Four Besties and Idol Boys

Four Besties and Idol Boys
BAB 25



" nona!!!" teriak seseorang dari kejauhan


" hah siapa...tapi dari suaranya mirip kevin deh" dan ternyata dugaan chisai benar


" iya kan benar ternyata kevin...aih kevin kevin" teriak chisai dari jauh sambil melambai lambai kevin dan berlari


" aha nona jangan berlari nanti jatuh" ujar kevin


" aha gapapa...itu vin kamu kemana dua hari gaada dirumah" tanya chisai penasaran


" aku kira naya sudah memberi tahu nona" seru kevin


" ahh enggak kevin eto...naya sudah memberi tahu ku tapi kata naya kamu pulangnya besok , huhu naya bohong...awas aja kalo sampai rumah" seru chisai kesal


" ohh haha...yang dibilang naya emang benar non, dia ga bohong kok" seru kevin tertawa


" tpi kenapa kamu pulangnya hari ini" tanya chisai


" hm itu yang disuruh papi nona sudah kelar , jadi makanya pulang hari ini langsung mengejutkan nona hehe" seru kevin


"ohh huh dasar" seru chisai merengut


" haha maaf non" ujar kevin


" yaudah iya...eto mami sama papi belum pulang kesini" tanya chisai


" hm kayaknya 2 bulan lagi non" jawab kevin


" hm oke baiklah ayo kita pulang" ajak chisai


" ayo non" jawab kevin


sementara itu dikediaman LU


dikamar mandi akiro


seeerrrr , serrrr ,serrrr bunyi air shower berjatuhan


("ah aku tidak menyangka bahwa clarisha duduk dipangkuan ku" ~batin akiro) dengan wajah yang memerah , yang sedang keramas rambut... akiro pun berendam di bathtub, serrr bunyi air keluar dari bathtub


(semakin aku memikirkannya...ah sudah lah jangan dipikirkan lagi ~ batin akiro ) diluar kamar akiro


clekk bunyi pintu dibuka " kak , kak , kamu ada dimana" panggil arata


" apakah dikamar mandi" gumam arata


clekk bunyi pintu kamar mandi dibuka


"KAKAK!!!" teriak arata


" hah apa...ada apa" tanya akiro terkejut


" hahaha ahahaha" ketawa arata terbahak bahak


" arata!!!" bentak akiro


" jangan langsung mengambil kesimpulan adik bodoh"


" eh padahal aku belum ngomong loh hihihi" kata arata mengejek


(ehh keceplosan gw~ batin akiro )


" ehh apa yang kamu pikirkan kan kakak" tanya arata menyelidik dengan tersenyum meledek


" tidak ada apa apa" jawab akiro memalingkan wajahnya yang sudah memerah


" eh wajahmu memerah loh kak" ujar arata


"tidak ada" bentak akiro


" yaudah kalo gitu gw keluar dulu" kata arata


arata berjalan menuju pintu dan berteriak kepada akiro " hati hati kak karena mengingat clarisha jadi tenggelam lagi dan ibu menyuruh turun untuk makan " dan ia langsung berlari


" tidak akan " teriak akiro


" hahaha" tertawa arata puas


" awas aja lo arata" teriak akiro geram


beberapa menit kemudian akiro, sudah selesai mandi dan turun kebawah diruang makan sudah ada arata dan ibunya yang bernama HE LING


" eh akiro ayo turun makan" panggil ibunya


" iya ibu" jawab akiro


akiro langsung menghampiri ibu dan adiknya lalu duduk disalah satu kursi


" ayah kapan pulang bu" tanya akiro kepada ibunya


" emm sekitar 1 minggu lagi" jawab ibunya


" eh ibu" panggil arata


" ada apa" tanya ibunya lembut dan menoleh kearah arata


" ibu mau tahu gak waktu aku memanggil kakak untuk makan malam , aku melihat kakak yang sedang termenung lagi mikirin pacarnya loh" kata arata menyinggung akiro


" eh akiro punya pacar...kok ga ngasi tahu ibu sih" ujar ibu he ling terkejut+ senang


" hah aku gapunya pacar bu...heh arata lo jangan asal nuduh" jawab akiro kesal


" tapi emang benar kan , tadi kakak lagi mikirin clarisha dari keluarga jiu itu kan" ujar arata sambil mengejek


" gaada" sambung akiro


ada ... tidak...ada...tidak...ada...tidak arata dan akiro berdebat


" clarisha dari keluarga jiu...kayak pernah dengar nama itu" gumam ibu he ling