CATE

CATE
bab 10 meninggal



Dan apa masalah yang  tea hadapi.


Drong drung dring*


" Halo tea Apa kabarmu baik-baik aja" ujar Jessie.


" iya kak aku baik-baik aja" ujar tea sambil mengusap air matanya.


" kami udah tahu semuanya tea,jadi jangan di pendem sendiri Ceritalah dengan kami, kami tidak memaksa kalau tea nggak mau ngomong tentang keluargamu tapi kami juga ikut bersedih kehilangan mama mu" ujar jesi.


" baik-baik aja Kak,oh iya Kak katanya ada anak baru yang masuk ke organisasi ornis.Kakak Dia perempuan atau laki-laki Berapa umurnya" ujar tea sambil mengalih kan pembicaraan.


" hahaha tea kau banyak tanya juga ya, Misalnya kau penasaran datang ke tempat kita berkumpul.kau dan dia akan mengerjakan misi bersama tapi kalau tea tidak mau ya nggak papa kakak nggak maksa tea kok" ujar jesi.


"Baik lah kapan kita akan mengerjakan misi nya" ujar tea.


"Hari kamis malam jumat kau dan dia akan mengerjakan misi bersama, oke kakak tutup telpon nya" ujar jesi.


Tea turun ke bawah tangga,  tea melihat mereka bertiga sangat senang tanpanya, tea mulai mengingat dia dulu sangat bahagia sama seperti mereka, sekarang jadi pendiam dan tidak ceria lagi.


" Kakak Mari ke sini kita makan" ujar tina.


Tea mengikuti adiknya ke ruangan makan dan duduk bersama mereka,  tapi tea melihat tatapan papa dan ibu tirinya sangat membenci tea.


" Kakak ini supnya dia tuangkan" ujar Tina sambil senyum licik.


Tina menawarkan sup nya  tapi tea hanya diam dan tidak merespon, Tina sengaja menuangkan mangkoknya dan mengenai dirinya sendiri.


Tea pun berdiri karena juga kena tumpahan Sub yang Tina berikan.


Plak*


" tea kau apa yang kau lakukan pada adikmu,  percuma aku besarkan kau luan tapi tidak berguna bagus aku buang aja kau hari itu" ujar Papa sambil memaki.


"Sayang tenang lah, lihat tina tangan mu ayo kita obatin dulu" ujar ibu tiri nya.


Tea hanya diam menerima tamparan Papanya dan caciannya, mereka hanya mengkhawatirkan Tina,tea melihat Tina dengan senyuman yang sangat puas.


" Kenapa,Kenapa,kenapa kamu sangat membenciku Papa aku kan juga anak kandungmu Bahkan aku yang terkena banyak supnya" ujar tea di dalam hati.


Tea kembali ke kamarnya dan tidak memakan satupun,  tea menangis di kamar dan melihat-lihat jendela betapa bahagianya mereka yang di luar dan kasih sayang kepada orang tua.


Tea tidak keluar dari kamarnya dan sekolah ataupun untuk misi rahasia,  tea juga tidak makan apapun Hanya ada di kamar tidak ada satupun di rumah ini yang peduli dengannya.


" tea Ayo sadar Kita pergi mencari uang dan biaya diri sendiri,  Aku harus pergi menyelesaikan misi dan tidak mengharap sama siapapun di rumah ini" ujar tea ngomongin diri sendiri.


hallo saya kembali lagi maaf selama ini saya sibuk sekolah soalnya saya mau mengikuti ujian hari itu maka nya, saya jarang update dan saya akan berusaha update.


jangan lupa novel baru saya tuan duke terobsesi dengan ku"ikutin cerita nya


seorang gadis dari jaman modern masuk ke dunia novel bl yang dia baca, dan gadis itu akan menyelamatkan abang nya dari tokoh utama pria yang terobsesi dengan abang nya.