mendapatkan ucapan terimakasih. tapi sebanarnya tidak butuh ia hanya menggoda Dion saja.


"kalian nikmati pestnya dan jangan lupa pesan minum yang banyak. dan kalian harus coba wine yang di impor langsung dari itali."


Dion pergi dan menemui beberapa udnagan yang belum selesai ia sapa. setelah itu ia bisa bersantai dan minum bersama temannya itu.


"Ken" mimik wajah Aska yang memberikan kode untuk pergi dan tebar pesona pada wanita cantik.


Aska adalah tipe laki-laki buaya atau playboy dari mareka bertiga. Berbeda dengan Dion memiliki sifat baik, sopan, penurut dan ramah. sedangkan Kenzo type cowok cuek dengan sekitarnya.


"Jangan lama-lama"


"Oke.. siap Bro"


Kenzo berjalan menuju bar memesan minuman pada bartender sambil membalas pesan dari Aluna.


Aluna : "jangan pulang larut malam"


Kenzo mendapatkan pesan dari Aluna tersenyum, segera ia langsung membalas pesan dari Aluna


Kenzo : " setelah minuman yang ku pasan habis aku akan pulang beb"


Lagian tidak ingin berlama-lama disana, ia merasa badanya sudah sangat lelah dengan banyak tugas kuliah.


Bertender memberikan minuman yang dipesannya, ia segara meminum dan juga sambil membalas pesan dari Aluna.


***


Ayra dari tadi memperhatikan kenzo dari jarak yang tidak terlalu jauh. Ia sangat tidak suka melihat Kenzo membelas pesan dari Aluna, Ayra tau penyebab Kenzo tersenyum karena pesan dari Aluna. Kenzo tidak pernah bisa senyum pada orang-orang kecuali pada kekasihnya.


Beselang beberpa menit, Kenzo menyimpan Hp nya dan menikmati minuman


"Hai, Ken." dengan mimik wajah tersenyum


BERSAMBUNG......