Everyone has a *SECRET *

Everyone has a *SECRET *
Ep. 2{menerima kenyataan pahit}



"Fanella?kenapa bengong?ada apa nak? "


"Ah..oh.. e gak apa apa bu, aku berangkat kerja dulu."


"Hati-hati nak. "


"Iya ibu juga,hati-hati di rumah.. ibu nitip barang gak? soalnya nanti Fanella ke supermarket."


"Ada sabun cuci,mie instan,sama teh. "


"Baik,aku berangkat dulu..dah bu. "


"Iya. "


Fanella memakan waktu selama 30 menit untuk ke kantor nya..


Fanella bekerja di kantor bagian Sekretaris pribadi dari bos nya(CEO) banyak yang dulu kerja dibagian ini tapi semuanya dipecat,dan yang paling lama bertahan adalah Fanella sendiri..


Karena Fanella sendiri tidak pernah melakukan tindakan yang melanggar peraturan dan juga mempunyai sifat yang tidak genit pada laki-laki lain.. Fanella juga sangat jujur jika dia melakukan kesalahan Fanella langsung meminta maaf pada bos nya sendiri.. itulah yang membuat bos nya menjadi salut akan sikapnya..


Hingga pada suatu hari...


"Eric panggil Fanella ke sini! "


"Ok Yuga. "


Seseorang yang bernama Eric berjalan ke arah Fanella..


tok.. tok..


"Iya, silahkan masuk. "


"Fan, kamu dipanggil oleh Yuga ke ruangannya. "


"Baik pak. "


Setelah itu Fanella memakai jas nya dan bersiap-siap merapikan diri karena akan bertemu dengan bos nya..


hari ini Fanella memakai celana jeans panjang berwarna putih,kemudian blus berwarna peach,memakai make up tipis(karena pada dasarnya Fanella tidak suka memakai make up), rambut nya yang panjang hitam ke-cokelatan dibiarkannya terurai dan di kepang di belakangnya lalu poni yang sempat dia potong sekarang mulai panjang dengan alami..penampilan Fanella sangat sederhana tapi itu membuat kecantikannya bertambah.. dengan tubuhnya yang sangat bagus,pinggang ramping, kaki jenjang,kulit putih bersih, lalu jika dia tersenyum akan memperlihatkan lesung pipitnya yang ada di sebelah kanan pipinya..Fanella saat ini sudah berada di depan pintu bos nya...


"Masuk. "


"Permisi,ada apa pak? "


"Duduklah. "


Fanella langsung duduk dan akan mendengarkan apa yang akan bosnya itu bicarakan..


"Jadi,saya langsung berbicara ke intinya saja.. bagaimana hasil investasi dari perusahaan yang akan bekerja sama dengan kita? "


"Saya tadi melihatnya hasil sahamnya cukup naik pagi ini... "


"Tunggu, maksudnya cukup naik pagi ini? "


"Jadi kemarin malam sahamnya sempat turun sedikit banyak saya juga terkejut kenapa bisa seperti itu..tapi pada saat saya mengeceknya lagi hari ini sahamnya sudah cukup naik banyak bahkan bisa dikatakan lumayan."


"Kenapa bisa seperti itu? "


"Pak, jika saya sarankan PT.Ling lebih baik memutuskan kerja sama dengan PT.Mu karena saya menduga selanjutnya saham PT. ling akan dikuras sedikit demi sedikit hingga habis untuk kepentingan sahamnya sendiri.. jika bapak menerima kerja samanya saya khawatir akan kondisi perusahaan PT. Ling ini. "


"Baiklah tapi untuk sementara kita jebak dulu PT. Mu itu..bagaimana?"


"Kalau itu menurut bapak yang terbaik saya pasti akan mendukung,tapi saya sarankan bapak sebaiknya jangan tergesa-gesa jika akan menjebak PT. Mu ini.. "


"Oke,terimakasih Fan.. silahkan keluar."


"Baik pak permisi."


Fanella pun keluar dan kembali lagi ke ruang kerjanya untuk mengawasi investor dari PT. Mu tadi..Sore pun tiba Fanella tidak menyadari jika waktunya akan pulang sampai akhirnya bos nya sendiri yang mengingatkan dia untuk pulang..


"Fan,gak pulang? "


"Oh bapak selamat sore.. ini mau pulang kok pak. "


"Saya duluan,Fan."


"Baik pak.. selamat sore. "