Davin-Alda

Davin-Alda
Chapter 3 Menjalankan Challenge?



Saat itu Davin pergi kelapangan untuk menjalankan Challenge yang telah disepakatinya dengan Alda. Tak lama kemudian, Davin pun bersiap sedia untuk melakukan lari 100 putaran yang telah diajukan oleh Alda.


"Oke.. gue yang ngitung ya.. pokoknya kalo lo lari gak nyampe 100 kali putaran, semua yang telah kita sepakati, batal." Tegas Alda.


"Oke... gua gak takut." Sahut Davin sombong.


"Yaudah.. lo mulai aja sekarang, gue yang ngitung." Sahut Alda.


"Iya iya."


"1.... 2.... 3...., ......., 50." Hitung Alda


"Lo cape ya Vin?" Tanya Alda


"Gak!" Jawabnya ter-engah engah


"Kalo lo cape istiharat aja gih. Tapi semua yang kita rencanain batal, yakan?" Kata Alda


"Iya gua tau kok."


"Nah kalo gitu, lo istirahat aja. Dari pada entar lo jatuh. Entar gue yang disalahin sama guru BK. Lagi pula muka lo udah pucet banget. Pasti lo belum sarapan pagi kan? Makanya muka lo sampe pucet gitu?" Oceh Alda.


"Udah diem, bentar lagi selesai kok." Jawabnya.


"Oke... gue tunggu." Sahut Alda meremehkan.


"Paling.. bentar lagi dia nyerah!" Kata Alda dalam hati.


"....., 60...., 61...., 62....., 63...., 75..." Hitung Alda lagi


"....., 80...., 81...., 82...., 83....., 95..."


"5 kali putaran lagi. Gua sama Alda bakalan Diner bareng." Kata Davin semangat dan mempercepat larinya


"96...., 97...., 98...., 99......, 100..."


"What? dia udah selesai! Haduh mati deh gue!" Kata Alda tercengang, Setelah melihat Davin yang dapat menyelesaikan Challenge yang telah diberikannya. Lalu, Davin pun menghampiri Alda.


"Lo kenapa Al? Sakit ya?" Tanya Davin


"Eng-- Gak! Gue gak papa!" Jawabnya sedikit gugup


"Bener gak papa?" Tanya Davin lagi


"Iya, gue gpp kok. Bawel amat sih lo!!"


"Hm.. Al.. Gua udah selesai menjalannya Challenge yang lo ajukan ke gua. Gimana? Gua kuat kan?"


"Iya iya. Gue akui lo kuat."


"Nah makanya jangan brani braninya remehin cowok yang kayak gua."


"Iya iya."


"Jadi kita Diner bareng kan?


"Iya." Jawabnya lesu


"Kok jawabnya kayak orang yang gak dikasih makan berminggu minggu sih. Semangat dikit dong. Kan lo bakalan Diner bareng sama cowok maco, ganteng, pinter, terpopuler..." Kata Davin memuji dirinya sendiri


"Iya Davin." Jawabnya sambil memaksakan diri untuk semangat, padahal dia tidak mempunyai rasa semangat lagi ketika Davin berhasil menjalankan Challenge Yang telah diberikannya.


"Pokoknya, hari ini kita Diner dicafe yang deket sekolah kita ya. Soalnya disitu adalah cafe yang udah gua siapin buat lo. Intinya jam 05.00 lo gua jemput. Eh btw, rumah lo dimana?"


"Tau ah, gue bete."


"Alda. Ini perjanjian kita lho? Dan lo gak bisa mengelak gitu aja."


"Iya iya, gue tau kok. Nanti gue kirim lewat whatsapp aja oke." Jawabnya kesal


"Oke. Inget ya jam 05.00 gua bakalan jemput lo?"


"Iya."


Setelah itu, Davin pun meninggalkan Alda pergi menuju kelas.


***


Bel pulang sekolah sudah berbunyi, dan saatnya bagi seluruh siswa maupun siswi untuk pergi pulang kerumahnya masing masing. Tapi saat Alda ingin melangkahkan kaki untuk keluar kelas, Davin pun mencegatnya.


"Hey!!" Ucapnya


"Apa sih minggir gak! Gue mau pulang!" Balas Alda


"Et et.. mau kemana?" Kata Davin sambil merentangkan kedua tangannya.


"Iih.. minggir gak! Atau gak gue pukul lo!" Ancam Alda.


"Coba aja. Emang lo brani mukul gua?" Kata Davin menantang.


"..." Alda pun terdiam.


"Tuh kan? Lo aja gak berani mukul gua!"


"Gue brani kok."


"Yaudah.. sekarang pukul gua!"


"Gak ah males. Gue gak mau brantem sama cowok yang kayak lo."


"Gitu ya? Bilang aja kalo lo takut!"


"Gak! gue gak takut!"


"Hm.. yakin gak takut?" Kata Davin sambil senyum miring.


"Iya." Sahut Alda singkat.


"Iih.. apaan sih, udah sana! minggir gak! gue mau pulang!"


"Mau gua anterin?" Tawar Davin.


"Gak! Gak perlu, gue bisa pesen gojek sendiri, jadi lo gak usah repot repot anterin gue!" Balas Alda.


"Ehm.. yaudah.. eh tapi.."


"Apa lagi sih! Minggir gak, gue mau pulang!!" Desak Alda


"Iya iya, gua bakalan minggir, tapi gua cuma sekedar mengingatkan. Bahwa nanti sore gua bakalan jemput lo? Lo inget kan?"


"Haduh.. cowok ini malah ngingetin gue lagi. Padahal kan hari ini gue cape banget." Gerutu Alda dalam Hati.


"Hallo??"


"Hah? Apa? Gue gak denger? Bisa ulangin sekali lagi?"


"Jadi gini, entar sore lo bakalan gua jemput?"


"Hah? Jemput? Emangnya kita mau kemana, jadi lo harus jemput gue?"


"Eh eh.. lo jangan pura pura lupa ya Al.. kita udah ada janji lho buat diner bareng ke Cafe yang deket sekolah kita. Lo inget kan?"


"Iya iya gue inget!" Balas Alda malas dengan wajah cemberut.


"Bagus. Kalo gitu, Gua tunggu lo, 1 jam lagi!"


"Apa 1 jam! Gue nyampe rumah aja 15 menit, belum lagi gue nunggu gojeknya. Berapa lama waktu gue terbuang. Lo gak mikir apa?"


"Intinya gua gak mau tau! 1 jam setelah ini, gua bakal jemput lo!"


"Iih.. keterlaluan banget sih nih cowok!" Gerutu Alda dalam hati (kesal).


"Gimana? Setuju kan?"


"Iya iya. Bawel deh! Yaudah.. gue mau pulang, minggir!"


🍀🍀🍀