
Saat ini Yuga dan Eric sudah dalam perjalanan untuk ke Fanella..
"Yuga,Fanella dirawat di RS Mutiara itu yang aku dapat dari info."
"Ok.."
Tak lama setelah itu Yuga dan Eric sampai di RS tempat dimana Fanella dirawat..
Yuga langsung menuju ke meja resepsionis RS dan bertanya..
"Permisi ada pasien yang bernama Fanella?"
"Maaf nama lengkapnya?"
"Fanella Kim."
"Ada tuan sekarang dia baru saja dipindahkan ke ruang ICU satu ruangan dengan ibunya,lewat sini tuan ruangannya."
"Suster apa dia sudah membayar administrasi? "
"Belum tuan, karena tadi keaadaannya mendesak sekali. "
"Eric, tolong urus pembayaran administrasi aku yang tanggung biayanya."
"Ok bos, nanti aku ikut kesana ya. "
"Ok.. ayo sus. "
Suster itu pun mengantar Yuga ke ruangan tempat dimana Fanella dan ibunya dirawat..
Selama perjalanan menuju ke ruang ICU,Yuga banyak sekali dilihat karena tumben ada orang yang sangattt tampan ada di RS umum begini..
Saat ini Yuga sudah boleh masuk ke ruangan ICU..setelah Yuga masuk, dia melihat keadaan Fanella yang sangat sangat memprihatinkan,Yuga yang melihat hal ini merasa tidak tega sekali..walaupun Fanella selama ini sudah dianggap oleh Yuga adalah seorang adik tapi entah mengapa hari ini dia merasakan khawatir yang sangat berlebihan..
Sekitar 2 jam akhirnya Fanella sadar juga,Yuga langsung memanggil dokter..
"Dokter,dokter!!"
"Iya tuan sebentar..anda siapa? "
"Saya keluarganya."
"Baiklah,tadi nona Fanella pingsan tiba-tiba,nona bagaimana keadaan mu? "
"Ehgh....b baik baik saja dok tapi masih lemas. "
"Iya itu wajar karena anda masih di bawah pengaruh obat bius, anda sebaiknya istirahat lagi nona. "
Fanella langsung tidur lagi, dia belum sadar kalau disini sudah ada bos nya..
"Dok ini katanya ibunya juga dirawat disini kan kalau boleh tahu mereka sakit apa ya? "
"Begini tuan, ibu nona Fanella sakit gagal ginjal..ginjal sebelah kanan nya sudah rusak parah, akhirnya butuh pendonor ternyata nona Fanella sendiri yang mendonorkan ginjalnya itu.. jadi saat ini keadaan ginjal dari nona Fanella tinggal satu itu pun sedikit ada masalah dengan ginjal sebelah kiri itu."
"Iya tuan, untuk saat ini biarkan mereka berdua istirahat ya, saya permisi dulu.. semoga cepat sembuh keluarganya. "
"Iya.. "
Tiba-tiba saja Eric datang dan melihat pemandangan di depannya dengat sangat sedih..entah kenapa Yuga juga ikut shock karena tahu keadaan Fanella seperti ini..
"Yug, lo gak masalah kan? "
"....."
"Yug, woii jangan bikin orang lain takut dong!! Yuga Dispraka!!"
"Lo ngapain sih diam kalau masih cerewet juga gue pastikan nanti lo juga bakal pingsan. "
"Iya ya tuan..saudara..sahabat..sahabat laknat hahaha. "
kata Eric pelan..
"Kapan ya Fanella bangun?"
"Ya elah..ada ada aja lo namanya juga orang di bawah pengaruh obat bius mana ada tidur cuma bentar doang. "
"Eric. "
kata Yuga lembut tapi menyeramkan membuat bulu kuduk merinding jika mendengarnya...
"I iya?!"
"Tahun ini... "
"I iyaaa...ada a a apa?!!? "
"Potong gaji tidak usah menolak!!"
"Noooooo...sungguh kau tega Yugaa."
"Salah siapa ngomong seperti itu?"
"Iya iya maaf namanya juga manusia kan banyak dosa nya juga. "
"Kalau tahu dosa kenapa harus ngomong Eric Gloriusy?!!"
"Iya iya maaf.."
sambil menunjukkan muka imut..
"Hiii jijik!!! hahahaha."
"Sumpah dah sadis bener lo,hahaha."
"Hehehe. "