Hdeh

Hdeh
Chapter 9 : Surat



Biasanya di saat-saat seperti ini Xiao Fan akan makan bersama dengan Qin Yizhung dan Xin Yuyue. Tapi hari ini batang hidungnya pun tak terlihat sedikitpun.


”Apa yang terjadi pada Xiao Fan? Biasanya dia yang bangun paling awal.” Qin Yizhung mengerutkan dahinya.


”Entahlah, mungkin dia sedang tidur.” Xin Yuyue mengangkat kedua bahunya.


Mereka kemudian memutuskan untuk menunggu Xiao Fan sebentar lagi, tapi setelah menunggu selama setengah jam, Xiao Fan belum juga terlihat.


”Ada yang salah.” Xin Yuyue menghela nafas pelan sebelum berjalan menuju ke kamar Xiao Fan.


Isi kamar Xiao Fan sangat sederhana, selain kasur dan meja, tak ada perabotan lain lagi.


Tapi meskipun sudah mencari di seluruh sudut yang ada, Xin Yuyue tak dapat menemukan keberadaan Xiao Fan di dalam kamar itu.


”Di bawah kasur juga tidak ada.” Xin Yuyue mengusap keringat yang membasahi keningnya.


Tepat ketika dia melihat ke atas kasur Xiao Fan, dia melihat secarik kertas kecil yang terselip di antara bantal.


Dia mengambil kertas itu dan membaca isinya.


Jika kau sudah membaca ini, berarti aku sudah tidak ada di rumah.


Tak usah mencariku, aku akan kembali sesegera mungkin setelah urusanku selesai.


- Xiao Fan


Xin Yuyue menggaruk kepalanya heran karena itu.


**


Xiao Fan pergi dari rumahnya saat Xin Yuyue dan Qin Yizhung masih tertidur lelap, padahal tadinya dia berniat pamitan dulu sebelum pergi karena tidak tahu kapan dia akan pulang, tapi karena keduanya masih tidur, jadi dia memutuskan untuk meninggalkan sebuah surat saja.


Alasan Xiao Fan melakukan ini karena saran dari System, akhir-akhir ini dia merasa kultivasinya menjadi melambat, seolah-olah ada tembok besar yang menghalangi jalannya.


System menyarankannya untuk melakukan kultivasi di tempat yang tertutup, dan juga mendapatkan pengalaman pertarungan hidup dan mati. Barangkali dia bisa mendapatkan pencerahan dari hal itu.


Saat ini dia sedang berjalan menyusuri sungai yang tak terlihat ujungnya, di tengah jalan dia sesekali menusukkan pedangnya ke air sungai dan beberapa kali mendapat ikan.


Karena itu, dia berhenti sejenak di pinggir sungai untuk membakar ikan yang dia tangkap dari sungai itu.


”Ternyata rasanya tak buruk juga.” Xiao Fan menyantap ikan bakar yang dia buat dengan lahap.


Setelah itu, dia kembali melanjutkan perjalanannya, kali ini dia berjalan menuju ke arah rumah lamanya. Dia berniat untuk berkunjung ke tempat itu untuk sekedar melihat-lihat saja.


Dia terus berjalan sampai melihat siluet bangunan kecil dari kejauhan, dia mempercepat langkahnya dan dari dekatlah baru terlihat dengan jelas sebuah gubuk kecil yang terbuat dari kayu.


”Tempat ini sama sekali tak berubah.” Xiao Fan tersenyum tipis sambil memandang gubuk kecil itu, rumah pertama yang ia buat saat baru tiba di Pulau Malam Abadi.


Tak terlihat perbedaan yang signifikan dari tampilan luar gubuk itu, tapi dalamnya benar-benar berantakan dengan rumput liar yang menjalar ke mana-mana.


Xiao Fan menghabiskan beberapa saat untuk membersihkan dalam rumah itu lalu beristirahat sebentar di atas batu besar yang ada berada tak jauh di depan rumah lamanya.


”Sudah lama aku tidak bersantai seperti ini.” Xiao Fan bergumam pelan. Memang akhir-akhir ini dia selalu sibuk mengerjakan Daily Quest, bahkan dia tidak memiliki kesempatan untuk tidur lebih dari empat jam.


Angin sejuk malam melewati tubuh Xiao Fan, membuatnya merasakan perasaan lega yang jarang dia rasakan. Seolah-olah ada sesuatu di tubuhnya yang bergejolak karena itu.


”Perasaan ini?!” Xiao Fan buru-buru duduk dalam posisi bersila lalu memejamkan matanya, nafasnya pun menjadi lebih teratur dan mulai terdengar suara dentuman dari dalam tubuhnya.


Ketika suara dentuman itu berhenti, keluar cairan kental yang berwarna hitam dari tubuh Xiao Fan. Dia menarik nafas sebelum berteriak dengan girang.


”Akhirnya! Forging Qi tingkat 6!” Saking senangnya Xiao Fan, dia sampai melompat tinggi. Padahal tadinya dia pesimis bisa naik ke Forging Qi tingkat 6 dalam waktu dekat, tapi belum sampai satu hari dia pergi dari rumahnya, dia naik ke tingkat keenam.


[Selamat Host, anda telah berhasil melewati salah satu masa-masa yang sulit dalam kultivasi]


**


[ Profile ]


[ Nama : Xiao Fan ]


[ Tingkat : Forging Qi tingkat 6 ]


[ Title : - ]


[ Skill : Flowerly Sword Dance, Red Fist, Silver Moon Sword Dance ]


[ Credit Point : 134.000]


”Kalau diperhatikan, tehnik-tehnik yang kukuasai masih sedikit...Mungkin ada baiknya mempelajari beberapa tehnik lainnya.” Xiao Fan kemudian meminta System untuk membukakan Credit Store.


...[Credit Store]...


......


......


......


......


Xiao Fan memencet opsi , lalu muncul banyak kolom kotak yang diisi dengan berbagai buku yang berisi seni beladiri maupun yang berkaitan dengannya.


”Hmm, aku belum memiliki tehnik untuk meringankan tubuh, jadi mungkin itu saja yang kucari.” Xiao Fan mencari lebih dalam.


Setelah beberapa saat, dia menemukan satu tehnik yang menarik perhatiannya.


”Wind Movement? Kedengarannya hebat.” Xiao Fan kemudian membeli tehnik itu seharga 750 Credit Point.


Seketika muncul proyeksi dalam benaknya yang memperagakan beberapa gerakan yang terlihat rumit, Xiao Fan bisa meminta System mengulangi gerakan-gerakan itu sampai dia menguasai sepenuhnya.


Waktu yang dibutuhkan Xiao Fan untuk mempelajari tehnik Wind Movement hanya sekitar setengah jam, itu karena dia secara rutin mengonsumsi Mind Boosting Pills, jadi ingatannya semakin kuat.


Setelah itu, dia menghabiskan waktunya untuk berlatih semua tehnik-tehnik yang sudah pernah ia pelajari.


**


Terhitung sudah satu bulan sejak Xiao Fan meninggalkan surat di atas kasurnya, tapi dia belum juga kembali. Membuat Xin Yuyue dan Qin Yizhung bertanya-tanya tentang urusan yang Xiao Fan maksud dalam surat itu.


”Apa jangan-jangan Xiao Fan sudah mati?” Celetuk Qin Yizhung saat sedang makan.


Xin Yuyue sampai tersedak makanannya mendengar perkataan dari Qin Yizhung itu, untungnya Qin Yizhung dengan cepat memberi Xin Yuyue air minum.


Begitu selesai minum segelas air, Xin Yuyue menghela nafas panjang sebelum mengingatkan kepada Qin Yizhung kalau Xiao Fan lebih kuat daripada mereka berdua.


”Xiao Fan lebih kuat daripada kita berdua, tidak mungkin dia mati semudah itu.”


Memang perkataan Xin Yuyue tidak salah, tapi itu hanya berlaku untuk beberapa bulan yang lalu. Pada waktu itu, Xiao Fan mengalahkan mereka karena keberuntungan saja, kalau keduanya berada di puncak kekuatannya, maka Xiao Fan waktu itu bisa dikalahkan dengan mudah. Jika sekarang ketiganya beradu, akan sulit untuk menebak pemenangnya, karena kurang lebih kekuatan mereka saat ini berimbang.


”Sudah, daripada terus berbicara, lebih baik habiskan makananmu itu.” Xin Yuyue mendengus kesal lalu lanjut menyantap makanannya.


***


Sorry updatenya lama, akhir-akhir ini waktu saya untuk menulis tidak banyak, dan kebanyakan pun saya habiskan untuk merevisi tulisan saya.