Four Besties and Idol Boys

Four Besties and Idol Boys
BAB 20



keesokan paginya , suasana didalam kelas


" wah , wah , haha , gila ya lu , haha , apaansih" berisik anak murid dikelas


" aah gw laper banget anjrit " kata chisai sambil menyandarkan dirinya ke kursi


" iya bener banget , dari tadi malam aku belum makan " kata ayumi


" hmm gimana kita makan bareng aja dikantin" ajak akari kepada tiga sahabatnya


" hah boleh aja tuh" kata ayumi


" emm shi chan mau ikut kita ke kantin gak" ajak akari


" iya boleh" jawab clarisha dingin


diluar kelas


aww ,,,, aaahhh ,,,, pangeran sekolah ganteng banget anjrittt ,,,, akiro kun cakep bgt awwww,,,,,apaansih masih cakepan chae dohyuk jugak ,,,,, cakepan jun yakiro udah ganteng baik lagi" teriak para para cewek diluar kelas


DIDALAM KELAS


" cewek cewek diluar kelas ada apaansih ribut ribut " ujar ayumi


" iya ada apaansih" sambung akari


" hmm itu pasti sekelompok boday dan teman temannya datang " ujar chisai


" gausah dipedulikan , jadi gak pergi kekantin" tanya clarisha dingin


"hemm ayo" jawab chisai


mereka berempat pun keluar dari kelas


"aww pagi arata chan" sapa salah satu murid cewek disana


" haha pagi" jawab arata sambil mengedipkan matanya


tiba tiba cewek itu pun pingsan " heh bangun cukk" teriak temannya


arata menoleh kedepan dan melihat chisai , clarisha , ayumi dan akari , arata pun langsung berjalan menuju kearah mereka


" heyy tobay , good morning how are you babe" ujar arata


hah apa arata manggil chisai sayang , gw gasalah dengarkan , apa hubungan mereka , apakah mereka pacaran teriak cewe cewe kematian wkwk


arata merangkul pundak chisai


"apaan sih gausah sok dekat bambang" ujar chisai kesal


" kenapa kita kan udah pacaran" jawab arata dengan wajah bangga


" haa apa" teriak ayumi kaget yang berada disamping chisai


" hah kapan kalian pacaran kok ga kasi tahu gw sih" ujar akari


apaaa mereka benaran pacaran , gak salah denger gw , apa sih kagak cocok huhuhu


teriak murid cewek dan cowok disana


(mereka gak terima guys wkwk)


" kapan gw pacaran sama lo bambang" tanya chisai


" kemarin" jawab arata sambil mengedipkan matanya


" heh serah lu dah" ujar chisai mengalah (kalau ga ngalah pasti rumit lagi deh)


" oiya jadi gak ke kantinya " tanya akari


" iya jadi dong" jawab ayumi


" owalah kalian mau kekantin" tanya arata


" iya lo mau ikut??" jawab chisai


" emm boleh " ujar arata


" hmm yaudah ayo" kata chisai


tiba tiba dari kejauhan ada yang manggil "woee kalian mau kemana" tanya yakiro berteriak


" MAU KEKANTIN KALIAN IKUT GAK??" jawab arata sambil berteriak


"ahgrh bising anjrit gausah teriak teriak napa" ujar chisai kesal


"ahaa haha sorry babe" kata arata


" cihhh" kata chisai


"jadi kalian mau ikut gak" tanya arata sekali lagi


" iya deh kita semua ikut" jawab yakiro


mereka pun pergi ke kantin bersama


sesampainya mereka dikantin


wah lihatlah ratu sekolah dan idol itu mereka ke sini pergi bersama kata murid murid disana


" hmm dimana kita duduk ya" tanya ayumi sambil melihat sekeliling


" hemm iya juga " jawab yakiro yang berada disamping ayumi


"haa bagaimana kalau disana yakiro" ujar ayumi sambil menunjuk


" emm boleh" jawab yakiro tersenyum


"ayo " ucap ayumi langsung memegang sambil berlari kegirangan


(aww ayumi maniss banget ~ batin yakiro)


" ayo cepatlah " panggil Ayumi dengan senyuman manisnya


"iya tunggu" jawab akari


" ayo dohyuk kun" ajak akari kepada dohyuk yang berada disampingnya dengan senyuman tipis diwajahnya


" hm iya" jawab dohyuk tersenyum


" heh kita harus cepat ayo babe ku" kata arata kepada chisai


" berhenti memanggil ku begitu" ujar chisai kesal


" aaa tobay jahat sama aku" kata arata merengek rengek


bukk chisai menijak kaki arata


" aduhh" teriak arata kesakitan


" makan tuh , cihh dasar buaya darat" gumam chisai


" awass aja lo tobay" teriak arata


" gak duli wleee" jawab chisai mengejek


clarisha dan akiro yang berada di belakang arata menghampirinya


" hm turut berdukacita , hati hati chisai bisa lebih sadis melakukanya " kata clarisha sambil menepuk pundak arata


" hm adikku sungguh kasihan cintanya ditolak sabar ya" ujar akiro