Four Besties and Idol Boys

Four Besties and Idol Boys
BAB 24



" aha aku capek sekali banget" seru chisai


" babe capek? " tanya arata


" yaiya lah capek pakai nanya lagi" jawab chisai kesal


" ooh yaudah deh mau aku ambilkan minum" tanya arata


" hm yaudah boleh deh" jawab chisai


" aduh capeknya" seru ayumi


" ni minum buat kamu" seru yakiro pada ayumi


" ah beneran" tanya ayumi


" iya beneran" jawab yakiro


" ah baiklah terimakasih" seru Ayumi sambil tersenyum


" i-iya" jawab yakiro terbata bata


(ah senyuman nya manis banget~ batin yakiro )


" nih minum buat kamu" seru akiro kepada clarisha


" tidak usah , aku gak haus" ujar clarisha


" udah ambil aja , gaboleh nolak" seru akiro tersenyum


" baiklah , terimakasih " seru clarisha senyum tipis


" akari" seru dohyuk


" iya ada apa dohyuk" tanya akari


" i...itu ini air minum buat kamu" jawab dohyuk


"ahh terimakasih dohyuk ku" seru akari


dan yang lainya tersentak


" hah dohyuk ku " ujar arata


" dohyuk ku " tanya chisai penasaran


clarisha sambil tersedak mendengar itu


" clarisha , kamu gapapa" tanya akiro


" gapapa aku cuman kaget aja" jawab clarisha


" ah yasudah kalau gitu" ujar akiro lega


( sebenarnya aku juga kaget mendengarnya~ batin akiro)


" waw percakapan apa ini kayanya asik" tanya yakiro


" iya nih" sambung ayumi


" ah eto.... eto... a.. aku keceplosan maaf " seru akari tebata bata sambil menundukan kepala nya karena malu sedangkan disitu mukanya dohyuk sudah memerah seperti tomat rebus


" hahaha kalian lihat muka dohyuk seperti tomat " seru arata tertawa


" hahaha, wkwkwk , iya" jawab yang lain


disitu pak jeff dan bu alice hanya tersenyum melihat tingkah laku mereka


" oke anak anak kita udahan dulu latihanya lanjut besok sore lagi ya " seru bu alice


" oke bu , baik bu" seru mereka


diwaktu mau pulang bersama , ternyata mereka sudah ada yang jemput


" lah gabisa pulang bareng kita kitanya udah dijemput tuh" seru akari


" lah...yawes to" seru ayumi


" okee deh" ujar akari


mereka pun pulang masing masing


" clarisha!!!" teriak abangnya clarisha dari pintu gerbang sekolah


" clarisha udah selesai dancenya" tanya abangnya clarisha


" ha darimana abang tau aku dance" tanya clarisha balik


" ah i-itu aku nanya sama anak murid disini hehe" jawab abang clarisha


" ohh yaudah" seru clarisha dingin


" iya yaudah ayo kita pulang" ajak abang clarisha hanya dibalas anggukan oleh clarisha, ia melambaikan tangannya kearah teman temannya


" dah bay bay" lambai teman temannya kepada clarisha


dari samping mobil hitam terlihat akiro melambaikan tanganya kearah clarisha sambil tersenyum


clarisha membalas nya dengan senyuman manisnya itu , akiro yang melihatnya pipinya pun langsung memerah


" aha lucas" seru akari sambil berlari


" nona jangan berlari nanti jatuh+ bisa luka nona" seru lucas khawatir


" ahaha maaf lucas" ujar akari


" yasudah tidak apa apa non" seru lucas


" oiya non ayo masuk, kita berangkat pulang" ajak lucas


" okee" ujar akari


" guys akari pulang duluan ya dadah" seru akari


" dadah dah" seru Ayumi,chisai,dohyuk dan yakiro bersamaan


diperjalanan menuju rumah


" em itu lucas gimana dengan ibu" tanya akari takut


" ah tidak apa apa non , hanya saja nyonya ayame mengkhawatirkan non , takutnya non pulang malam lagi kayak waktu itu" jawab lucas


" ohh begitu baiklah" seru akari lega, sambil melihat ke arah kaca mobil disampingnya


lucas melihat kearah kaca kecil hanya tersenyum


" woe adik kecil" serunya kakak ayumi


" hah kakak.......kakak jemput aku" tanya ayumi


" yaiya lah cil pakai nanya lagi " jawab kakak Ayumi


" eh hehe yaudah ...... eto kenapa kakak memanggilku adik kecil " tanya ayumi kesal


" hahaha gapapa hanya panggilanya itu cocok untuk mu" jawab kakak Ayumi santai


" ihh kakak nyebelin!!!" ujar ayumi kesal


" ahaaha hahaha" ketawa kakaknya ayumi terbahak bahak


" yaudah ayo pulang nanti kemaleman" ajak kakak ayumi


" yaudah iya" jawab ayumi


" dah aku duluan" seru Ayumi kepada chisai


" oke mi chan hati hati dijalan ya" seru chisai


" okey" ujar ayumi


" nona!!!" teriak seseorang dari kejauhan