
...seberapa lamanya batas waktu itu berlangsung, bahkan sesingkat detikan jam yang berdenting. shaka akan terus menggenggam detikan terakhir yang tersisa....
...shaka itu suka dengan hal yang berbau tantangan. apakah tantangan ini dapat ia selesaikan ? atau hubungkan nya yang akan selesai?...
...D E A D L I N E...
...----------------...
Lukman menyorot tajam, bersedekap dada mengelilingi shaka. tau gak ekspresi wajah cowok itu? melahap keripik pisang pemberian Raina dengan santai.
" kamu punya skill gak ?!" tantang Lukman.
dibalas anggukan oleh shaka.
"punya om," ujarnya dengan santai.
Lukman mengangguk, dan membenarkan letak kaca matanya sesaat
" coba sebutkan 3 skill yang kamu punya!"
perintah lukman kepada shaka.
Bak menang undian, laki laki itu berdehem dengan penuh percaya diri. "saya kalau nunggu gak pernah mencetin komedo dispion montor om!" jawab shaka dengan santai dan penuh percaya diri.
Melotot sempurna, apa-apan anak ini.
" ekhmm, lanjut....."
"saya kalau makan gorengan gak pernah ngelap dibetis om!" Lukman melotot untuk yang kedua kalinya, lalu kembali menetralkan ekspresi wajah nya seperti semula agar tidak terlihat terkejut.
"Bagus, besok nebang bambu buat portal jalan!!" Kesal lukman mengekpresikan dengan wajah dongkol nya.
"Montor saya kredit sampai lunas, spion kirinya belum pernah ngadep ke muka. " senyum shaka yang membuat Lukman geli.
" Tanggung bener spion mu itu ya!!" Balas Lukman.
Raina antusias saat shaka mampu membuat Lukman tersenyum, hanya sedikit. ingat!!!!
..."Bisalah saya usahakan menerima kamu apa adanya!! final lukman beranjak pergi....
......…………visual………......
Shaka Bima Baskara
...KTP gue ilang, gara-gara pak lurah lagi ikut jambore, pegawainya umroh....
...KTP buat apa bang?...
...seleksi timnas pakai nanya lagi!....
Raina Gisya Pranata
...Emang masalah lo apa?...
...Lupa untuk nyetekin mejicom.
...
Tirta Alantara
...Sedang di SPBU...
...Lah mau ngisi bensin?...
...Nggak!...
...Terus?...
...Ngisi tenaga dalam, capek disakitin mulu!...
...Sad boy...
...----------------...
Didalam ruangan berukuran luas ini, tidak ada suara yang terdengar sama sekali, hanya helaan nafas kasar dan ketukan bolpoin di atas meja. serta suara kertas yang bergesekan dengan tangan. Tidak panas, namun soal-soal yang berhadapan langsung dengan otak, membuat ruangan seketika panas tidak hanya ruangan hati dan pikiran pun ikut dibuat panas.
Bu Mina, Selaku kelas 12 IPA 1, berjalan berkeliling seperti penjual bakso keliling dari meja ke meja, memastikan agar tidak ada tanda-tanda adanya tipuan yang sering terjadi, Bu Mina berjalan kedepan berhadapan langsung dengan pintu, tangannya membuka lepar pintu yang ada dihadapannya, bertepatan habisnya waktu dalam mengerjakan ulangan harian. itu tandanya mau tak mau harus mengumpulkan lembar Jawaban tersebut. meskipun akan berakhir dengan kata Remidial.
Raina berjalan kedepan, mengumpulkan kertas lembar jawaban hasil pekerjaannya, dan disusul Mira yang mengikuti dari belakang. sebenarnya semua jawaban ngawur.
"Shaka kemana ya_"
Setelah keluar kelas, Raina celingukan mencari keberadaan satu mahluk yang dari tadi tidak terlihat batang hidungnya.
Mira menatap ke arah lapangan, dan bertepatan dengan itu netranya menangkap sosok yang tak asing lagi.
" Itu bukannya Shaka?" dengan menunjuk kepada sosok yang sedang dicari dengan jari telunjuknya.
.
.
.
...----------------...
Semoga cerita ini berhasil menyentuh kedalam lubuk hati yang paling dalam ☺️
" Maaf jika masih banyak kesalahan dalam penulisan, maklum author nya masih pemula." 🙏☺️
......................
...Oke👍, Selamat Membaca ❤️...