Ethereal Love

Ethereal Love
The moon is beautiful isn't it?



Caranya menghabiskan waktu itu berbeda. Dunianya juga hanya dipenuhi dengan keheningan, kesunyian dan ketenangan. mengenal seperti apa sosoknya langsung terlintas dibenak kita bahwa dia benar benar Introvert paket lengkap.


Sheira Aidira dengan sebutannya Shei dan inilah dia si introvert garis keras yang suka menyendiri dan tidak menghabiskan energinya untuk hal yang berbau keramaian.


Shei mempunyai paras wajah yang cantik, matanya yang membentuk sudut lancip sehingga setiap kali bertatapan dengannya matanya terlihat sinis. meskipun begitu Shei tidak dikenal banyak siswa disana karena kehadirannya selalu menghilang di momen-momen penting.


hampir setiap hari di sekolahnya dia selalu mengunjungi perpustakaan hanya untuk sekedar menghindari percakapan yang tidak diperlukan dan kontak mata yang selalu membuatnya tidak nyaman. Di sana dia tidak membaca satupun buku yang tersusun rapih dan berdebu karena nampaknya buku-buku tersebut memang jarang dibaca oleh para siswa.


sebelumnya Shei tiba disekolah pukul 05.40 pagi. meskipun gerbang sekolah sudah terbuka lebar tetapi kelas dan perpustakaan masih terkunci rapat. Kemudian dia menunggu sampai keamanan sekolah membukanya.


Shei menarik napas dalam-dalam dan berkata " ha... selamat pagi meja dan kursi, sayangnya tidak ada kasur untuk ku sapa... " Shei kemudian duduk dan tidur di perpustakaan sampai bel masuk berbunyi dan kemudian dia masuk ke kelas. hal ini dilakukan Shei karena tidak ingin ada yang menyalin tugas sekolahnya.


ketika Shei akan masuk kelas seketika jantungnya berdebar kencang karena pintunya sudah ditutup yang berarti menandakan sedang berlangsungnya kelas. Shei mengutuk pintu dan mengucapkan salam, ketika membukanya semua mata tertuju pada Shei. Shei yang tidak peduli dan terbiasa menunduk sama sekali tidak menyadari kehadiran murid baru yang duduk disebelah bangku miliknya.


"bulan apaan pagi buta gini?dan kamu siapa? "jawab sinis Shei.


Murid baru itu tersenyum manis pada Shei dan berkata "hhh..kenalin aku Han Yovanca, murid pindahan sini! salam kenal ya" nampaknya murid pindahan dengan senyuman yang manis, matanya yang sayup dan memiliki alis hitam yang rapih, dengan style rambut hitamnya yang menyerupai mangkuk tertarik pada Shei. namun berbeda dengan Shei yang tidak menunjukkan ketertarikannya pada Han dan langsung menutup percakapan dengan singkat "oh.. " kemudian Shei langsung melanjutkan tidurnya yang terpotong bel masuk saat di perpustakaan.


Tapi ternyata Shei tidak benar-benar tertidur, dia hanya tidak tahu, bingung harus berbuat apa, anxiety tiba-tiba muncul karena orang baru mengajaknya mengobrol. Ditambah jantungnya yang tidak karuan seperti sedang maraton 50 kali putaran ketika Shei pura-pura tidak tahu makna "the moon is beautiful isn't it? " sangat populer di Jepang yang artinya Han sedang menyatakan cinta secara tidak langsung tetapi ini pertemuan pertama mereka. Shei tidak ingin bawa perasaannya, tapi saat melihat Han tersenyum manis membuatnya tidak bisa berkata-kata.


Jam pelajaran berlalu, kini bel istirahat berbunyi. Shei sama sekali tidak membawa bekal makanan jadi dia terpaksa harus pergi ke kantin yang mana saat Shei melihat sekumpulan orang-orang, itu membuat Shei menghentikan langkahnya, menghindari keramaian dan memutuskan untuk ke perpustakaan.


Di perpustakaan dia mulai membaca hal yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan hobbynya yaitu menggambar. Mata Shei tertuju pada Han yang sedang memilih buku yang akan dia baca nantinya. Han terlihat sangat tampan seperti model pria yang akan melakukan sesi photoshoot walaupun dia hanya memakai seragam putih abu. Hal ini tidak bisa menutupi fakta bahwa siapapun pasti akan jatuh hati melihatnya.


Shei menutupi wajahnya karena tidak sengaja mata mereka berdua saling bertatapan dan Han dengan langkahnya menghampiri Shei, waktu seakan berjalan lambat dan Shei jatuh kedalam rasa malunya.