Don'T Say I Can'T Kill You

Don'T Say I Can'T Kill You
Ups Ketahuan!!!



"Hufff akhirnya ketemu juga, yah... walaupun rumah ini tidak begitu besar. Lagipula aku hanya tinggal sendiri toh" ucap Agatha


...Tepat pukul 10:00dia tiba dirumah barunya. Yah...Agatha, seorang gadis yang duduk dibangku kelas 2 SMA dan sekolahannya adalah sekolah favorit. Tidak bisa dipungkiri, bahwa dia memang memiliki otak yang jenius. Namun ia hanya tinggal seorang diri, kedua orangtuanya sudah berpisah sejak ia kecil dan dia hanya tinggal bersama bibinya, semakin besar semakin ia berpikir kalau ia tidak mau merepotkan bibinya, sehingga dia memutuskan untuk hidup sendiri. Meskipun rumah yang ia tempati tidak begitu besar, tetapi cukuplah untuk hidup sendiri...


...***...


Setelah membereskan semua barang-barangnya Agatha hendak memberi tahu River pacarnya, kalau dia sudah pindah rumah, tapi tiba-tiba...


"Kkkrrruuuyuuuuuk!!!"


Agatha sempat tertawa kecil, mengingat dia belum makan dari setibanya dia di rumah baru. Ia mengangkat tangan kirinya dan melihat jam yang menunjukkan pukul 16:40.


"Ya ampun sudah sore rupanya, lebih baik nanti saja deh kabarin River nya. Sekarang aku akan membeli makanan camilan dulu, males banget kalau masak, ntar perutku makin menjadi-jadi" ucap Agatha sambil berjalan menuju supermarket terdekat.


...***...


"Sepertinya aku tidak asing dengan lelaki itu" ucap Agatha saat dia hanya berjarak beberapa meter dari pintu minimarket.


Namun yang membuatnya heran adalah, ia meilihat sosok pria yang tidak asing dimatanya.


"Tetapi siapa cewek yang berdiri dihadapannya? apakah itu River? Tetapi tidak mungkin kan dia jalan bareng cewek lain?" ucap Agatha yang semakin penasaran dan mempercepat langkahnya


...***...


"Huh.. ternyata dia River, lalu siapa cewek ini? Apakah slingkuhannya?" Batin Agatha didalam hati saat ia berpapasan dengan River.


River yang melihat Agatha langsung salah tingkah, yah... benar dugaan Agatha kalau River bersama selingkuhannya yang bernama Mona.


Laki-laki mana yang tidak kaget saat sedang bersama selingkuhannya lalu bertemu dengan pacarnya. Rasanya mungkin seperti berada didalam kandang singa.


"River kamu kenapa? Kok kayak orang abis liat setan" ucap Mona yang merasa aneh dengan tingkah laku River


River tidak memperdulikan Mona dia terus memperhatikan Agatha. Agatha yang meilhat River salah tingkah hanya tersenyum sinis, lalu meninggalkan minimarket tersebut.


River langsung tersentak saat melihat Mona menatapnya dengan tajam.


"Ka...kamu ke... kenapa Mon?" Ucap River sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Kamu tanya kenapa? Seharusnya aku yang tanya kamu kenapa!" Ucap Mona yang kesal dengan River


"Sebenernya cewek tadi itu siapa kamu sih? Kok kamu sampai segitunya ngeliatin dia?" Ucap Mona yang semakin kesal dengan River.


"Jangan-jangan cewek itu selingkuhan kamu?"ucap Mona dengan nada yang semakin meninggi


"Bu...bukan kok, mana mungkin aku selingkuh dari kamu" ucap River dengen tersenyum paksa


tetapi Mona tetap kesal dengan River. Bagaimana tidak kesal melihat River yang bertingkah seolah-olah dia tidak melakukan apapun


"Sudahlah aku mau pulang saja!" Ucap Mona dengan nada memerintah.


River hanya menuruti kemauan Mona karena ia takut mona akan sdmakin marah padanya.


...***...


Setelah mengantar Mona pulang River langsung menghubungi Agatha


River: "Halo?"


Agatha: "Ya River ada apa?"


River: "Anu..kenapa tadi kamu bagaimana bisa ada diminimarket daerah yang jauh dari keramaian seperti itu?"


Agatha: "Oh iya aku lupa memberi tahumu kalau aku sudah pindah rumah"


River: "Lalu bagaimana dengan bibimu?"


Agatha: "Tenanglah dia akan baik-baik saja, lagipula dia sidah dewasa, bukan anak-anak lagi, jadi kamu tidak perlu mengkhawatirkannya"


River: "Agatha kalau begitu bisa kau mengirimkan alamatmu? Ada yang ingin aku bicarakan denganmu"


Agatha: "Baiklah"


Akhirnya River bisa bernafas dengan lega, jujur saja dia sangat takut kalau Agatha akan marah seperti Mona.


Setelah mendapatkan alamat dari Agatha, River langsung menuju ke rumah Agatha.


Sesampainya didepan rumah Agatha, River langsung turun dari mobil. Saat hendak masuk kedalam rumah Agatha, sungguh River tak percaya dengan apa yang dilihatnya.