Ethereal Love

Ethereal Love
Han's love rival?



Zian tiba-tiba menghampiri Shei mengusilinya.


"Baru datang langsung tidur, ini bocah niat belajar gak sih ke sekolah! " celoteh Zian yang kemudian meraih salah satu headset milik Shei dan memakainya ditelinga nya. Shei kemudian terbangun dan menatap sinis Zian.


"Dih lagu jadul gini masih di dengerin, pantes lu ngantuk lagu gak ada semangatnya." Zian kemudian mendengarkannya sampai dia tertidur sama seperti Shei.


"malah ngikut-ngikutan tidur.. " Shei tersenyum tipis dan menutup matanya. Mereka tertidur dan menghadap muka satu sama lain di meja yang tidak terpisah, tetapi dengan jarak yang cukup dekat.


Han melihat mereka berdua malah duduk di bangku yang sama dan tertidur. Dia langsung pergi dari kelas dan meninggalkan pelajaran yang sebentar lagi berlangsung.


"oi, mau kemana!! " Ujar Ofie yang tidak dijawab sama sekali oleh Han.


Suasana hati Han sedang kesal dia terus berjalan dan tidak menyadari dia sampai di ruang guru. Semua guru menoleh pada Han, dan mereka sedang mengadakan rapat penting.


"Anak kelas mana kamu! ini sudah saatnya jam pelajaran! " salah satu guru kemudian mengajak Han keluar ruangan dan menanyainya beberapa hal.


"Mohon maaf sebelumnya... " Han membungkuk dan kemudian pergi. Guru tersebut menggelengkan kepalanya dan kemudian kembali ke ruangan.


Ofie beberapa kali mengirimkan pesan singkat pada Han. Han tidak kunjung menjawabnya.


"kamu di mana?..! "


"Sebentar lagi kelas akan berlangsung"


Han yang sudah mengetahui jika semua guru di sana sedang mengadakan sebuah rapat malah diam di kelas kosong dan merenungkan sesuatu.


Ketika wali kelas mereka datang ke kelas dan memberitahu bahwa semua guru sedang mengadakan rapat, semua siswa girang bukan main. Tetapi mereka semua tidak di izinkan untuk keluar kelas sampai jam istirahat pertama berbunyi.


Shei dan Zian terbangun karena kelas menjadi ricuh. Mereka semua tertawa, bernyanyi, bahkan ada yang sempat membuat konten.


kemudian Shei mendekati wajah Zian dan berusaha membuka matanya yang sayup redup seraya mengumpulkan energi karena sudah bangun tidur.


"Cuci muka sanaa!! " Zian menggiring Han ke toilet wanita. Shei menguap tanpa bicara apapun langsung masuk ke kamar mandi dan mencuci mukanya.


"Apa-apaan itu tadi... sangat dekat.. " Jantung Zian terus berdebar sampai saat ini.


Shei keluar dan mendapati Zian masih menunggunya dan kali ini dia di cap sama seperti Han "penguntit wanita". Shei kemudian menjauhi Zian dan masuk ke dalam kelas.


" ha...??? " Zian kebingungan dan dia mengikuti Shei ke dalam kelas.


Shei melihat sekeliling, tetapi dia tidak melihat Han di dalam kelas. Dia hanya melihat Ofie duduk sendiri. Shei akan mencari Han di luar kelas dan langsung berniat untuk mengutarakan sedikit isi hati kecilnya tentang Han cinta pertamanya.


"mau kemana?... " Zian menahan Shei.


"bukan urusanmu!" Shei meninggalkan Zian dan mulai mencari Han. Zian melihat Shei dari belakang dan hatinya sedikit terluka.


"kayaknya ada suara retakkan tuh! " Ujar Ofie yang meledek Zian. Zian kesal mengambil jaket miliknya dan menyusul Shei.


"aku menyukaimu saat pertama kali bertemu, kamu cinta pertamaku, aku menyukaimu! " kata-kata tersebut terus Shei ucapkan dalam hati supaya tidak gugup saat mengungkapkannya. Shei tertuju pada salah satu kelas kosong dan dia melihat Han di dalamnya bersama seseorang.


Shei berjalan perlahan dan membuka pintu, dia melihat Han sedang berduaan di dalam kelas kosong itu. Han terkejut dan spontan memegang tangan gadis tersebut, mereka tidak melakukan hal yang mencurigakan tetapi untuk apa mereka berdua disini, di kelas kosong.


Shei melihat sepucuk surat dan coklat di tangan Han.


"oh ternyata begitu... Han...kamu menyebalkan! " Rasanya sangat menyakitkan melihat orang pertama yang Shei sukai menyukai orang lain.


"Tunggu Shei!! " Han segera melepaskan tangannya dan ingin berlari menuju Shei dan menjelaskan semuanya. tapi Shei segera melangkahkan kakinya keluar dan tidak sengaja menabrak Zian.