Four Besties and Idol Boys

Four Besties and Idol Boys
BAB 9



" *aku gak ikut" jawab clarisha dengan wajah datar


" cih" balas chisai


" yaudah kalau shi chan gak mau ikut"kata akari


ayumi , akari , dan chisai bermain perang bantal


sedangkan clarisha mendengarkan lagu menggunakan handset tiba tiba prakk clarisha terkena lemparan bantal pas di wajahnya


clarisha langsung mencabut handset nya dan memegang bantal ditangan nya , matanya melotot ke arah chisai


chisai menyadari kalau clarisha memandang kearahnya langsung memalingkan wajahnya


kesamping sambil bersiul*


" chisaiiii" panggil clarisha dengan wajah kesal , sambil mencengkeram bantal dengan kuat


" *hehe " balas chisai tengengesan


tanpa basa basi lagi clarisha melemparkan bantal tepat di muka chisai , membuat chisai sampai terbaring diatas kasurnya*


" apa yang sedang kamu lakukan haa" tanya clarisha kepada chisai dengan ekspresi kesal akari langsung memeluk menahan clarisha yang sedang marah


" tenanglah shi chan , chi chan tidak sengaja kok" *kata chisai sambil menenangkan clarisha


sedangkan ayumi menutup kepalanya menggunakan bantal yang ada ditangannya


chisai menjawab pertanyaan clarisha tadi


chisai menjawab " im soryy , perdana menteri, cukur cukur " jawab chisai dengan membuat ekspresi lucu dan mengejek clarisha


membuat clarisha semakin kesal dibuat nya


mereka pun akhirnya bermain perang bantal


selesai bermain perang bantal clarisha dan chisai pun terduduk kelelahan dengan napas yang hosh hosh an , mereka pun terdiam sebentar , tiba tiba clarisha tertawa dengan begitu keras*


" hahahaha" tertawa clarisha begitu puas


chisai , ayumi , dan akari saling berpandangan dan tersenyum langsung memeluk clarisha


" shi chan" panggil Ayumi , akari , chisai bersamaan


mereka berempat pun berpelukan


" huhuhuhu mi chan rindu ketawa mu shi chan" kata Ayumi sambil menangis


" eh mi chan kenapa kamu menangis" tanya chisai


" mi chan terharuu huhuhu"


" uhh lep- pas aku tidak bisa bernapas" kata clarisha terbata bata


malam itu pun mereka terus tertawa bahagia


KEESOKAN HARINYA


dipagi hari


kring kring kring bunyi jam menunjukkan pukul 06.00 pagi


clarisha terbangun dari tidurnya dan mematikan alarm , clarisha merenggangkan tubuhnya dan kedua tangannya , clarisha menoleh kesamping dan melihat ayumi dan chisai masih tertidur pulas , clarisha tersadar disitu tidak ada akari*


" dimana akari apakah dikamar mandi" ~ *batin clarisha


baru clarisha mau kekamar mandi , dan akari pun keluar dari sana*


" eh shi chan , selamat pagi " sapa akari tersenyum


" selamat pagi " balas clarisha


" pagi sekali kamu bangun " Tanya clarisha


"haha aku sudah terbiasa bangun pagi dirumah " jawab akari tersenyum tipis


"ohhh" balas clarisha singkat


"bangun kan dua bayi itu , aku mau mandi dulu" *kata clarisha datar


clarisha pun masuk ke kamar mandi*


"bayii??" *gumam akari bingung


akari menghadap kedepannya dan melihat ayumi dan chisai tidur seperti bayi


" ooh jadi ini bayi yang shi chan maksud* " ~ batin akari dengan ekspresi wajah tersenyum


akari pun menghampiri mereka berdua dan berkata


"mi chan , chi chan bangun sudah pagi " ucap akari sambil mengoyang badan chisai dan ayumi


" mi chan , chi chan" kata akari sekali lagi tapi tetap tidak bangun " hah mereka masih hidupkan belum meningoy " gumam akari


akari pun berdiri membuka gorden dan sinar matahari langsung masuk kedalam membuat ayumi terbangun "aaaa silau sekali"


"haha selamat pagi mi chan " ucap akari sambil tersenyum


" selamat pagi " balas ayumi dengan pikiran setengah sadar


"ayo bangun sudah jam 07.00 loh " kata akari menakutkan ayumi


" apa" ayumi kaget