CATE

CATE
awal pertemuan tea dan camel (cate)



awal masuk sekolah di tahun 2019,seorang gadis yang memilih sekolah iraki sekolah yang sangat disiplin.


pertama kali tea datang ke sekolah iraki dia merasa sangat aman, di karena sekolahnya sangat disiplin murid-muridnya banyak, kakak kelas yang sibuk mengurus murid baru.


sekolah iraki memang tidak banyak muridnya hanya sekitar 67 murid.


Tea hanya melihat anak-anak lain yang sedang berkenalan dengan murid-murid baru. Sedangkan, Tea hanya duduk sambil memperhatikan keramaian sekolah Iraki.


tea gadis imut dan pendek tapi dia orangnya agak susah berteman dengan anak baru, jadi asal ada orang yang mau mendekati Tea, tea memasang Muka masam jadi murid-murid baru agak segan mendekati tea.


tiba-tiba ada seorang gadis turun dari sepeda motor dengan mamanya mendekati tea, tea merasa Gadis itu kayak asing jadi dia hanya melihat ter bengong


" gadis yang cantik tapi mukanya kayak pernah lihat tapi di mana ya" ujar tea sambil ter bengong


gadis di situ duduk di depan Tea dan tersenyum ramah dan juga mamanya sangat ramah sama Tea ,Tea hanya tersenyum.


Setelah sang ibu berbincang-bincang dengan Tea, ia akhirnya pulang ke rumah. Kini, mereka tinggal berdua. Mereka pun berinisiatif untuk berkenalan. Aku juga tidak lupa menanyakan dari alumni mana mereka berasal.


" Oh pantes rupanya mukanya kayak nggak asing rupanya satu sekolah SMP tapi Tetangga Sebelah" ujar tea di dalam hati


setelah banyak berbincang dengan Geni kami menunjukkan ke kantor dan situ kami berjumpa dengan gadis yang bernama sasa, dan bertanya apa jurusan yang terdapat jurusannya sama dengan geni.


" berarti cuman aku yang jurusan IPA ya kayak mana ini"ujar tea mengeluh


akhirnya pun bel berbunyi dan seluruh murid-murid baru berbaris dan berbagi jurusan, di setiap siswa pasti diberikan jurusan sesuai dengan di bagikan dengan guru-gurunya.


"eh rupanya aku jurusan ips sama dengan geni dan sasa" ujar tea sambil tertawa di dalam hati


setelah dibagi jurusan kami pun menaik tangga ke atas,dalam kelas dan di situ kami duduk dan tea pertama kali melihat seorang anak perempuan tinggi duduk di pojok yang paling depan dan dia nampak polos dan juga sangat diam matanya juga sangat tajam.


tea juga melihat seorang laki-laki yang tertawa riang dia tinggi.


"anak laki-laki itu sok ramah gak suka aku lihat dia ntah kayak apa" ujar tea sambil memakinya di dalam hati


tea pun duduk di depan barisan kedua tea duduk sebangku bersama Sasa, guru pun masuk ke ruangan kelas ips, memperkenalkan diri sebagai wali kelas dan juga murid-murid juga memperkenalkan diri kepada wali kelas dan murid-murid barunya.


pasti ini hari yang panjang bagi tea, di situ pun dia hanya melihat orang-orang yang di sekitarnya tapi dia ingat cuma dua orang. dan juga banyak yg melihat tea di karena kan dia imut dan pendek banyak cowok yang mendekatinya, tapi tea hanya tersenyum paksa


setelah hari berlalu pertama kali masuk sekolah yea pun bersiap-siap untuk jadwal malamnya, dia pun langsung lari ke rumahnya dan menyapa orang tua nya terus tea pun Langsung makan, dan naik ke kamar nya.


seperti biasa tea pun langsung ganti pakaian malam nya untuk bekerja, tea langsung lompat dari lantai 2 , tea udah terbiasa melakukan hal-hal kayak gitu.


tea berlari ke arena perjudian para orang kayak, tea pun melayanin para-para om-om kaya sebagai pendamping nya.


selain tea juga bekerja sebagai pendamping para Orang-orang kaya, tea juga bekerja di agen ya nama nya ornis, pengambil data para-para pengusaha yang korupsi orang-orang kaya untuk mempublikasikan semua orang.


setelah tea mendampingi para para orang kaya, taa langsung melanjutkan misinya untuk mengambil data pengusaha yang bernamanya Reni dia memperpasarkan, pasar gelap bersenjata ilegal


sebelum dia mengambil data orang tersebut tea harus membuat janji dengan targetnya, untuk berhubungan intim bersama nya.


teh langsung menuju ke targetnya dan mengajaknya ke hotel tea mengoda nya


dan di situ lah target nya gk tahan dengan godaannya,


"pria mesum mana yang gak tahan dengan godaan ku, badan ku kecil dan bagus" ujar tea sambil menyombongkan dirinya sendiri.


udah sampai di kamar hotel pria itu langsung menyonongkan mulutnya ke mulit tea, Tea memberontak tapi tidak bisa tenaganya lebih kuat dari tea. mereka berciuman ganas.


sampai tea di lemparkan ke ranjang dan mau melepaskan pakaian nya.


"hmmm, pria mesum ini sangat ganas , apa yang harus ku lakukan badan ku dh mulai panas" ujar tea di dalam hati


"sayang apa kau kangen dengan itu ku" ujar Reni target tea


"iya sayang aku dh gak sabar kayak mana kalau aku jadi pemimpin nya, aku dh banyak belajar lohh apa sayang gak mau coba teknik baru ku" ujar tea


"oh oh aku dh gak sabar sayang teknik baru mu, bagaimana kalau kita mencobanya dulu" ujar Reni target tea


" sebaiknya kalau gitu kita coba aja dulu pasti saya nggak akan merasakannya lebih nikmat dari sebelumnya"ujar tea sambil megodanya


pria tersebut pun langsung mengikuti keinginan Tea dan juga tea langsung mulai aksinya gak butuh lama.


tea pun langsung jadi pemimpinnya dan mengeluarkan bius dari tangannya, dan pria mesum tersebut langsung tertidur, tea langsung mencari data tersebut di dalam bajunya, dan langsung menemukannya data yang dia inginkan.


dan tea melihat sekitar ruangan kamar hotel tersebut ternyata gak ada CCTV-nya, dan rencananya tea pun berhasil.


langsung kamar mandi dan melihat dirinya di cermin Dan juga dia berganti pakaian yang sudah disediakan dari sebelumnya dia beraksi nya.


"cih siap ,badan ku gemetaran dan juga banyak kali bekas ****** pria mesum itu, sangat kotor untung aja belum bermain kalau itu terjadi perawan ku hilang, hahahaha untung aja aku pintar membius nya luan, dah lah mandi aku badan ini sangat kotor" ujar tea sambil menyombongkan dirinya.


Setelah tea mandi tea berpakaian dan juga langsung menyamar.


tea langsung menjunjuk ke arah pintu langsung tapi tea berhenti, sebelum membuka pintu tea langsung sadar bahwa ada pengawal di depan pintunya.


"hmmm kayak mana nih, misalnya aku buka pintunya terus pengawalnya lihat bosnya pingsan gara-gara aku pasti mereka menangkap ku" ujar tea sambil berpikir


tidak butuh waktu lama tea pun langsung mendapatkan ide Dia menuju jendela dan keluar dari jendela yg tinggi nya lantai 57.


"uwwwa tingginya tea jangan lihat kebawah ayo pasti kau bisa " ujar tea berbicara dengan dirinya.


tea lanjut jalan menunju ke kamar lain tea melihat-lihat ada gak yang terbuka jendelanya,


dan beberapa jarak dari kamar nya tea menemukan jendela yang terbuka.


"akhirnya sampai juga untung gak ada orangnya hehehehe aku sangat beruntung" ujar tea.


Tiba-tiba tea merasa ada yang mau masuk ke kamar ini tea buru-buru mencari tempat bersembunyi. tanpa berpikir panjang tea langsung sembunyi di bawah ranjang ditutupin seprei.


membuka pintu


"ouh sayang ayo ke sini makan aku" ujar cewek asing


"ohoho kau dh gak sabar ya dasar cewek pelacuran" ujar cowok asing


"hahaha iya aku memang pelacur dan ini ku menginginkan itu mu, dia dah gak sabar ayo sayang datang lah ke ini ku" ujar cewek asing


"hmmm memang dasar pelacur, aku datang" ujar cowok asing


"bruuuk"


cowok asing dan cewek itu pun langsung bermesraan dan juga bermain di atas ranjang.


"srek srek"


"hmm napa aku memilih bersembunyi di sini kalau tau gitu bagus aku sembunyi di luar jendela, kasihani lah diri ku ini mendengar ******* mereka, aduh ranjang ini goyang-goyang ๐Ÿ˜‘ cepat lah selesai jangan lama kali woi aku di bawah ranjang kalian" ujar tea di dalam hati


beberapa jam mereka masih bermain sangat ganas dan juga bermesraan sedang yang sangat menderita di bawah ranjang mereka, tanpa mereka sadarin di bawah ada orang yang sedang menutup kuping. ๐Ÿ˜‚


"aku masih kecil, masih kecil gak baik dengari itu๐Ÿ˜ขmak tolong aku" ujar tea.


tunggu episode selanjutnya ya di tahun depan.