Hdeh

Hdeh
Chapter 4 : Jalan Keabadian



Sudah beberapa hari berlalu sejak Xiao Fan mempelajari Nine Realm Manual, dia sudah membaca seluruh halaman yang ada di buku tebal itu. Meskipun ada puluhan halaman yang tidak dia ketahui artinya, tapi dia meyakininya sebagai informasi tentang ranah yang lebih tinggi dari Nascent Soul.


[Host, ada baiknya anda segera memulai kultivasi, anda bisa saja diserang oleh Demonic Beast sewaktu-waktu]


”Ya, aku tahu.” Xiao Fan menghela nafas, dia juga merasa sudah saatnya untuk memulai kultivasi.


Xiao Fan duduk bersila di bawah sinar bulan sambil memejamkan matanya. Dia perlahan menyerap qi disekitarnya dengan menggunakan tehnik pernapasan yang dia pelajari dari Nine Realm Manual, tehnik itu bernama Nine Great Circular.


Tehnik Nine Great Circular terbagi menjadi sembilan gerakan pernafasan yang berbeda-beda, tergantung dari kondisi. Ada pernafasan yang dikhususkan saat sedang duduk bersila, dan ada yang dikhususkan untuk mengisi kembali qi saat bertarung.


Perlahan tapi pasti, benang-benang qi mulai terbentuk di dalam Dantian Xiao Fan. Dari yang seukuran satu helai rambut, sampai setebal jari kelingking.


Tak lama kemudian terdengar suara dentuman dari dalam tubuh Xiao Fan, diiringi dengan cairan kental berwarna hitam yang keluar dari tubuhnya.


”Akhirnya! Lihat ini System! Aku berhasil menjadi cultivator.” Xiao Fan berseru senang.


[Selamat atas keberhasilan anda Host!]


System kemudian mengingatkan kepada Xiao Fan untuk segera memilih dia ingin menjadi cultivator macam apa, entah itu menjadi Sword Cultivator, Beast Cultivator, atau yang lainnya. Tapi setelah berdiskusi, keduanya tak menemukan yang benar-benar cocok dengan Xiao Fan.


[Karena anda memiliki Dantian dengan lima unsur, maka anda bisa memilih ingin menjadi apa sesuka hati]


Xiao Fan mengangguk paham, ”Kalau begitu berarti aku bisa menjadi apa saja kan?”


[Iya Host]


”Buka Credit Store sekarang.”


**


Xiao Fan membeli sebuah pedang bermata dua di Credit Store seharga 100 Credit Point.


Pedang yang Xiao Fan beli bukanlah pedang biasa, itu termasuk Spirit Tool dengan kualitas Common low-tier.


Spirit Tool sendiri merupakan sebutan untuk alat atau benda yang biasanya digunakan oleh cultivator, bisa berupa senjata maupun perlengkapan. Sama dengan cultivator yang memiliki tingkatan-tingkatannya, Spirit Tool ini juga memiliki tingkatannya, diawali dengan Common, lalu Uncommon, Rare, Unique, Epic, Earth, Ancient, Legendary, dan Heaven. Di setiap tingkatannya pun masih dibagi menjadi Low, Mid, dan Top.


Pedang yang saat ini ada di genggaman Xiao Fan termasuk Spirit Tool Common low-tier, meskipun tidak terlalu bagus tapi setidaknya dia sekarang punya senjata.


”Tinggal tehniknya saja yang tidak ada.” Xiao Fan melakukan gerakan menebas dan menusuk ke udara kosong.


”Tidak buruk.” Xiao Fan tersenyum tipis lalu menyarungkan pedangnya.


**


Setelah selesai membersihkan dirinya di danau yang terletak tak jauh dari rumahnya, Xiao Fan berlatih tehnik pedang yang dia beli dari System.


Awalnya dia kesusahan untuk mempelajari nya, karena Xiao Fan tidak pernah belajar berpedang sebelumnya. Untungnya System menyarankannya untuk membeli Mind Boosting Pill yang bisa meningkatkan kemampuan mengingat orang yang mengonsumsinya.


”Luar biasa!” Xiao Fan tidak menyangka setelah mengonsumsi Mind Boosting Pill akan membuat dirinya bisa mengulangi tehnik pedang yang dia beli dari System dengan sempurna, terlebih lagi dalam sekali percobaan.


Setelahnya, Xiao Fan terus melanjutkan latihan pedang sampai beberapa jam kemudian. Membuat kemampuan berpedang nya meningkat banyak dibandingkan sebelumnya.


”Sepertinya hari ini sudah cukup.” Xiao Fan mengelap keningnya yang basah karena keringat, dia kemudian duduk di atas rerumputan sambil memandang pemandangan langit yang selalu malam.


Berdiam sambil memandang langit malam yang indah membuat Xiao Fan larut dalam lamunannya.


[Memicu Special Quest! Selamatkan dua murid dari sekte berbintang. Hadiah berupa 10.000 Credit Point]


Xiao Fan tambah kaget setengah mendengar itu dari System, ”Mungkinkah suara-suara itu berasal dari kedua murid yang dimaksud?” Xiao Fan bergegas pergi dari tempatnya, menuju arah suara-suara keras yang terdengar tak jauh darinya.


**


Di tengah hutan yang gelap, Terlihat dua orang yang sedang beradu serangan. Satunya merupakan seorang laki-laki remaja berambut hitam panjang yang mengenakan jubah hitam dengan corak hijau, yang paling mencolok dari penampilannya adalah tangannya yang berwarna kemerahan. Sedangkan yang satunya merupakan gadis berambut perak yang memakai jubah berwarna putih dengan corak merah, dia memegang pedang yang bentuk gagangnya seperti bulan sabit.


”Qin Yizhung! Dasar manusia tercela, tidak akan kubiarkan kau pergi setelah membunuh murid-murid Reverse Sky Mountain Sect!” Perempuan berambut perak itu menyerang laki-laki di depannya dengan bertubi-tubi, membuat pria itu terpukul mundur beberapa langkah.


Qin Yizhung tersenyum tipis, ”Kalian dari aliran putih selalu bilang seperti itu, padahal kalian sama saja...Bukankah begitu, Xin Yuyue?” Dia menyerang balik perempuan di depannya dengan tangan kosong.


Keduanya kembali bertukar beberapa serangan, sebelum Xin Yuyue jatuh berlutut sambil batuk darah. Sementara kondisi Qin Yizhung tak lebih baik, darah segar mengalir dari luka-luka tebasan yang ia dapatkan saat bertarung dengan Xin Yuyue dan teman seperguruannya.


Qin Yizhung mengelap darah yang mengalir dari tepi bibirnya lalu tersenyum lebar, ”Hanya segini kemampuan Legacy Disciple dari Sky Lord Ling?” Dia mengepalkan tangannya, kali ini bukan hanya tangan Qin Yizhung saja yang diselimuti energi kemerahan, melainkan seluruh tubuhnya. Dia berniat untuk membunuh Xin Yuyue dengan kekuatan penuhnya.


Xin Yuyue tidak diam saja, dia berusaha untuk berdiri dengan bantuan pedangnya, ”Tidak usah banyak omong...” Tatapan matanya berubah menjadi dingin, membuat suasana tambah mencekam. Pedang Xin Yuyue mengeluarkan aura berwarna keperakan yang tak kalah kuat dari energi kemerahan yang menyelimuti Qin Yizhung.


Mereka berdua melesat di saat yang hampir bersamaan, menyebabkan gelombang kejut yang mengguncang area sekitarnya. Tapi baru saja bertukar satu serangan, tiba-tiba muncul seseorang di antara mereka dan langsung menghilangkan kesadaran Xin Yuyue.


Qin Yizhung sempat mengira orang itu adalah bantuan dari sektenya, sebelum dia juga ikut kehilangan kesadarannya karena orang yang sama setelah terkena serangan bertubi-tubi.


**


Ketika Xin Yuyue sadar, hal pertama yang dia lihat adalah sebuah atap yang terbuat dari dedaunan dan kayu. Dia menoleh ke sekitar dan mendapati ada seorang laki-laki berambut hitam yang tertidur di sebelahnya.


”Qin Yizhung!” Xin Yuyue melompat mundur beberapa langkah, tapi saat dia mencoba menarik pedangnya, dia mendapati bahwa pedangnya sudah tidak tersarung di pinggang nya.


”Ohh, ada yang sudah sadar ternyata, kau baik-baik saja?”


Dari balik pintu kayu, muncul seorang laki-laki yang terlihat sebaya dengan dirinya, dia memiliki paras yang tampan dengan rambut hitam yang diikat ke belakang. Selain itu, dia mengenakan jubah hitam polos yang sedikit mirip dengan milik Qin Yizhung.


”Siapa kau?!” Xin Yuyue menatap laki-laki di depannya dengan penuh kewaspadaan, ”Padahal aku berada di ranah Forging Qi tingkat 11, tapi kenapa aku tidak bisa merasakan tingkat kultivasinya?" Xin Yuyue mengalami keanehan saat mencoba melihat apakah laki-laki di depannya itu seorang cultivator atau tidak. Xin Yuyue bisa merasa sedikit fluktuasi qi di dalam tubuh laki-laki itu, tapi tidak bisa merasakan dia berada di ranah apa.


Laki-laki itu mengangkat kedua tangannya keatas sambil tersenyum ramah, ”Tenang, aku tidak memiliki sedikitpun niat buruk kepada kalian.”


Xin Yuyue masih belum bisa mempercayai Laki-laki itu, jadi dia mulai melemparkan beberapa pertanyaan sambil diam-diam mengumpulkan qi di telapak tangannya.


”Namaku Xiao Fa-” Laki-laki itu berniat memperkenalkan dirinya, tapi perkataanya terpotong karena Xin Yuyue yang tiba-tiba melesat dan berusaha menyerangnya menggunakan telapak tangan.


**


”Cukup merepotkan juga.” Xiao Fan menghela nafas panjang sebelum mengalihkan pandangannya ke arah Xin Yuyue yang meringkuk kesakitan di tanah.


”Siapa sebenarnya kau? Tidak, dari sekte berbintang mana kau?” Ada sedikit ketakutan di wajah Xin Yuyue. Tak banyak yang sanggup menyaingi kemampuannya di generasi muda, membuatnya mengira kalau Xiao Fan memiliki latar belakang yang tak biasa.


”Sekte berbintang? Apa itu?” Tanya Xiao Fan lalu duduk di atas kasur.


Xin Yuyue tersedak nafasnya sendiri mendengar itu, ”Apa kau sedang bercanda? Bagaimana mungkin cultivator dari Benua Kayu Timur tidak mengetahuinya.”


Kerutan di dahi Xiao Fan bertambah mendengar itu, dia kemudian meminta Xin Yuyue untuk menjelaskan hal-hal yang baru saja dia bicarakan kepada Xiao Fan.