
“Pulang sama gue” ucap fero dan berjalan mendahului Cilla
“Eh gue bisa sendiri” tolak cilla sambil mengejar langkah fero tapi diacuhkan sama fero
Kenzie, Arnav dan Atta saling pandang mereka pun mulai tersenyum jahil
“Gue kira fero gak normal cuy ahaha” Ucap Atta sambil tertawa
“Lo kali yang gak normal nempel mulu sama si Arnav ahahaha” Balas kenzie
“Dih najis normal gue, udah ah gue nyusul fero byeee” ucap Arnav dan berlalu mengejar fero
“Ye si ****** barengan woy” Teriak Atta, kenzie dan Atta pun menyusul Arnav dan fero
Sampai di parkiran fero membuka pintu mobil nya dan menyuruh cilla masuk, tapi di tolak sama cilla
“Masuk atau gue paksa masuk” Ucap fero penuh penekanan
“Gue bisa sendiri, lagian kalau gak niat gak usah deh” Ucap cilla sambil memutar bola mata nya malas
Tanpa aba aba fero langsung menggendong cilla masuk ke dalam mobilnya, cilla yang terkejut pun langsung memukul mukul punggung tegap fero untuk minta diturunkan, tapi malah tidak di gubris sama sekali dengan fero
“Lo bertiga masuk temenin gue ngantar ni bocah” Ucap fero ke ketiga temannya, mereka pun menurut dan langsung masuk ke kursi belakang, fero pun memutar ke arah kursi pengemudi dan langsung menjalankan mobilnya
Mobil fero pun perlahan keluar dari perkarangan sekolah dan berlalu menuju ke arah rumah cilla, fero yang tidak tau rumah cilla pun bertanya ke cilla
“Rumah lo dimana?” Tanya fero, cilla yang masih kesal dengan sengaja mendiami fero dan tidak menjawab pertanyaan fero, fero yang tidak mau ribet pun langsung bertanya ke kenzie
“Rumah ni bocah dimana ken?” Tanya fero ke kenzie
“Perumahan Nirvana dekat rumah gue” jawab kenzie dan dijawab dengan anggukan oleh fero, cilla yang kesal pun memutar badan nya ke arah kursi belakang dan menatap tajam ke arah kenzie
Kenzie yang ditatap tajam oleh cilla pun hanya mengangkat bahunya dan tersenyum, lain lagi halnya dengan Atta dia ber dada dada ke cilla dan sambil menunjukkan cengiran khasnya, sedangkan arnav fokus sama hp nya
“Udah sampai sini aja, gue duluan” ucap cilla sambil membuka pintu mobil fero, dirinya kalah cepat dari fero ternyata fero sudah berada dipintu mobil nya dan mebuka kan pintu mobil cilla agar cilla bisa keluar
“Mana nyokap lo? Gue mau ngomong soal kecelakaan dan motor lo” Ucap fero
“Udah balik aja sana, nyokap gue sore baru balik udah ya bye” ucap cilla yang hendak membuka pagar rumah nya, saat cilla hendak membuka pagar ternyata sudah ada mama nya yang membuka pagar
“Udah pulang sayang? Eh kalian siapa? Temen temen cilla ya? Ayok mampir dulu” ucap anna mama cilla sambil tersenyum
Fero langsung menyalami tangan mama cilla dan diikuti ketiga temannya, mereka hanya mengangguk mengiyakan, cilla yang kaget sama kelakuan mereka berempat pun langsung memberi tatapan tajam ke mereka,
Anna mengintrupsi mereka untuk masuk, cilla yang pasrah pun masuk paling akhir dan menutup gerbang rumah cilla
“Bentar ya tante bikinin minum, mbaknya cilla yang satu sakit yang satu balik kampung jadi bentar ya tante bikinin” ucap anna sambil tersenyum
“Gak usah repot repot tante, makanannya jangan lupa ya” ucap Atta tanpa dosa dan hanya dibalas dengan tawa oleh mama cilla, kenzie dan Arnav pun seketika merasa malu sama kelakuan atta yang malu maluin
Tanpa menunggu lama anna pun datang dengan nampan yang berisi minuman dan cemilan, dan menaruh nya diatas meja
“Izin tante Saya Alfero Arga Winata, sebelumnya saya mau minta maaf pagi itu saya yang nabrak Arcilla, kedepannya apabila Arcilla mengalami keluhan saya siap bertanggung jawab, dan soal motor Arcilla motornya rusak 75% dan jika diperbaiki akan membuang waktu dan materi jadi saya ganti yang baru sekali lagi saya minta maaf tante” Ucap fero bersungguh sungguh
Anna dan yang lain mendengar penuturan fero pun terdiam, anna yang melihat kesungguhan didalam diri fero pun memakluminya dan memahaminya, anna tidak ingin memperpanjang masalah intinya fero sudah bertanggung jawab dia pun tersenyum dan mengangguk
“Iya saya maafkan lain kali kalian harus lebih berhati hati, ayok diminum cemilannya juga dimakan tante ada nya itu gak apa kan?” Ucap anna sambil mengelus kepala putrinya, Arcilla pun sedari tadi cuma bisa diam melihat kesungguhan diri dari seorang fero dirinya tidak menyangka bahwa seorang fero berani merendahkan harga dirinya untuk meminta maaf
“Saya Arnav Abraham tan, dan ini anak pungut namanya Atta Shaqeel kelakuannya emang rada gimana gitu tan dan itu Kenzie Alsaki munkin tante sudah kenal, kami sebagai teman fero pun turut ikut minta maaf jika kami berbuat salah” Ucap Arnav sungguh sungguh, Atta yang tidak terima dikatain anak pungut malah mengketekin kepala Arnav, karna kelakuan Arnav dan Atta mereka semua termasuk anna pun tertawa cuma fero sendiri yang diam memperhatikan Cilla yang ikut tertawa
Tidak terasa sudah sejam mereka dirumah cilla, mereka pun izin pamit untuk pulang anna sedang membereskan meja tamu, cilla yang mengantar mereka sampai kedepan gerbang, fero yang sudak masuk kedalam Mobil duluan membuat ketiga temannya turut masuk kemobil tanpa perpisahan yang panjang mobil fero pun melesat jauh dari pandangan cilla, cilla pun menutup pintu gerbang rumahnya.
Bersambung.....