
Setelah Mona pingsan, Agatha langsung menyeret tubuhnya untuk dibawa keruangan yang sama dengan River.
''Fyuuhh...ternyata dia cukup berat yah'' ucap Agatha.
Agatha langsung mengikat tubuh Mona disamping River. Saat Agatha sedang meletakkan tubuh Mona disamping River, Agatha memperlihatkan senyuman sejenisnya yang membuat River mati ketakutan
"Sepertinya Mona akan ikut bersenang-senang bersama kita…bukankah begitu River" ucap Agatha.
Dalam benaknya Agatha berpikir pantas saja River suka dengan Mona, karena Mona adalah wanita yang sangat cantik.Tanpa sadar Agatha membanding-bandingkan dirinya dengan Mona ia merasa dirinya ini terlalu membosankan dan jauh dari kata feminim pada wanita umumnya.
Baiklah kita kembali mengenal Agatha. Agatha ditinggal oleh kedua orang tuanya karena berpisah dan tinggal bersama neneknya, tentu saja Agatha bisa dibilang sebagai anak yang kurang perhatian atau lebih gaul disebut dengan broken home,di mana seorang anak kekurangan kasih sayang dari orangtuanya dan mencoba untuk mendapatkan kasih sayang dari orang lain, tapi ini tidak berlaku untuk Agatha, dia memilih untuk menyendiri dan tidak terlalu suka keramaian bisa dibilang juga Agatha ini sebagai cewek yang tomboy, jadi ketika dia melihat Mona Dia merasa bahwa dirinya ini adalah wanita yang tidak begitu menarik. Saat dia tersadar dia langsung memukul kepalanya.
"Plakkkk" Agatha memukul kepalanya sendiri.
"Huhh apa sih yang aku pikirin, masa aku membandingkan diriku dengan wanita ****** Ini" ucap Agatha sambil menertawai diri sendiri.
tanpa dia sadari perkataannya membuat River marah dan dan seketika River menatap Agatha dengan sangat tajam.
"Kau sudah berani bersuara rupanya. Kupikir aku akan bersenang-senang terlebih dahulu dengan Mona, tapi sepertinya kau ingin terlebih dahulu bersenang-senang denganku'' ucap Agatha yang membuat River ketakutan
''DASAR CEWEK SINTING!!!!!! KAU HANYALAH CEWEK YANG LEMAH!!! LAGI PULA MONA DAN KAU JAUH BERBEDA DASAR CEWEK SIALAN!!!'' ucap River yang membuat Agatha semakin naik pitam.
''Sudah berani mengatakan bahwa ada wanita yang lebih cantik dariku, kupikir dulu kau selalu membangga-banggakan ku di depan teman-temanmu dengan mengatakan...Hai lihat dia cewekku cantik bukan,,, lalu apa sekarang kau membanding-bandingkan ku dengan Mona, wanita ****** yang berani merebut pacar orang, atau mungkin dia sudah pernah merebut suami orang, wanita ****** seperti dia ini cocoknya dipercantik bukan.'' ucap Agatha
Jujur di dalam bilik hati Agatha yang paling kecil dia masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan River tadi, selama mereka pacaran River tidak pernah membanding-bandingkannya dengan wanita lain terutama secara fisik karena River sudah tahu bukan bahwa Agatha bukanlah wanita yang suka bersolek dengan make up, tetapi lagi mana di dunia ini yang tidak tergoda dengan wanita yang lebih cantik dari pasangannya sendiri, mungkin ada beberapa lelaki yang jauh menganggap pasangannya lebih cantik daripada wanita yang ia lihat secara sekilas.
...~Wahai laki-laki janganlah kalian merendahkan pasangan kalian sendiri jika kalian tidak ingin direndahkan juga dan Jangan menganggap wanita yang baru kalian temui 1/2 kali sebagai wanita yang paling cantik belum tentu wanita itu mau menerima kekurangan kalian sebagaimana pasangan kalian yang mau menerima kekurangan kalian, tidak menutup kemungkinan pasangan kalian juga terlihat cantik dimata laki-laki lain, ketahuilah tidak ada yang dapat mengukur batas kemarahan seorang wanita yang hatinya kau remukan berkeping-keping~...
Agatha yang masih dipenuhi dengan amarah mendekati Mona yang mulai sedikit sadar karena cekcok antara River dan Agatha. Agatha mendekati Mona dengan wajah tersenyum sinis dengan tang.
...Seketika River kaget dengan apa yang dilihatnya dan tidak percaya...
...****************...