Four Besties and Idol Boys

Four Besties and Idol Boys
BAB 21



mereka berdelapan pun duduk dan memesan makanan


tiba tiba jenglot squad datang menghampiri mereka


" hay akiro apa kabar" sapa elyana dengan ekspresi wajah malu malu


( cihh apaan sih nih cewek ~batin akiro)


" akiro kita makan disana aja yuk , soalnya disini ada cewek pikmi upss hihi , karena aku tu alergi gitu " kata elyana sok imut sambil memegang tangan akiro


" gak bisa" jawab akiro dingin


" kok gitu sih ,,, yaudah kalau gitu kita gabung disini aja " ujar elyana


" hehh lo pergi gih gw mau duduk disamping akiro" kata elyana kepada clarisha yang berada disamping akiro sambil mendorong tubuh clarisha


" HEHH ELYANA APAAN SIH LO!!!" bentak akiro


" kok akiro marah sih sama aku" ujar elyana sok sedih


" heh jenglot pink gausah dorong dorong teman gw dong" kata chisai kepada elyana dengan wajah marah


"udahh" sambung clarisha dingin


chisai pun duduk kembali


" cihh dasar cewek pikmi " gumam chisai dengan wajah kesal


" sudahlah kita lihat apa yang akan dilakukan clarisha " bisik arata kepada chisai yang berada di sampingnya


"haha oke kita saksikan" jawab chisai sambil tertawa


rachel yang melihat chisai dan arata


" cihh , gatel banget tu cewek awas aja lo" gumam rachel


rachel pun langsung menghampiri mereka


" hay arata gw boleh kan duduk disamping lo" kata rachel tersenyum


(cewek ini lagi ~ batin arata )


arata pun langsung merangkul pundak chisai


" gak bisa gw mau duduk sama cewek gw" jawab arata


" hah kapan kalian pacaran kok gw gak tau sih" kata rachel tidak menyangka sekaligus terkejut


" heh maksud lo apa bambang" kata chisai pelan


(hemm boleh juga nih , balas perbuatan lo kemarin ~ batin chisai )


" haa emangnya kalau kami pacaran harus beritahu lo dulu gitu , emangnya lo siapannya arata , bukan siapa siapa kan" chisai berdiri dan menghampiri rachel lalu mendekat ke telinga rachel


" haha gimana rasanya , lo dulu berjuang mati matian untuk mendekatinya malah gw yang dapat hatinya" bisik chisai kepada rachel


" dasar cewek murahan" ucap rachel , ia pun langsung menampar chisai


grep chisai langsung menahan tangan rachel dan langsung menampar wajah rachel


" lo pikir bisa nampar gw ha" kata chisai sambil mencengkeram tangan rachel dengan kuat


" aduh,,,,,duh,,,,duh sakit lepasin gak" ucap rachel ngerang kesakitan


chisai pun melepaskan tangan rachel


" lihat cewek mu dia menampar pipi ku sakit tahu " ujar rachel kepada arata sambil memegang pipinya


arata pun berdiri ( heh mati lo chisai habis ini pasti arata mutusin lo dan berpaling ke gw ~ batin rachel)


tapi sayangnya tidak sesuai ekspektasi rachel , arata malah memegang pinggang chisai " kamu gapapa tobay " tanya arata kepada chisai


" haha gapapa kok" jawab chisai sambil tersenyum


( chisai kalo lagi senyum manis juga ya ~ batin arata )


" lo pantes mendapatkannya " jawab arata kepada rachel


" hah kok gitu sih arata" ujar rachel kesal , ia pun berlari dari tempat itu


" heh rachel lo mau kemana" tanya Cheryl


haha malu dong , haha dasar cewek pikmi murahan , huuu malu huu teriak murid murid disana


"akiro ayo dong kita duduk disana" rengek elyana


" udah gw bilang gamau" bentak akiro


" sudah anda duduk saja dikursi saya" kata clarisha kepada elyana


" gitu dong dari tadi" jawab elyana , ia pun duduk


" clarisha kamu du-duk" belum selesai akiro berbicara clarisha tiba tiba duduk dipangkuan akiro


" haah ap-a yang kamu" kata akiro terbata bata dengan wajah memerah