CATE

CATE
berbincang(CATE)



Novel ini mengandung kekerasan,dan adegan dewasa , bagi belum cukup umur atau tidak nyaman dengan novel tersebut, dianjurkan untuk tidak membacanya.


eh? ujar tea, dengan ekspresi terkejut.


ahh? ujar camel sambil ter bengong.


saking terkejut nya camel melihat orang yang masuk ke kamarnya camel,mau Teriak tapi tea dengan cepat menghampiri camem dan menutup mulut camel.


tea dengan sigap menghampiri camel, menutup mulutnya camel. tea menatap mata camel dengan tajam, camel pun langsung terkejut melihat matanya aura membunuh di badan nya tea.


"hmmm, aku enggak bisa bernapas, kuat kali tenaga perempuan ini" ujar camel, di dalam hati.


saking terkejut camel melihat aurah membunuh di badan nya tea, camel langsung memberontak untuk melepaskan diri dari tea yang dari matanya sangat tajam.


"ssst, bisa enggak kau diam sebentar, aku ini bukan pembunuh tapi hanya tersesat" ujar tea sambil membisik.


" misalnya kau enggak bisa diam atau memberontak dan juga berteriak Aku akan membunuhmu langsung di tempat, atau sebelum aku bunuh aku akan menyiksamu,ku cincang kau jadi perkedel, jadi bisa gak kau bekerja sama dengan ku, kalau kau enggak kenak tuduh sama Bajingan itu. "ujar tea sambil mengancam.


camel langsung menganggukkan kepalanya, camel pun terdiam dan mengikuti sarannya tea agar dirinya selamat dari Aura membunuhnya tea, Tapi camel itu tidak tau apa maksud dari tea Kenapa bisa sampai ke s kamar hotelnya.


tea pun merasa puas dengan kerja samanya camel dan Tea langsung tersenyum melihat camel. tapi camel melihat tea tersenyum camel langsung merinding dan ketakutan.


" gila kok dia tersenyum sih kan tambah menyeramkan, kayak psikopat kan😢"ujar camel di dalam hati.


"uhh bagus kalau gitu" ujar tea.


"hhmm, kenapa anda ada di kamar hotel ku, dan apa yg kau pegang tadi " ujar camel sambil penasaran.


" aku tidak sengaja datang ke kamar hotelmu, karena aku lewat dari jendela dan aku lagi dikejar sama seseorang. dan Ini dokumen yang kau serakan tadi, Ini dokumen yang sangat penting bagiku jadi aku akan mengambilnya. "ujar tea.


"hahahaha" ujar tea sambil kesal.


"huhuhu, wanita ini sangat mengerikan saat ketawa juga" ujar camel di dalam hati


tea langsung menatap camel dengan kesal, tapi tea langsung menghembus napas nya biar enggak membunuh orang.


" Hei kau ini banyak kali pertanyaan kau, kau hanya mengikuti saranku. kalau kau tidak mengikuti saranku kau akan mati di sini, Kalau kau tidak ada mati di tanganku, kau bisa mati juga di tangan pria yang kau tidurin itu."ujar tea.


tea langsung menjelaskan apa yang dia tahu dan juga dia menyusun dokumen-dokumen yang atas ranjang tadi, dengan teliti tea tidak akan tersisa satu pun dokumen yang ada di kamar hotel ini dan juga tea tidak akan mengulang kesalahan lagi.


"hei, ada enggak dokumen yang ada di sini, kalau kau enggak mau mati di tangan pria itu" ujar tea sambil mengancam.


"hmmm" ujar camel sambil memegang tangan nya karena ketakutan sama tea.


"cepat, biar aku selamat kan kau dari pria itu. katakanlah" ujar tea sambil membentak camel.


"huhuhu enggak ada lagi, cuman itu yang ku dapat di bawah ranjang" ujar camel sambil ketakutan dan bergetar.


tidak butuh waktu lama tiba-tiba ada suara Kaki yang sedang berjalan menuju kamar ini dan dia membuka pintu kamar hotel dengan membantingnya.


sebelum mereka masuk tea dan camel udah bersiap untuk berakting dan apa yang disarankan tea tadi dan mereka merencanakannya.


Mereka melihat tea mengambil Pisau ke leher nya camel. camel pun langsung berteriak meminta tolong, tea dengan berjalan mundur mendekati jendela.


"huhuhu, sangat mengerikan pisau di leher ku😢 ini kayak di drama Korea" ujar camel.