
hello semua apa kabar?,hari ini author up semoga suka terus ya sama ceruta daddy kevin terimakasih..... atas dukungan dan semangat dari kalian...
...^^^ _________________^^^...
hari ini bunga tidak pergi kekantor hanya diam dirumah saja dan menonton bersama keluarga...
"nenek ayah dimana?"bunga bertanya pada sang nenek karna tidak melihat keberadaan ayahnya...
"ada ditaman bersama kakek.."ucap nenek lia yang tengah memakan camilan ringan..
"ayo ke-taman nek.. "ajak bunga pada sang nenek dengan menarik tangannya..
bunga dan nenek lia pergi ke-taman belakang, disana sudah ada kakek dan ayah bunga..
bunga menghampiri mereka sambil berlari kecil...."ayah.. "ucap bunga yang mengagetkan sang ayah yang tengah duduk, sambil memeluk dari belakang..
"tidak ke-kantor hm.. "ucap sang ayah lalu mencium pipi bunga lembut..
"aku malas ayah, lagian hari ini tidak ada hal penting juga"bunga berkata sembari duduk dihadapan sang kakek-nya itu..
"iya tau terserah bos kecil kita saja.. "ucap ayah sambil tertawa begitupun kakek dan nenek..
"eh apakah kakak tidak pulang?"bunga bertanya pada mereka sambil memakan camilan yang ada disana...
"ada dikamar sedang istirahat, tadi pagi baru pulang.. "ucap sang nenek dan dibalas anggukan oleh bunga...
bunga memakan camilan disapa dengan lahap, seketika tidak ada pembicaraan hal lain lagi hanya diam..
namun tiba-tiba ayah vito bertanya pada bunga dengan memecah keheningan itu..
"sayang ayah ingin bertanya.. "ucap ayah dengan menatap ke-arah putrinya itu...
"hm kenapa yah.. "ucap bunga dengan mulut penuh berisi makanan...
"apakah kamu suka dengan kevin.!"ucapan vito sontak membuat bunga kaget dan tersedak...
"uhuk.. uhuk... "nenek lia segera memberikan segelas air dan mengusap punggung bunga pelan..
"hm itu dulu sekarang tidak.. "ucap bunga acuh, karna bunga malas mendengar kata kevin..
"ayah dan kakek setuju bila kalian menikah.. "perkataan ayahnya membuat bunga membelakan matanya..
"meskipun ayah menyutujinnya, tapi aku tidak akan setuju dengan itu.. "ucap seseorang yang muncul ditengah perbincangan mereka...
"kakak.. "
"kalian berencana mejodohkannya, harus dapat izin dulu dariku.. "ucap rafa dengan dingin...
rafa sama seperti bunga bila mendengarkan kata kevin sudah muak, rafa tidak ingin adiknya ini tersakiti lagi...
"nenek tau alasanmu kenapa tidak setuju raf.. "ucap nenek lia
"hm ya.. "menjawab perkataan nenek dengan sedikit cuek, mood rafa hari ini hancur....
sedangkan disisi lain......
seseorang tengah merencanakan penculikan terhadap bunga, itu adalah bara dan clara...
"dengarkan baik-baik, kalian harus menculik seorang wanita yang bernama bunga anak dari vito abraham..satu lagi yaitu elisa tunangan dari kakak gadis ini oke.. "ucap bara pada anak buahnya...
"jangan sampai ketauan kalian harus menculik diwaktu yang sangat pas.. "mereka hanya menganggukan kepala sebagai jawabannya...
"sekarang cepat kalian pergi, tunggu waktu yang pas culik dia dan bawa kehadapanku.., kalian juga harus waspada dia dijaga banyak bodyguard...."kembali mengangguk paham sebagai tanda mengerti...
"apakah rencana kita akan berhasil kakak?"clara bertanya kepada sang kakak..
"tentu saja, kita lihat saja nanti dendam ayah dan ibu serta adiku ini akan terbalaskan.. "ucap bara dengan mengusap rambut clara serta tersenyum miring...
"jangan khawatir setelah kita mendapatkan mereka, kita bisa menyiksanya dengan puas.. "
kediaman elisa...
elisa kini tengah berbincang dengan ibunya diruang keluarga... "bu elisa ambilkan air dulu... "elisa segera bangkit namun dihentikan oleh perkataan ibunya...
"tidak apa biar ibu saja, kamu pasti lelah jadi diamlah... "ucap ibu meli dan segera bangkit mengambilkan air untuk elisa...
jadi nama ibu elisa adalah ibu meli dan nama ayah elisa rendi... >info author
elisa kembali duduk dan memakan camilan yang ada... tiba-tiba terdengar suara barang pecah dari arah dapur... 'PRANK.. '...
elisa yang mendengar itupun langsung berlari kearah dapur... "ibu apa yang terjadi... "ucap elisa dengan panik...
"tiba-tiba ibu merasa cemas saja dan tidak sengaja memecahkan gelas air minum.. "perkataan ibunya itu membuat elisa bingung dan semakin panik....
"Ibu duduk dulu saja dan ini minum... "elisa mengambilkan minum kembali untuk ibunya dan menenangkan ibunya itu....
"tenanglah tidak perlu merasa cemas, tidak akan terjadi sesuatu... "ucap bunga dengan menenangkan ibunya...
"bi ana tolong bersihkan pecahan gelas itu bi.. "perintah elisa pada bi ana sebagai pembantu dirumah itu...
"coba hubungi ayahmu el... "elisa hanya mengangguk segera menghubungi ayahnya..
Ayah..
"hallo el, ada apa? "ucap seseorang dari seberang sana...
"ayah apa, ayah baik-baik saja.. "elisa bertanya kepada sang ayah...
"ya memang kenapa "
"tidak hanya saja ibu cemas takut terjadi sesuatu pada ayah... "
"bilang pada ibumu untuk tidak cemas, ayah baik-baik saja.. "
"baiklah.. "lalu memutuskan sambungan dengan sepihak...
"tenanglah ibu, ayah baik-baik saja... dan el juga disini jadi tidak perlu ada yang harus dicemaskan bukan... "jelas elisa pada ibunya...
elisa segera membawa ibunya kedalam kamar untuk beristirahat..."jangan dipikirkan lagi ibu beristirahatlah... "mengangguk sebagai jawaban dari perkataan elisa barusan...
"baiklah el akan turun kebawah dulu mengambilkan ibu air minum dan makanan"elisa pergi dari kamar ibunya untuk mengambil makanan dan minuman...
selang beberapa menit elisa kembali masuk kamar ibunya dan menyuapinya makan... acara makan selesai elisa menyuruh ibunya untuk beristirahat... "istirahatlah ibu... "ucap elisa segera bangkit dari sana dengan membawa piring kosong serta gelas...
elisa kedapur menaruh piring serta gelas kosong itu setelah itu masuk kedalam kamarnya sendiri...
__________
***TBC
tebak apa yang akan terjadi selanjutnya,
siapa nama kakek bunga...?
jawab ya***....