Hdeh

Hdeh
Chapter 5 : Demonic Beast



Ekspresi Xiao Fan saat ini susah diartikan dengan kata-kata, antara bingung, senang, dan sedih. Dia baru saja mendengarkan penjelasan panjang dari Xin Yuyue, yang membuatnya semakin penasaran dengan dunia luar.


”Karena aku sudah menjawab semua pertanyaanmu, sekarang jawab pertanyaanku. Siapa kau sebenarnya?” Tanya Xin Yuyue.


”Sudah kubilang, aku hanya cultivator biasa.” Xiao Fan menggelengkan kepala pelan.


Xin Yuyue tentu saja tidak menerimanya. Perkataan Xiao Fan seolah merendahkan dirinya, karena cultivator sekuat Xiao Fan di generasi muda hanya bisa ditemukan di sekte besar bahkan sekte berbintang.


”Kalau kau tidak mempercayaiku yasudah... Tapi setidaknya urus temanmu itu.” Xiao Fan menoleh ke arah lain, Xin Yuyue juga mengikuti.


Ternyata Qin Yizhung baru saja sadar, dan ketika bangun dia langsung mengarahkan nafsu membunuhnya ke Xiao Fan dan Xin Yuyue.


”Dia bukanlah temanku.” Xin Yuyue mundur satu langkah, sementara Xiao Fan masih tak bergeming di tempatnya.


”Ternyata kau masih hidup, ku kira kau akan mati setelah menerima Red Fist ku.” Qin Yizhung tertawa kecil, tapi tawanya terhenti ketika merasakan rasa sakit yang menjalar di sekujur tubuhnya.


Dengan buru-buru, dia mengambil posisi duduk bersila lalu mengambil sebotol giok yang berisi pill penyembuhan. Setelah mengosongkannya dia bermeditasi untuk menyembuhkan luka-lukanya.


Sebenarnya Xin Yuyue berniat menyerang Qin Yizhung saat itu juga, tapi Xiao Fan menghentikannya dan memintanya untuk tidak usah khawatir.


”Sial, aku kemarin malam dan tadi hanya beruntung mengalahkan mereka...Kalau dia benar-benar kembali ke kekuatan puncaknya maka habislah aku.” Di balik wajah Xiao Fan yang terlihat tenang saat ini, dia juga merasakan hal yang sama dengan Xin Yuyue. Tapi demi sepuluh ribu Credit Point akan dia lakukan apapun.


”Lebih baik kau pulihkan terlebih dahulu dirimu sendiri...Biar aku yang urus dia.” Xiao Fan berkata sambil memberi tanda kepada Xin Yuyue untuk keluar dari rumahnya saat ini juga.


Xin Yuyue mengangguk lalu melangkah pergi, meninggalkan Xiao Fan dan Qin Yizhung berdua. Tapi baru beberapa saat setelah Xin Yuyue pergi, Qin Yizhung memuntahkan darah segar dari mulutnya dengan ekspresi keheranan.


”Kenapa qi disini tipis sekali?!” Dia mengerutkan dahinya. Saking tipisnya qi ditempat ini, Qin Yizhung memperkirakan dia hanya bisa memakai tidak lebih dari seperempat kekuatan aslinya.


Qin Yizhung terlalu fokus memulihkan dirinya sampai tidak sadar kalau Xiao Fan sudah berdiri di hadapannya.


”Pantas saja kau berani bertindak ceroboh di hadapan musuh, ternyata ada lapisan energi yang melindungimu.” Xiao Fan bisa merasakan penghalang tipis saat mencoba menyentuh udara di sekitar Qin Yizhung.


Qin Yizhung baru sadar ketika Xiao Fan menyelesaikan perkataannya, dia menatap Xiao Fan dengan tajam sebelum melangkah mundur.


”Siapa kau?” Qin Yizhung masih terlihat santai, tapi kedua tangannya sudah diselimuti oleh energi kemerahan. Bersiap menyerang Xiao Fan.


Sekali lagi Xiao Fan mengangkat kedua tangannya dan tersenyum ramah, dia kemudian mencoba membujuk Qin Yizhung untuk menyelesaikan semua ini dengan damai. Tetapi Qin Yizhung menolak mendengar Xiao Fan, kemudian melancarkan beberapa pukulan beruntun yang untungnya bisa dihindari oleh Xiao Fan meskipun sedikit kerepotan.


”Padahal sudah ku beri kesempatan untuk berdamai.” Tatapan Xiao Fan menjadi dingin, dia sudah cukup bersabar dengan Xin Yuyue tadi, tapi Qin Yizhung ini malah membuat kesabarannya habis.


Xiao Fan menarik pedangnya lalu mulai menyerang Qin Yizhung balik. Setiap serangan pedangnya sangat sulit untuk diprediksi dan tajam, membuat Qin Yizhung kewalahan.


”Apa-apaan, orang ini bahkan tidak menggunakan qi untuk melawanku?!” Batin Qin Yizhung, dia merasa direndahkan oleh Xiao Fan karena tidak menggunakan qi sama sekali untuk melawannya, padahal Xiao Fan memang belum tau cara mengalirkan qi di luar tubuhnya sendiri.


”Biar kutebak. Saat ini kau bahkan tidak bisa memakai lima persen dari kekuatanmu?” Xiao Fan tersenyum tipis lalu menghindari serangan tapak yang Qin Yizhung lancarkan.


Untungnya Xiao Fan mempelajari salah satu dari Four Matchless Manual, yang membuat qi di dalam tubuhnya lebih murni, jadi dia bisa saja melawan cultivator dengan tingkat praktik yang lebih tinggi darinya. Jadi meskipun Xiao Fan masih di Forging Qi tingkat 1, dia bisa menghadapi cultivator Forging Qi tingkat 3 bahkan 4.


Setelah bertukar puluhan jurus, akhirnya Xiao Fan keluar sebagai pemenangnya dan Qin Yizhung sekali lagi kehilangan kesadarannya.


[Special Quest berhasil! Hadiah sudah Host terima]


Xiao Fan tersenyum sebelum berjalan keluar dari rumahnya. Di luar ternyata sudah ada Xin Yuyue yang duduk bersila di salah satu batu besar, Xiao Fan hanya memperhatikannya sebelum masuk kembali ke rumahnya.


**


Beberapa hari sudah berlalu sejak hari kedatangan keduanya. Awalnya mereka saling bermusuhan, sampai-sampai hal kecil saja bisa membuat Xin Yuyue dan Qin Yizhung bertengkar hebat.


Tapi hari ini, keduanya tiba-tiba mendatangi Xiao Fan yang sedang berkultivasi dan memintanya untuk mengantarkan mereka kembali ke sektenya. Selain itu, keduanya juga mengeluhkan kondisi Pulau Malam Abadi yang selalu malam hari.


Di tengah perjalanan, Xin Yuyue selalu mengeluh tentang kakinya yang sakit. Hal itu bisa dimaklumi, mereka sudah berjalan selama beberapa jam, tapi ujung dari tempat itu belum kunjung terlihat.


Perjalanan mereka pun tidak mudah, setiap beberapa saat akan ada Demonic Beast yang menyerang ketiganya. Kebanyakan Demonic Beast yang menyerang rombongan Xiao Fan berada di Forging Qi tingkat 1, dan ada beberapa yang sampai tingkat 5. Untungnya kombinasi ketiganya sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan semuanya.


”Apa-apaan...” Mata Qin Yizhung membelalak kaget ketika melihat kegelapan tanpa batas di depannya.


Xin Yuyue juga menunjukkan reaksi yang sama. Hanya Xiao Fan yang masih terlihat biasa saja, karena dia dari awal sudah mengetahui kalau Pulau Malam Abadi adalah Sacred Realm.


”System, apakah ada cara untuk keluar dari tempat ini?” Tanya Xiao Fan kepada System.


[Sebenarnya setiap Sacred Realm memilki jalan keluarnya, hanya saja jalan keluarnya berbeda untuk tiap Sacred Realm. Untuk Pulau Malam Abadi, sepertinya harus membunuh seluruh Demonic Beast yang ada di dalamnya]


Xiao Fan mengangguk paham, kemudian mendatangi Xin Yuyue dan Qin Yizhung yang sedang mencoba untuk mencari jalan keluar.


”Dengan kekuatan penuhku sekalipun, akan sulit untuk menggores penghalang ini. Setidaknya, harus berada di ranah Nascent Soul untuk menembusnya.” Qing Yizhung menghela nafas panjang.


”Sebaiknya kita kembali sekarang...Tak lama lagi hujan akan turun.” Xiao Fan menunjuk gumpalan awan gelap di atas langit.


Keduanya saling bertatapan kemudian mengikuti Xiao Fan dari belakang. Mereka bergegas karena setidaknya butuh beberapa jam untuk tiba di rumah Xiao Fan dengan kecepatan mereka saat ini.


”Hei! Kalian dimana?!” Karena kondisi yang semakin gelap, Xin Yuyue sampai kesusahan melihat keberadaan Xiao Fan Qin Yizhung. Saat dia sudah bisa melihat kembali, sudah ada belasan Demonic Beast yang mengepungnya.


Di sisi lain, Qin Yizhung juga mengalami hal yang sama, dia kehilangan jejak Xiao Fan dan Xin Yuyue karena gelapnya malam. Dan ketika cahaya bulan sudah nampak kembali, sudah ada puluhan Demonic Beast yang mengepungnya.


Sementara Xiao Fan sendiri mengalami hal yang tak jauh berbeda, bedanya kali ini dia hanya dihadang oleh dua Demonic Beast berbentuk serigala yang memancarkan kekuatan yang setara dengan Forging Qi tingkat 8.


”Sepertinya ini akan sedikit sulit.” Xiao Fan langsung menarik pedangnya dan menatap kedua Demonic Beast itu bergantian, sebelum dirinya melesat ke arah keduanya.