Husband Beyond Expectations

Husband Beyond Expectations
Special Job



Bugh


Bugh


Bugh


Suara pukulan pada samsak yang tergantung, memenuhi ruangan. Terlihat seorang gadis cantik dengan balutan baju olahraga begitu serius dengan latihannya. Tendangan beruntun juga dia berikan pada benda keras itu.


Suara pintu terbuka membuat gadis itu menoleh dan menghentikan pukulan serta tendangannya pada samsak malang tersebut. Seorang pria paruhbaya masuk bersama seorang pria tua dan berjalan ke arahnya.


"Ini keponakan saya, Rachel." Pria paruhbaya itu menyebut nama gadis itu kepada pria tua di sampingnya. Gadis yang bernama Rachel itu menatap pria tua di depannya sebelum mereka berjabat tangan.


"Rachel, ganti bajumu dulu! Aku menunggumu di ruang kerjaku."


"Baik, Paman." Rachel mengangguk dan segera keluar dari ruangan latihan itu. Dia masuk ke kamarnya yang hanya dipisahkan dua kamar dari ruangan tadi. Gadis cantik itu langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang berkeringat.


Selesai dengan segala urusan tubuhnya, Rachel keluar dari kamar dan berjalan menuju ruang kerja pamannya. Dia mengetuk pintu sebelum masuk dan duduk di hadapan dua pria beda usia itu.


"Keponakanmu tidak seharusnya melakukan ini, Jo," ucap pria tua yang mungkin berumur 60 tahun itu pada Jonathan, paman Rachel.


"Hahaha... Aku tidak bisa menolak permintaannya, Tuan Besar," balas Jonathan tertawa dan melirik Rachel bangga.


Rachel hanya diam, sepertinya dia akan mendapat pekerjaan lagi. Pria tua di depannya ini sudah pasti akan menggunakan jasanya.


"Rachel, ini adalah Tuan Besar Yuda, pemilik Gionardo Corp." Jonathan memperkenalkan pria tua itu pada Rachel yang mengangguk kecil.


Yuda menatap Rachel intens, kemudian dia tersenyum dan beralih menatap Jonathan.


"Kau bisa bertanya dulu padanya, apakah dia setuju atau tidak. Kabari aku nanti!" ujar Yuda sambil bangun dari duduknya.


"Mari, aku antar ke depan." Jonathan memberi kode pada Rachel agar menunggunya di sana. Kemudian dia keluar seperti katanya untuk mengantar pria tua bernama lengkap Yuda Gionardo itu.


Rachel mengenal hampir semua pebisnis di dunia ini, baik yang tua ataupun muda, begitupun dengan semua mengenai dunia bawah. Para pebisnis halal maupun haram tersebut sering datang untuk menyewanya sebagai bodyguard, namun Jonathan yang merupakan salah satu mafia yang juga merupakan pamannya itu membatasi jam kerjanya. Tapi ini adalah pertemuan pertamanya dengan Yuda.


"Jadi, siapa yang akan menjadi tanggung jawabku?" tanya Rachel menoleh ke arah Jonathan.


"Huh, kau tampaknya begitu bersemangat!" ujar Jonathan merisak rambut Rachel yang terurai.


"Siapa, Paman?" Rachel kesal dan menepis tangan Jonathan dari kepalanya.


"Axel Gionardo, putra tunggal tuan besar Yuda."


Jawaban Jonathan sontak membuat Rachel mengerutkan dahinya bingung. Nama Axel Gionardo memang sering disebut dalam berita pebisnis, namun tidak pernah ada bahasan sedikit pun tentang laki-laki itu. Dan sekarang dia akan menjadi bodyguard laki-laki itu.


"Kau mungkin asing dengan laki-laki ini. Dia berumur 28 tahun, sebelum ini dia berada di luar negeri. Dia anak yang begitu istimewa, oleh karena itu aku yang secara langsung merekomendasikanmu pada tuan besar Yuda." Jonathan menatap Rachel yang sedang termenung.


"Laki-laki istimewa pasti didampingi puluhan pengawal, apa gunanya aku nanti, Paman?" decak Rachel membuat Jonathan tertawa.


"Dia lebih dari kata istimewa, itulah mengapa dia harus dijaga begitu ketat. Aku percaya bahwa kau bisa melindunginya," balas Jonathan sambil menepuk-nepuk pundak Rachel.


"Hhmm... Jadi, kapan aku akan mulai bekerja?"


"Besok."


.


.


Mohon dukungannya🤍


.


.