
Jam kantor pun berakhir , Nay segera kembali ke mess tempatnya tinggal begitu juga dengan Kikah da Lie.
Di perjalanan menuju mess mereka bertemu dengan Rendra si pria yang berpakaian full hitam yang bertabrakan dengan Nay di depan kator kemarin.
" Hai Nay. Bagaimana kabarmu? dan... kenapa matamu sembab? apakah kamu habis menangis?" tanya Rendra pada Nay di hadapan Kikah dan Lie.
"Iya hai.. oo tidak, tidak apa-apa. aku lagi capek aja." Jawab Nay tersenyum
"Ini siapa Nay?" tanya Rendra lagi sambil melihat kearah Kikah dan Lie
"Oh ini sahabatku, yang ini Kikah dan yang ini Lie. Kikah, Lie ini Rendra.." Ucap Nay mengenalkan sahabatnya dengan Rendra
" Ya salam kenal yah Kikah, Lie." Lanjut jawab Rendra lagi
" Iya hai, salam kenal " sahut Kikah dan Lie secara bersamaan
Tidak lama kemudian mereka langsung kembali ke mess dan beres-beres karena ingin keluar lagi untuk mencari makan dan jajanan di luar karena kebetulan itu malam miggu juga.
" Ui Nau, si Rendra pacarmu ya ?" sahut Kikah
" Ha? gak lah kah.. aku pun baru mengenalnya 2 hari yang lalu, bagaimana bisa dia pacarku." Jawab Nay
" eleh bohong kau sama kami.." lanjut Lie mengejek Nay
" Ishh kau nihhh.. mana ada kek gitu." Ucap Nay sambil memukul Lie dengan bantal
" Cepet.. cepet.. kita nih mau keluar makan apa mau omongkan orang sih ?" Oceh Kikah dengan wajah cemberut karena menunggu Nay yang begitu lama.
" Iyaa.. iyaa.. sabar lah.." Sahut Lie
Selesai siap-siap mereka bertiga pun pergi keluar untuk cari jajanan dan makan malam. Tujuan mereka adalah pasar jajan yang di buka setiap pukul 07:00 malam sampai jam 11 malam. Suasana di tempat itu sangat ramai karena banyak sekali pemburu jajanan pasar dan makanan angkringan.