
***kamu tau cerita tentang Paus dan bulan?
kamu itu bulan..
bersinar diatas langit bersama matahari dan bintang bintang yang juga bersinar diatas sana...
Dan aku itu bagai paus yang setiap malam berenang kepermukaan untuk melihat bulan yang bersinar...
yang ingin menggapai bulan tapi itu sangat mustahil***..
°°°°°
Dua minggu sudah berlalu, Asya memulai bersekolah disekolah seni DAS, DHENINE ART SCHOOL.
Sekolah seni Elite yang menjadi tujuan utamanya dari dulu.
°~Tung teng teng it's time to enter the third lesson~°
"Habis ini pelajaran apa?" tanya Asya pada teman sebelahnya
"Masih pelajaran umum." jawab Fhirani sambil mengeluarkan buku dari laci mejanya
"bangunin gue ntar kalo udah bel." kata Asya sambil meletakan kepalanya kemeja
"Paling ntar juga bangun waktu denger..oke sekian."sahut Hanifa yang duduk di belakangnya
Pelajaran berlalu setelah itu Asya pergi untuk menemui Alshan untuk beristirahat bersama dengannya.
Asya menunggunya depan diruang loker kelas program seperti biasanya, tetapi Alshan tidak ada disana,
ia malah bertemu dengan teman sebangku Alshan, Ride.
"Sya, lu nungguin Alshan kan?" tanya Ride yg berjalan ke arahnya
"Kok Lu tau."
"Gue dimintain tolong Alshan buat bilangin ke lu, kalau dia nggak bisa makan siang bareng sama lu." kata Ride yang memberikan kertas vote kepada Asya
"Apa ini?" tanya Asya yang melihat kertas yang diberikan Ride
"Alshan ikut pemilihan ketua osis."
"Lhoo kok dia nggak bilang ke Gue kalau mau ikut Osis" katanya yang terkejut
"Bisalah, Alshan kan juga udah wakil ketua MPK jadi 90% menang walau nggak harus diadain vote juga." jawab Ride sambil melipat tangannya
"Sejak kapan Alshan jadi wakil ketua MPK?" tanya Asya sambil melihat kearah Ride dengan wajah kebingungan
"Ehh lu nggak tau Yee" Ride sambil menutup mulutnya dengan tangannya
"Gue pergi dulu Makaseh ride ." jawab Asya yang pergi meninggalkan Ride
°°°°
Asya berlari menuju keaula sekolah, dan melihat Alshan yang sedang duduk di kursi kandidat.
"ternyata disini ni bocah." Zidan teman sekelasnya menepuk pundaknya dari belakang
"Baru aja kita mau ngehubungin Lu tadi." kata April yang memasukan kembali Hp nya
"Wahh kandidatnya pacar Lu tu" goda fhirani yang menyentuh pipi Asya dengan tangannya
Seperti kata Ride, Alshan terpilih menjadi ketua Osis yang baru.
Usai acara pemilihan tersebut, Asya menemui Alshan di lapangan tenis dibelakang sekolah, Ia duduk di bangku pinggir lapangan sambil menunggunya sangat lama.
"Kenapa?." kata Alshan yang datang duduk di dekatnya tanpa meminta maaf karena menunggu lama
"Kok kamu nggak bilang kalau jadi wakil MPK,kamu juga nggak bilang kalau ikut pemilihan ketua OSIS tadi." jawab Asya melihat kearah bawah
"Aku baru mau bilang sekarang." kata Alshan sambil melihatnya
"Tapi aku udah tau dari orang lain."
"Siapa yg ngasih tau?"
"Menurutmu?, akukan juga sekolah disini." jawabnya sambil melihat kearah Alshan
Alshan berdiri dari tempat duduknya dan hendak pergi dari sana.
"Kamu mau kemana? tanya Asya
"Belum selesai urusanku dengan osis,mau aku pesenin taksi nanti? Aku nggak bisa pulang bersamamu nanti." jawab Alshan
"Aku Pulang sama Risa ."
"Yaudah bye." kata Alshan sambil meninggalkan Asya disana
Asya pergi ke kelas Film untuk menemui Risa.
"Risaaa." teriaknya sambil masuk keruang kelas teori Kelas Film
"Haa apaan." kata Risa
"Pulang skuy kerumah Lu." kata Asya tiba-tiba didepan meja Risa
"Kalau eksperimen seru keknya ." jawab Risa sambil memegang dagunya
"kerumah gue kalau gitu." jawab Asya
"Ehh Lo bukannya pacarnya Alshan kan?" tanya Shana teman sekelas Risa yang tiba-tiba menghampiri
"Iyaa kan lo pacarnya Alshan." sahut azha teman sekelas Risa
"Emmmmmm" jawab Asya yang gugup sambil melihat Risa
"Aaanaaak Oossiiiss" bisikan Risa kepada Asya
°°°°
Sampai rumah, Asya dan Risa bereksperimen masakan, dan suatu ketika terdengar ada yang membunyikan bel sambil mengetuk pintu rumah Asya.
Dan ternyata Marcel datang membawa camilan dan minuman.
"Syaaa asyaa.." panggil Marcel yang menyandarkan kepalanya didepan pintu
"Dirumah nggak ada orang..." jawab Asya dari dalam rumah
"Gue bawa camilan dan juga minuman dingin,gue jugaa.." kata Marcel dari luar
"Silahkan masuk hehehh." jawab Asya yang langsung membukakan pintu
Mereka bercerita tentang hari ini ,dan saling melempar candaan satu sama lain.
....
"kok gue nggak percaya kalo Alshan ikut pemilihan ketua OSIS." kata Marcel sambil memakan camilannya
"Hmm gitu lah tadi temen osis gue juga banyak yang tanya Alshan orangnya gimana gitulah." jawab Risa
"Dan lo awalnya nggak tau sya?" tanya Marcel yang melihat ke arah Asya
"Iya gue nggak tau." jawab Asya
"Apa salahnya sih kalo pacar lo ikut organisasi,kan lo juga bisa kena bagusnya sebagai pacar ketua OSIS ." kata Risa yang sedang mengambil gelas
"Ris lu kek nggak ngerti Asya aja,dia itu takut Alshan ntar kalo tenar banyak yang deketin." kata Marcel sambil menahan tawa
"Tenang sya, gue siap jadi mata kedua Lo ." kata Risa sambil tertawa melihat kearah Asya
"Mata batin?" jawab Marcel sambil tertawa keras
"Bukan gitu, tapi yaa gue ngerasa gimana gitu kalo Alshan ikut organisasi." kata Asya dengan nada tinggi
"Udahlah syaa tenang aja." kata Risa sambil menepuk nepuk kepala asya
"Sya..rumah lu kalau jadi lokasi party keknya seru." kata Marcel yang menduduki sofa
"Jangan macem macem ya lu" Kata Asya dengan keras
"Risaaa" kata Asya yang menutup mulut risa
"Gimana kalau kita kerja sama" jawab Marcel sambil mengedipkan mata ke asya
"G." jawab Asya kepada Marcel
....
Mereka menghabiskan waktu bersama Asya sampai malam, Risa pulang diantar Marcel karena sudah malam pada saat itu.
Setelah mereka pulang,seperti biasa Asya sendirian dirumah.
Kakaknya Asya, Asrafh yang sering dipanggil Kak Raf biasa menghabiskan waktunya di luar rumah karena sibuk dengan kuliahnya dan kegiatan yang harus ia ikuti.
Kakak Asya, Asrafh Arega adalah cucu pertama dan anak pertama di keluarga Arega, keluarga yang sudah terkenal karena memiliki Perusahaan Arega Group,bahkan semua keturunan Keluarga Arega selalu menjadi yg pertama saat melakukan apapun, mereka keluarga si nomer satu.
Kak Raf Sering dibanggakan oleh nenek mereka direktur utama Arega Group. karena ia pintar dan berbakat ,dan cucu pertama yang bisa masuk di Universitas Kedokteran jalur undangan.
Bahkan Ayah asya CEO Rumah sakit Arega Kusuma dan Ibu Asya juga seorang Dokter spesialis bangsal VIP, yang sering menangani para orang elite.
Maka dari itu mereka jarang sekali dirumah,karena jadwal kegiatan yang padat.
°°°°
°~Truutt truuu truut~° (suara bunyi HP Asya)
Alshan menelfonnya, dan mereka mengobrol ditelfon seperti biasanya.
Sampai Asya tertidur, dan Ia terbangun saat kakaknya pulang. Sekitar jam 2 malam, Ia mengambil minum lalu tidur kembali.
"Syaaaa bangun,udah pagi nih!!" kata kak Raf yang membawakan sarapan kekamar Asya
"Kakak,..kok udah bangun?" jawab Asya sambil bangun dari tempat tidurnya
"Kakak ada presentasi jam 10 nanti, jadi harus disiapin baner-bener." jawab kak Fahrul sambil menaruh sarapan diatas meja
"Makasih kak sarapannya, kakak siap-siap aja." jawab Asya sambil mendorong kakaknya keluar dari kamar
"Ehh iyaa, mau kakak anter nggak?
Mumpung baik nih kakak." kata kak Raf
"Beneran?" jawab Asya sambil tersenyum
"Iyaa beneran,lagian kakakan belum pernah kesekolahmu. Yang katanya sekolah seni itu." goda kak Raf sambil memegang kedua bahu Asya
"Ihh apaan sih, aku mau sarapan dulu terus mandi. Nggak lama kok kak, kakak tunggu sebentar." jawab Asya sambil masuk kekamar dan menutup pintu
Asya segera bergegas, karena itu adalah kali pertama kakaknya mempunyai waktu untuk mengantarnya kesekolah.
"Lho kak ,kok pake mobil?" tanya Asya
"Nanti kakak habis presentasi ke seminar." jawab kak Raf
"Seminar apa lagi?" tanya Asya
"Yaa ada lah ." jawab kakaknya sambil menyetir
"Orang pinter beda." jawab Asya yang melipat tangannya
"Kamu juga pinter" kata kak Raf memegang kepala asya
"Bohong.." sahut asya
"Kelihatan yaa.."
.......
Asya masuk kekelasnya dengan wajah yang ceria,karena hari ini adalah hari full pembelajaran kejuruan.
Ia akan memasuki ruang praktek lagi.
Pelajaran pertama Dasar-dasar desain,
dilanjutkan dengan lima jam pelajaran Sketsa.
Dan di dua jam terakhir Simulasi Digital.
Asya duduk didepan komputer dengan tersenyum, sambil menunggu teman-teman yang lain datang.
"Pagiiii..." sapa Asya kepada April yang baru saja datang
"Waaa berangkat pagi nii." kata April sambil duduk di sebelahnya
15 menit sebelum pembelajaran dimulai,terdengar pemberitahuan dari sekolah ,agar semua siswa mengikuti Apel pagi.
"Lu kenapa?" tanya Fhirani sambil merangkulnya
" Gara-gara Apel ini, pelajarannya tertunda." jawab Asya dengan cemberut
"Aneh ni anak,serius." jawab Sami sambil berjalan di sebelahnya
Mereka Apel di Aula, Kepala Sekolah berpidato tentang peningkatan pembelajaran untuk murid kelas 12 untuk persiapan ujian. Dan selanjutnya adalah pelantikan Ketua semua organisasi yang terpilih,
Asya melihat Alshan adalah Salah satu dari mereka yang terpilih menjadi ketua.
"Sya ,Pacar Lo tu." kata Sheen yang berdiri dibelakang Asya
"Wahh Pangkat lu naik nii." sahut Lani dan Ani
Setelah Apel tadi pagi, pembelajaran tidak berjalan produktif lagi. Karena semua orang sibuk dengan Organisasi mereka yang mempunyai pemimpin baru.
Asya menghabiskan waktunya dikantin sekolah sendiri, siapa lagi juga yang ingin ia ajak.
Sedangkan Risa juga ikut menjadi anggota OSIS,
Saat Asya ingin kembali ke kelas, Ia tidak sengaja melihat April, sedang mengobrol asik dengan seorang cowok.
Dan Asya mengintip mereka berdua dibalik pilar dekat lorong.
...Apa itu pacar April yaa,seperti nggak asing.... katanya dalam hati
Asya menghiraukan mereka berdua dan langsung pergi kekelasnya,
Ia tidak sengaja lewat didepan ruangan kelas program.
Dan bertemu Ride dan Dhefa, mereka memanggil Asya.
"Asyaa!!" panggil Ride saat melihat Asya
"Kenapa?" jawab Asya sambil menengok kearahnya
"Waa pacarnya Ketua OSIS nii." kata Dhefa
"Selamat yaa, Alshan Jadi ketua OSIS ." kata Ride kepada Asya
"Kenapa ngasih selamatnya ke gue?" jawab Asya
"Kan Lo pacarnya." sahut Dhefa
Asya yang langsung pergi dari sana,
"Heiii pacarnya Alshannn!!" teriak Dhefa kearah Asya
"Namaku bukan Pacarnya Alshan!!!" jawabnya dari tangga
Asya menunggu Alshan selesai kumpul MPK, diruang Gambar Kelas Desain Dan seseorang datang...
Bersambung~•
°°°°°
***ini cerita pertamaku Tolong Enjoy buat yang baca..
jangan lupa buat like dan kasih komentar agar part selanjutnya bisa lebih baik lagi...
Terimakasih Semuanya :3***