
Bunga terbangun dari tidur lelapnya yang cukup lama, ia mengkerejapkan matanya melihat sekeliling mencari jam sudah pukul berapa? Namun yang ia temukan sesosok pria sedang memejamkan matanya sambil memeluk dirinya....
Ia melihat wajah damai kevin yang tengah tertidur lelap, bunga tersenyum dan mencium bibir kevin sekilas...
'cup'
Kevin yang merasa terusik menggeliat dan membuka matanya, pandangan pertama saat ia bangun tidur adalah bunga yang sedang tersenyum pada dirinya...
"bagaimana tidur kamu apakah nyenyak? "suara berat kevin khas bangun tidur..
Bunga tersenyum dan berkata"ya, aku tidur nyenyak"kevin membalas dengan senyuman"sudah pukul berapa ini? "tanya bunga
"sudah pukul tiga sore sepertinya!"
"baiklah, pekerjaan mas daddy sudah selesai? "kevin mengangguk"kita pulang sekarang ayo"ajak bunga dengan bangkit dari tidurnya...
Bunga dan kevin segera bersiap untuk pulang kerumah, mereka menuju lift, disana masih ada beberapa karyawan yang belum pulang mengurusi pekerjaannya....
Skip mobil
Kevin melajukan mobilnya menuju rumah"daddy aku ingin ketaman bermain yang ada wahananya ituloh"kevin tertawa kecil atas permintaan bunga...
"baiklah setelah sampai kita akan mandi terlebih dahulu, lalu pergi kesana oke. "bunga mengangguk cepat dan tersenyum lebar...
********
Seorang anak kecil berlari menuju kedua orang tuanya"mamah aku ingin pergi ke-taman bermain, aku ingin naik bianglala mah"ucap anak kecil berumur 5 tahun itu...
"hmmm, baiklah kalo begitu kamu mandi dulu, nanti kita akan pergi bersama ayah oke. "anak kecil itu mengacungkan kedua jempolnya dan segera berlalri lagi untuk mandi...
"kamu kenapa ketawa terus? "tanya pria itu...
"ini mas anak kita mau ke-taman bermain katanya"
"oh yaudah, untung saja hari ini mas gak sibuk."
********
Skip taman bermain...
Bunga sedang berlarian kesana kemari seperti anak kecil"ingat kamu sedang hamil jangan berlarian bunga.. "kevin sedikit berteriak memanggil bunga..
Bunga segera berdiam diri menatap kevin tengah berlari kecil menuju ke-arah-nya..
"jangan berlarian kesana kemari, bagaimana jika kamu jatuh.. "bunga hanya senyum dengan seraya tertawa kecil...
"aku bisa menjaga diriku sayang. "bunga segera berjalan lagi meninggalkan kevin..
Kevin hanya bisa menghela nafas melihat tingkah bunga, kevin melebarkan mata ketika melihat bunga kembali berlalri...
Bunga kembali beralri karna melihat seorang anak kecil berlari lalu terjatuh bunga menghampirinya"sayang adik kecil apakah kamu baik-baik saja? "tanya bunga..
Anak kecil itu melihat bunga dan memasang wajah sedih"tante hikss kaki aku sakit... "ucap anak kecil itu...
"DEVAN... "seorang wanita berteriak melihat putranya terjatuh...
"sayang apakah kamu baik-baik saja? "tanya wanita itu khawatir..
Bunga hanya melihat dengan diam mengingat wajah ini yang tampak familiar...
"aku baik-baik saja mah, untung saja ada tante cantik yang nolongin devan"ujar devan..
Wanita itu segera melihat ke-arah sumber suara, wajah yang sama suara yang sama, yang pernah menjadi masa lalu wanita itu....
"kamu tidak apa-apa?"tanya kevin yang membantu bunga berdiri, namun bunga hanya mengangguk masih tetap melihat wajah wanita dihadapannya...
Sedetik kemudian mereka saling tatap, cukup lama mereka saling tatap sampai akhirnya seorang pria datang"isa ternyata kamu disini"ucap pria itu...
"isabella"ucap kevin dengan ragu ketika melihat wanita yang dulu pernah menjadi cinta pertamanya...
"ke-kevin.. "isabella terbata ketika melihat kevin dihadapnnya, sosok pria yang sudah lama ia rindukan sejak lama...
Sampai pada detik itu mereka berpelukan dengan mengeluarkan air mata bahagia ataupun kesedihan...
Bunga hanya diam membiarkan mereka berpelukan, karna ia tau mungkin sudah lama kevin merindukannya....
Bunga hanya ragu, bagaimana! Jika suatu saat kepercayaannya akan hancur, bunga sudah berfikiran yang tidak-tidak....
Mereka melepaskan pelukannya"ma-maafkan aku, kenalkan dia suamiku dan ini anaku"kevin dan bunga tertegun mendengar perkataan isabella....
"hai om"sapa devan
"di-dia anak kamu? "tanya kevin dan dibalas anggukan oleh isabella..
Kevin tersenyum dan merasa bahagia bahwa isabella masih hidup, namun ia juga agak sedikit kecewa mendengar isabella sudah menikah dan mempunyai anak, disisi lain juga kevin tidak berhak kecewa karna mereka sudah bahagia dan ia juga sudah akan menjadi seorang ayah dan segera akan menikah....
Kevin mengajak suami isabella berjabat tangan"saya kevin.."ucap kevin dengan menjulurkan tangannya...
"saya reza "balas reza dengan tersenyum...
"kevin dia siapa? "tanya isabella pada kevin...
"hah, dia calon istriku bunga"isabella kaget mendengar perkataan kevin, bagaimana bisa kevin tidak dengan clara?
"bagaimana dengan clara? "isabella bertanya kembali, bagaimana dengan sahabatnya itu.
"dia sudah berbeda alam dengan kita bel"ucapan kevin membuat isabella kaget refleks menutup kedua mulutnya...
"benarkah?kamu tidak berbohongkan? "kevin hanya mengangguk sebagai balasan.....
"baiklah kita berbincang jangan disini, kita cari tempat duduk dulua bagaimana? "ajak reza pada mereka..
"ayah devan ingin naik itu... "uacp devan dengan menunjuk permainan menunggang kuda yang berputar...
"sama tante aja gimana"ajak bunga pada devan..
"ayo tante.. "devan memegang tangan bunga dan berjalan menuju tempat bermain itu...
"sayang hati-hati"ucap isabella"siap mamah, kan ada tante cantik "isabella tersenyum dan mengangguk...
"kalian menhobrol saja biar aku bermain saja bersama devan"setelah mengatakan itu, mereka bertiga mencari tempat duduk untuk mengobrol....
Mereka bertiga tengah mengobrol membicarakan clara, dan bunga sibuk bermain dengan devan, ia merasa bahagia dengan adanya devan bisa merasakan bagaimana jadinya seorang ibu....
\=\=\=\=\=\=\=
Tbc
Guys maaf up lama author sibuk sekali, disibukan dengan tugas negara hehe....
Jangan lupa vote, like, comment..:)