Between Love and Revenge

Between Love and Revenge
Three



12 Mei 2006


Setelah kejadian dimana nyawa kedua orang tua Shintia terenggut, Dirinya perlahan mulai berubah. Dulu sikapnya yang ceria, penolong mudah senyum sekarang sirna. Tergantikan oleh sikap yang dingin, cuek dan tertutup soal masa lalu nya yang membuatnya ingin menghabisi siapapun itu


Sekarang umurnya sudah menginjak ke 26 dirinya tinggal dengan sang kakak Levina di rumah lamanya dulu yang ditepati dengan mendiang kedua orang tuanya. Levina juga sama berubahnya dengan Shintia. Peristiwa yang 10 tahun dulu menyisakan luka paling mendalam untuk kedua perempuan cantik itu


Sekarang Shintia dan Levina sedang berada didalam rumah dengan beberapa suruhannya untuk mencari keberadaan keluarga Tosny yang sudah membunuh kedua krang tuanya


"Non, kami sudah menemukan keluarga Tosny. Mereka tinggal di London, pusat perbelanjaan "Shintia dan Levina saling melirik kemudian menatap suruhannya itu


"Baik, sekarang pergi! "Ucap Levina dengan nada dinginnya yang langsung membuat pesuruhnya ngacir ke luar rumah nya dengan berlari


Shintia menghembuskan nafasnya dan menatap foto keluarganya terdahulu. Levina melihat itu, segera dia merampas foto itu dan menatap Shintia


"Shin, kakak mau kau jangan bersedih terus terusan. Kita akan balas dendam dengan keluarga Tosny, mereka hanya memanfaatkan perusahaan Ayah untuk kebutuhan pribadi. Jadi, kita harus membalasnya oke? "Jelas sang kakak diakhiri persetujuan dengan Shintia


Shintia hanya mengangguk setuju dengan ucapan Levina padanya. Levina pun berdiri dan pergi karna harus menangani perusahaan ayah nya sekarang. Shintia pun menelpon Selly yang masih Setia menjadi sahabatnya sampai sekarang


"Sel, lo sibuk nggak? "Tanya Shintia saat sudah tersambung dengan Selly dan langsung menanyakan sesuatu pada Selly


"Hem, nggak kok adapa? "Ucap Selly diakhiri pertanyaan pada Shintia yang membuatnya tersenyum kecil


"Ke Mall yuk sebentar, gue mau beli baju buat Kak Levina karna besok hari ulang tahunnya "Jelas Shintia bersemangat


"Yaudah, gue jemput lo sekarang "Lalu sambungan terputus, Shintia pun beranjak dari duduknya menuju kamar yang masih tetap sama yakni dilantai dua


Setelah selesai mengganti baju, Shintia segera keluar dari kamarnya dan menuju ruang tengah dimana itu sudah ada Selly yang menunggunya. Shintia terlebih dahulu berpamitan pada seorang pelayan dalam rumah atau bisa dikatakan ART entahlah..


Kemudian, Selly dan Shintia berangkat menuju Mall yang lumayan jauh dari tempatnya tinggal. Setelah sampai, mereka pun masuk kedalam dan mencari baju untuk Levina. Setelah selesai membeli baju, Shintia bertekad membeli minuman yang berada didalam Mall tersebut


Tiba tiba saat Shintia asik berjalan, dia menabrak seseorang karna ulah dari orang yang menabraknya tadi.


Brukk


Orang itu pun langsung marah marah pada Shintia tak jelas. Seseorang yang berada disamping nya pun ikut marah, mungkin dia adalah kekasih orang **** ini pikir Shintia


"Ehh, kalo jalan tuh pake mata sama kaki. Lihat lihat dong, ihh baju gue jadi kotor karna minuman lo tadi. Tanggung jawab nggak! "Sentak orang itu, namun Shintia tak menanggapi omongan dari orang itu dan memilih diam mendengar ocehan dari orang sterss ini pikir Shintia juga Selly


"Heh?!! Lo denger nggak?! Diem aja, bisu lo?! "Nada seorang wanita tadi membuat Shintia menatap manik matanya dan benar, itu adalah seseorang teman nya saat masa sekolah menengah atas namun Shintia selalu dibully olehnya karna sudah tak mempunyai kedua orang tua


"Cuma kotor sedikit saja udah minta ganti rugi.. "Cibir Selly mendapat teriakan dari sang laki laki yang menabrak Shintia tadi


"Heh?! Ini baju mahal kali, orang seperti kalian nggak akan bisa membeli baju kek gini... Orang udah miskin belagu lagi" Ucap orang laki-laki dan mencibir pelan Shintia


"Miskin? Belagu? Apa lagi? "Tanya Shintia menatap manik dalam dalam orang yang menabraknya tadi. Orang itu terkejut membeku dan juga menatap manik cokelat tua milik Shintia sendiri


"Ferrers,, Heh?! kau kenapa?! Lo suka ama ni cewek? Ferrers!, Ferrers Tosny!! "Shintia langsung menatap cewek yang menyebut nama marga keluarga yang amat dibencinya.


Ferrers pun menatap cewek yang disebelahnya "Apaan sih lo manggil manggil nama marga gue, gue nggak suka ama tuh cewek yah.." Ucap Ferrers menunjuk wajah Shintia


"Tosny, marga keluarga yang Bagus 😏. Sel, yuk pulang.. "Shintia dan Selly pun melenggang pergi menuju keluar mall dan masuk ke mobilnya dan melajukannya menuju rumah Selly dulu baru rumahnya


"Kak, Aku sudah menemukan satu keluarga yang bermarga Tosny...


To Be Continue 😉