
Pagi ini cilla bersiap siap untuk berangkat ke sekolah, jam sudah menunjukkan pukul 06:52, cilla yang baru saja melihat jam pun langsung terburu buru mengeluarkan motornya dan segera mengendarainya kesekolah.
“Aduh telat nih gue, gara tadi malam mana pake begadang cuma nonton drakor” ucap cilla yang merutuki dirinya sendiri, dan cilla pun mengendarai motornya dengan kecepatan diatas ratarata, cilla yang melihat lampu merah pun segera memelankan kecepatan motornya dan berhenti dibelakang garis zebra cross.
“Makin telat ni gue pake lampu merah segala” ucap cilla yang sibuk bolak balik melihat jam yang melingkar ditangan kirinya, lampu pun berubah warna menjadi hijau cilla dengan segera mengegas motornya dengan cepat.
Dipersimpangan sebelum sekolah keluar sebuah mobil warna putih dari gereja dengan kecepatan yang lumayan kencang, mobil tersebut juga sepertinya menuju ke arah SMA Nusa bangsa, cilla yang dengan kecepatan ratarata pun tidak melihat ada mobil putih yang baru saja keluar dan membuat mereka saling bertabrakan dengan lumayan keras.
Cilla yang mengendarai motor pun terpental sekitar 5meter dari motornya membuatnya terhempas ke aspal dan tak sadarkan diri, dan mobil putih tersebut membanting stir ke kanan hingga mobil tersebut menabrak trotoar dan membuat sang pengendara mobil segera keluar dari mobilnya.
Melihat siswi perempuan tersebut pingsan warga setempat segera menepikan tubuh siswi tersebut kepinggir jalan, dan disusul sama pengendara mobil tersebut yang mendatangi ke arah kerumunan.
“Ah sial, baru juga habis berdoa udah sial aja” ucap pemuda yang menabrak cilla tersebut, pemuda tersebut merogoh kantung celananya dan segera mengambil telephone selulernya dan menelfon seseorang
“Dimana? Gue habis nabrak orang ni dipersimpangan lampu merah sebelum sekolah dan susul gue segera, tuut..” Ucap pemuda tersebut didalam telfnonnya dan langsung memutuskan sambungan tanpa menunggu jawaban dari orang yang ditelfonnya.
Tidak sampai 10 menit datang beberapa siswa menggunakan mobil dan segera turun nyamperin pemuda yang menabrak cilla.
“Astaga fer lu ngapain sih sampai nabrak orang? Lo udah manggil ambulan?” Tanya temennya
“Belum, lo ken sama arnav antar tu cewe ke rumah sakit, lo at bawa mobil gue ke bengkel gue mau balik sakit anjing kepala gua” ucap pemuda yang menabrak tersebut
“Yauda lo balik aja fer biar kita kita yang urus semuanya” ucap pria bernama atta
“Oke thanks” ucap pemuda bernama fero tersebut sambil menyerahkan kunci mobilnya dan 2 buah ATMnya, dia pun menuju ke mobil brio berwarna putih milik temannya tersebut dan berlalu pergi.
“Lo arnav bawa motor tu cewe ke bengkel, dan lo atta bawa mobil si fero ke bengkel biar gue bawa ni cewe ke rumah sakit, sebelumnya kita bawa masuk ni cewe ke mobil arnav” ucap kenzie dan segera mengambil alih tubuh cilla, disusul oleh arnav dan atta. Setelah itu mereka pun berpisah dengan tugas mereka masing masing.
10 menit kemudian kenzie pun tiba dirumah sakit dan segera menggendong tubuh cilla ke UGD
“Permisi sebentar ya pak kita cek dulu” ucap seorang suster dan segera menutup tirai brangkas cilla
“Ya silahkan” ucap kenzie ia pun segera duduk disalah satu kursi tunggu pasien, dan dengan keadaan baju penuh darah cilla
“Btw seragam tu cewe samaan dengan yang gue pake, jangan jangan siswi nusa bangsa lagi agh kacau” ucap kenzie sambil merogoh kantungnya dan segera mengambil telfon selulernya dan menghubugi seseorang
“Halo, fer tu cewe pakai seragam yang sama dengan kita jangan jangan murid nusa bangsa lagi?” Ucap kenzie
“Yauda urus aja sampai selesai, gue mau istirahat entar antar tu cewe langsung kerumah gue” ucap fero
“Okeoke” jawab kenzie lalu menutup telfonnya segera
“Dengan keluarga pasien?” Ucap salah satu suster disana
“Ya saya sus” jawab kenzie
“Syukurla pasien tidak kenapa kenapa tidak mengalami cedera serius, hanya mengalami luka sobek di pelipis dan sudah dijahit 10 jahitan dan luka luka biasa, dan buat keluarganya segera di urus admistrasi untuk menebus obatnya, pasien boleh dibawa pulang” ucap suster tersebut sambil tersenyum
“Terima kasih” jawab kenzie dan segera berlalu buat membayar biaya admistrasi untuk menebus obatnya
15 menit kemudian kenzie pun selesai dengan urusannya dan segera menuju ke arah brangkas cilla, dia pun melihat nametag yang tertera dibaju cilla dan membacanya.
“Arcilla lyana” ucap kenzie sambil memandangi wajah pucat milik cilla
Bersambung