
"Iya, oh ya aku ingin memberikan penawaran menarik untuk kalian!" ucap Casandra sambil memegang pinggulnya.
"Apa?" tanya Cyril.
"Aku ini seorang model majalah dewasa yang pasti bayaran yang kudapat tinggi. Aku juga menjalankan bisnis club malam dengan banyak laki-laki yang sanggup mengeluarkan banyak uang untukku. Satu malam aku sanggup dibayar seharga satu unit rumah mewah, apa kalian tertarik dengan bisnisku?" tanya Casandra.
"Itu sama saja kita menjual tubuh. Aku takkan pernah sudi menerima tawaran kamu Casandra!" tegas Cyril.
"Aku juga tidak akan sudi!" seru Helci.
"Waw, kalian kompak sekali. Sayangnya itu adalah bisnis yang sangat menguntungkan, tetapi kalian menolaknya," ucap Casandra sambil tepuk tangan mengejek. "Oh ya, aku yakin kalian hanya menyewa baju branded Queens kan. Karena aku yakin kalian nggak akan mampu untuk membelinya," ejek Casandra sambil melangkah pergi.
"Tapi bila kalian tertarik bisnisku kalian bisa datang ke Waw Club," ucapnya lagi sebelem melangkah pergi.
"Dia dari dulu selalu menyebalkan," sindir Helci.
"Memang," sambung Cyril.
"Kalian sudah memilih apa yang ingin kalian beli?" tanya Revha menghampiri Helci dan Cyril.
"Sudah kok," balas Cyril.
"Ayo kita bayar ke kasir!" ajak Revha.
Mereka membayar barang belanjaan di kasir dan keluar dari supermarket dengan membawa 3 kantung belanjaan besar.
"Cy, kita harus pergi kemana dulu? tanya Helci.
"Sebentar aku lihat daftar barang yang harus kita beli!" balas Cyril.
Cyril membuka sebuah gulungan kertas dengan tinta emas di bagian luarnya.
SEKOLAH MULTITALENTA SEIBERT GALAXY
Berikut adalah barang yang harus dibawa oleh siswa baru :
Jubah Hitam Polos
Pakaian Musim Dingin
Buku Eksiklopedia Umum
Buku Eksiklopedia Astronomi
Buku Pengetahuan perbintangan
Buku Pengetahuan Kelautan
Buku Ancaman dan Tindakan Penyelamatan Mendadak
Skedboard
Sepatu Roda khusus
Buku Teknologi Umum
Jam Tangan Multiguna
Perlengkapan sekolah selanjutnya akan kami umumkan saat hari pertama pengenalan sekolah. Untuk itu diharap para siswa-siswi baru Seibert Galaxy memyiapkan biaya.
Kepala Sekolah Seibert Galaxy
Prof. Horacio
"Oke kita harus lewat mana dulu ya?" tanya Helci.
"Emm kayaknya agak jauh kalau kita harus lewat pusat kota, tapi aku pernah dengar dari Kak Bizar kalau ada jalan yang lebih dekat," ujar Cyril. "Oh aku ingat, kita pergi ke Waw Club!" seru Cyril.
"Kok ke Waw Club sih?" tanya Helci tak percaya.
"Ada jalan rahasia untuk ke Pusat Belanjaan Horizon melalui Waw Club," jelas Cyril.
"Oke, kamu hubungi mereka dulu!" ajak Helci.
Cyril lalu menghubungi sahabatnya yang berbeda mobil dengannya.
"Guys kita menuju ke Waw Club! disana ada jalan pintas menuju pusat pembelajaan!" ucap Cyril.
Gedung Waw Club yang memiliki bentuk bangunan yang mirip jotel dengan beberapa ornamen mewah yang menghiasinya terlihat jelas di pandangan mereka. Mereka segera bergegas menquju garasi dalam gedung tersebut.
"Sekarang kita harus mencari jalan pintas itu," jelas Revha.
"Oke aku dan Nadine akan pergi kearah selatan sedangkan Revha dan Lucy kearah timur, untuk Helci dan Cyril kearah utara!" perintah Fellie.
Mereka pun berjalan sesuai perintah Fellie untuk menemukan jalan pintas tersebut.
Saat Helci dan Cyril mencari jalan pintas, mereka bertemu dengan Casandra yang bergandengan mesra dengan seorang pria berumur sekitar 30an.
"Eh Helci dan Cyril mengapa kalian ada disini?" tanya Casandra dengan senyum menggoda ke pria itu secara sekilas dan memperhatikan Helci dan Cyril penuh tanya.
"Memangnya kenapa kalau kita berada disini, itu bukan urusanmu!" seru Cyril cuek.
"Oh begitu, aku pergi dulu ya. Kalau kalian ingin bergabung di bisnisku kalian tinggal hubungi aku!" katanya lagi seraya mengambil kartu nama dan diberikan kepada Helci.
"Ayo sayang kita pergi!" ajaknya pada pria itu.
"Aku jijik melihat casandra!" ucap Cyril dengan raut muka kesal sepeninggal Casandra.
"Iya, aku juga," balas Helci.
"Guys aku sudah menemukan dimana jalan pintasnya!" seru Lucy diseberang earphonenya.
"Oke kita menuju kesana," ucap yang lainnya.
Di depan pintu lift yang berukuran besar dengan tulisan lift rusak, Helci dan yang lainnya.
"Pintu liftnya berbeda dari yang lain," ucap Revha seraya memegang salah satu tombol lift yang berbentuk bintang.
"Oke, ayo kita ambil mobil!" ajak Nadine.
Mereka mengambil mobil dan mengendarainya kearah pintu lift itu. Karena mobil Helci ada dibagian depan maka Helci kemudian menghidupkan lampu utama mobil dengan dikedipkan 3 kali kearah pintu lift membuat pintu itu terbuka otomatis.
Mereka memasuki pintu lift secara bergantian dan setelah mereka masuk maka pintu lift itu langsung tertutup kembali.
Ruangan didalam lift itu lumayan besar meskipun kalau dari luar pintu lift terlihat kecil. Ruangan itu mengantarkan mereka menuju arah bawah. Helci dan sahabatnya telah sampai disuatu tempat dengan suasana seperti diluar angkasa.
like dan komen ya😊
🍁See You Next Chapter🍁