Hdeh

Hdeh
Chapter 6 : Blood Moon



Demonic Beast adalah sebutan untuk hewan yang memiliki sesuatu yang disebut sebagai Demonic Core. Fungsi dari Demonic Core tidak terlalu jauh dari Dantian, hanya saja cara menyimpan qi-nya berbeda.


Jika Dantian harus menggunakan tehnik pernafasan atau pil, Demonic Core bisa menyerap qi sendiri, tanpa perlu sang Demonic Beast untuk belajar pernafasan. Karena itu salah satu faktor yang mempengaruhi kekuatan Demonic Beast adalah umur, semakin tua maka akan semakin kuat.


Bahkan pada pucak kekuatannya, seorang Demonic Beast dengan kekuatan yang setara dengan cultivator ranah Nascent Soul bisa memiliki akal sehat dan berubah menjadi manusia, meskipun masih memiliki ciri khas dari wujud aslinya.


Selain Demonic Beast, masih ada Spirit Beast, Dao Beast, dan Divine Beast. Semuanya memiliki perbedaannya yang menjadi ciri khas masing-masing. Ada yang bisa berkultivasi seperti manusia, ada yang bisa melakukan kontrak dengan manusia, dan ada yang potensi kekuatannya setara dengan dewa.


Sedangkan yang saat ini berada di hadapan Xiao Fan adalah Demonic Beast tipe serigala, kekuatan keduanya setara dengan cultivator Forging Qi tingkat 8.


Xiao Fan sangat kesusahan untuk menyerang kedua serigala itu, karena selain kekuatan mereka yang jauh lebih kuat, kerja sama mereka juga sangat baik. Setiap kali Xiao Fan menyerang salah satunya, yang satunya lagi akan datang dan menghadang serangan Xiao Fan.


Selain pertahanannya yang tangguh, kombinasi serangan kedua serigala itu sangat kuat sampai membuat Xiao Fan terluka cukup parah.


”Kalau begini terus, aku bisa mati...” Xiao Fan mundur beberapa langkah sambil melihat ke sekitarnya.


”System, bantu aku.”


**


Sementara itu, Xin Yuyue dan Qin Yizhung berpapasan setelah mengalahkan para Demonic Beast yang mengepung keduanya. Suasananya terasa sangat canggung karena sepanjang perjalanan, baik Xin Yuyue maupun Qin Yizhung tak mengucapkan sepatah katapun.


”Ada yang janggal.” Qin Yizhung tiba-tiba bergumam pelan, meskipun begitu Xin Yuyue dapat mendengarnya meskipun sedikit tidak jelas. Xin Yuyue kemudian menatap Qin Yizhung seolah meminta dia menjelaskan apa yang baru saja dia gumamkan tadi.


Qin Yizhung mendengus pelan sebelum menunjuk ke arah atas. Saat Xin Yuyue menoleh ke atas, dia bisa melihat dengan jelas bulan yang berwarna kemerahan di atas kepalanya.


”Jangan-jangan...” Langkah Xin Yuyue terhenti, bersamaan dengan ekspresi mukanya yang memburuk.


”Blood Moon.” Lanjut Qin Yizhung.


Blood Moon sendiri adalah sebuah peristiwa dimana bulan memerah dan memancarkan sinar yang membuat Demonic Beast, maupun Spirit Beast menggila. Dalam catatan sejarah, peristiwa Blood Moon hanya terjadi ratusan tahun sekali, dan dalam setiap kejadiannya pasti memakan korban yang amat banyak.


Penyebab dari Blood Moon sendiri masih tidak diketahui, tapi menurut spekulasi orang-orang, hal itu ada kaitannya dengan bangsa yang ada dalam legenda, bangsa Demon.


Keduanya melanjutkan perjalanan dengan waspada. Xin Yuyue memegang pedang hitam dengan gagang yang berbentuk seperti bulan sabit, sementara tubuh Qin Yizhung diselimuti oleh aura kemerahan.


”Aku baru sadar. Pedang di tanganmu itu Black Moon Sword kan? Gurumu pasti sangat menyayangimu.” Celetuk Qin Yizhung saat melihat pedang hitam di tangan Xin Yuyue.


Xin Yuyue membalas celetukan Qin Yizhung dengan senyuman tipis sebelum kembali fokus ke depan. Tak berapa lama kemudian mereka menemukan Xiao Fan yang sedang bersandar di bawah pohon dengan luka disekujur tubuhnya.


”Kalian...” Xiao Fan ingin mengatakan sesuatu, tapi kesadarannya menghilang di saat itu juga.


Xin Yuyue dan Qin Yizhung langsung menghampiri Xiao Fan yang terbaring lemas di tanah.


"Grrrr...”


Langkah mereka terhenti ketika melihat serigala berbulu perak yang ukurannya bahkan jauh lebih besar dari tubuh manusia.


Xin Yuyue dan Qin Yizhung saling bertatapan selama beberapa saat, sebelum keduanya melesat ke dua arah yang berbeda. Xin Yuyue ke arah Xiao Fan, sementara Qin Yizhung ke arah serigala itu.


Qin Yizhung sempat bertukar beberapa serangan dengan serigala itu sebelum terpukul mundur sejauh puluhan meter. Dia memuntahkan darah segar dari mulutnya lalu memegangi tangan kanannya yang remuk karena menahan serangan serigala itu.


Jika saja dia di kekuatan puncaknya, Qin Yizhung tidak akan terlalu kesusahan melawan serigala itu. Bukan hal yang aneh bagi murid dari sekte berbintang bisa mengalahkan cultivator Foundation Realm dari sekte kecil ataupun menengah. Itu karena manual dan tehnik yang mereka pelajari jauh lebih baik, selain itu tak jarang mereka membawa Spirit Tool yang berharga, misalnya Xin Yuyue yang membawa Black Moon Sword.


Di saat Qin Yizhung beradu serangan dengan serigala itu, Xin Yuyue sudah membopong Xiao Fan dan menjauh dari tempat itu. Dia membawa Xiao Fan ke tempat yang menurutnya aman, kemudian kembali ke tempat Qin Yizhung untuk membantunya.


**


Ketika Xiao Fan sadar, dia sudah berada di tengah pepohonan yang rimbun, sedangkan langit masih gelap dengan bulan yang berwarna merah darah.


”Kau sudah sadar?”


Xiao Fan menengok ke arah datangnya suara, terlihat Xin Yuyue dan Qin Yizhung yang duduk tak jauh darinya. Keadaan mereka terlihat buruk, Xin Yuyue memakai kain berwarna putih untuk menutup luka di wajahnya, sedangkan tangan kanan Qin Yizhung di perban menggunakan kain putih.


Xiao Fan tentu saja terkejut melihat hal itu, dia kemudian bangun lalu mengeluarkan dua botol giok dari balik jubahnya.


”Ambil ini.” Dia menyerahkan dua botol giok itu ke Xin Yuyue dan Qin Yizhung.


Qin Yizhung dan Xin Yuyue terkejut begitu melihat banyak pill yang memancarkan cahaya warna warni di dalamnya.


”P-perfect grade...” Qin Yizhung mengedipkan matanya seolah tak percaya dengan apa yang ia lihat.


Pill juga memiliki tingkatannya sendiri, yang diawali dengan Mortal, Profound, Earth dan Heaven. Pill di dalam giok yang Xiao Fan berikan memang hanya Mortal-tier, tapi kemurnian pillnya berada di Perfect-grade, yang dimana sangat langka di Benua Kayu Timur.


Kemurnian pill sendiri terbagi menjadi 5 tingkat, yaitu Vile, Normal, Fine, Supreme, dan Perfect. Semakin tinggi kemurniannya, maka akan semakin sedikit racun pill yang ada di dalamnya.


**


Setelah mengonsumsi pill penyembuh yang Xiao Fan berikan, luka-luka di tubuh Qin Yizhung dan Xin Yuyue seketika sembuh.


”Terimakasih banyak.” Keduanya berkata secara bersamaan sambil menunduk pelan.


Xiao Fan membalasnya dengan senyuman lalu meminta mereka untuk menjelaskan apa yang terjadi saat dirinya pingsan.


”Jadi begitu...” Xiao Fan memegangi dagunya sambil berpikir keras. Setelah mendengar cerita dari Xin Yuyue dan Qin Yizhung, dia merasa kalau keadaannya akan semakin memburuk jika mereka tetap tinggal di alam terbuka.


”Lebih baik lagi kalau kita bisa keluar dari Sacred Realm ini.” Gumam Xin Yuyue.


”Kau tidak ingat? Untuk menerobos penghalangnya setidaknya harus berada di ranah Nascent Soul. Satu-satunya cara keluar dari sini adalah mencari celah dimensi.” Jelas Qin Yizhung.


”Tunggu dulu...Kenapa kita tidak bersembunyi terlebih dahulu. Katamu selama bulannya masih berwarna merah darah, maka Demonic Beast akan terus menggila?” Xiao Fan mengalihkan pandangannya ke Xin Yuyue, Qin Yizhung juga mengikuti.


Xin Yuyue tersenyum canggung sebelum mengajak keduanya untuk mencari tempat persembunyian yang aman, setidaknya sampai peristiwa Blood Moon usai.