
Disaat para raja iblis lain menetap di neraka raja iblis ke 4 memilih untuk berkelana dan ingin melihat dunia dari sisi yang berbeda. Setelah ingatanya dihapus dan kekuatanya disegel oleh raja iblis ke 3 dia pun mengubah penampilanya menjadi seorang manusia dan mempunyai nama Omura Misaki. didalam ingatanya dia terlahir di sebuah keluarga dengan seorang ayah sebagai prajurit kerajaan maxveron dan seorang ibu yang merupakan mantan assassin. Disaat umurnya sudah menginjak 12 tahun dia mulai dilatih oleh ayahnya dengan ilmu berpedang dan juga pengendalian aura.
"Jangan merengek terus Omura kau itu harus menjadi ksatria yang gagah,berani dan bermental baja!" Ucap sang ayah sambil menyemangati Omura yang dari tadi terlihat lesu.
"Aku sudah berusaha sekuat tenaga ayah" Omura menjawab ayahnya dengan nada yang sedikit kesal karena ayahnya selalu melatih dirinya dengan sangat keras.
"Ini baru latihan Omura, kalau kau tidak mampu menahan ini kau tidak akan bisa apa apa ditengah pertempuran nanti"
"Sudahlah ayah biarkan Omura beristirahat dulu, tubuhnya kan masih belum cukup kuat untuk latihan keras seperti ini." sang ibu pun keluar sambil membawa teh dan beberapa makanan ringan.
"Jangan terlalu memanjakanya bunda!, aku tidak ingin dia menjadi orang yang lemah." kata ayahnya sambil mengarahkan pandanganya ke istrinya.
"Bukankah dia sudah berkembang menjadi lebih baik? harusnya kau bisa sedikit memberikan waktu istirahat untuknya" sang ibu pun berusaha membujuk ayah agar mau beristirahat sejenak.
"Baiklah, kalau begitu aku akan memberikan waktu istirahat untukmu Omura, tapi jangan sampai kau melupakan apa yang sudah kuajarkan padamu!!!"
"Baik ayah" jawab Omura dengan riang gembira.
lalu ayahpun mulai duduk dan meminum tehnya. Saat berjalan Omura pun berbincang dengan ibunya.
"Ibu apakah aku pantas menjadi seorang ksatria?"
"Tentu saja nak, bukankah ayahmu sudah melatihmu dengan keras?"
"Iyasih,tapi ayah tidak pernah mau menahan diri saat melatihku."
"Apakah ayah sangat kuat saat bertempur? aku belum pernah melihat kekuatan asli ayah soalnya" kata Omura
penasaran
"Ayahmu adalah seorang Jendral nak bukankah itu sudah bisa menjadi tolak ukur kekuatanya?" kata sang ibu sambil balik bertanya.
"Jendral itu apasih?, kenapa itu bisa menjadi tolak ukur kekuatannya? Omura mulai tidak mengerti apa yang dijelaskan sang ibu.
sang ibupun lalu mengajak omura untuk duduk dan mulai menjelaskanya sambil minum teh bersama.
Dikerajaan Maxveron prajurit dibagi menjadi 5 level.
Yang paling bawah yaitu level prajurit biasa dimana tugasnya ini lebih banyak mengamankan daerah ibukota dari para warga yang bertindak berlebihan.
Kedua wakil kapten dilevel ini kekuatan mereka sudah cukup kuat untuk mengatasi permasalahan internal yang lumayan parah.
Ketiga yaitu seorang kapten divisi kapten divisi ini memiliki tugas khusus masing masing yang mana tugas mereka saling berbeda antara 1 kapten dengan kapten yang lain.
Keempat mayor jendral yang mana kekuatan para prajurit dilevel ini bisa di terjunkan untuk berperang dengan kerajaan lain maupun mengatasi konflik external lainya.
terakhir adalah jendral karena posisi ini sangat sulit dicapai sehingga dari generasi ke generasi pun hanya ada kurang dari 8 jendral, adapun tugas mereka yaitu menjaga perbatasan wilayah,mengkoordinasi prajurit,menerima misi khusus dari raja,dan juga mengawal raja jika bepergian keluar kerajaan.