
29 Oktober 1996
"Ayah! Bunda! Aku mendapatkan peringkat 1 lagi dikelasku.. " Ucap seorang gadis muda dengan mata berwarna cokelat tua dengan rambut yang mencapai sepundak nya berwarna cokelat dengan menenteng tas memasuki rumahnya
"Shintia, kau hebat nak. Bunda harap kau bisa mencapai cita cita mu "Ucap Budanya mengelus rambut Shintia dan mencium Puncak kepalanya
Seorang gadis yang akrap dipanggil Shintia, mendengar itu tersenyum lebar dan memeluk bundanya itu. Lalu melepaskan nya dan menatap sang ayah yang juga tersenyum pada dirinya
"Ayah, Apa ayah tak memberiku selamat? "Rengek Shintia dengan mengerucutkan bibirnya ke depan dan membuat sang ayah semakin gemas dan mencubit pipinya yang gembul
"Selamat Shintia sayang. Ayah harap kamu bisa menjadi anak yang pintar untuk masa depan nantinya "Ucap sang Ayah mengacak rambut Shintia pelan. Shintia tersenyum lalu mengangguk
Lalu, terdengar langkah kaki yang mungkin turun dari tangga. Shintia tersenyum ketika menemukan sang kakak sedang menuju padanya. Kemudian, sang kakak yang notabenenya adalah beda 2 tahun saja menghampiri nya
"Shintia sudah pulang, mendapat peringkat berapa? "Tanya sang kakak yang mempunyai manik berwarna biru laut dengan rambut panjang dan agak bergelombang dengan warna rambut pirang, itu membuat siapa saja yang meliriknya pasti sudah pasti menyukainya
"Benar, Aku mendapat peringkat 1 dikelas ku lagi, Kak Levina "Yah, nama kakaknya adalah Levina Sinathrya yang masih bersekolah ditingkat menengah atas
"Wahh, Shintia. Kau pandai sekali.. "Puji Levina mencubit pipi gembul adiknya itu
"Heheheh, ini juga berkat kakak. Kan kakak yang mengajari Aku juga.. "Balas Shintia memeluk Levina sang kakak perempuannya itu
"Iya deh, tapi sebagian besar kan Shintia yang berusaha. Kakak hanya menjelaskan nya dan Shintia yang mengerjakan nua.. "Ucap Levina lagi
"Bun, Shintia mau kekamar dulu yah "Ucap Shintia menghadap sang Bundanya yang tak kalah cantiknya dengan kedua anaknya itu
"Iyah, Shintia lalu kembali kesini yah. Makan bersama "Shintia mengangguk lalu menuju kamarnya yang berada di atas bersebelahan dengan kamar Levina
Shintia membuka pintu dan meletakkan tasnya di atas meja belajar nya. Lalu, dia menuju kamar mandi membersihkan diri. Setelahnya dia mengecek ponselnya jika ada beberapa notif dari sang sahabat nya, dan benar dia mendapat notif dari sahabatnya
*To :Shintia
Selamat yah, atas keberhasilanmu memenangkan peringkat pertama dikelas lagi, aku harap kau belajar dengan sungguh sungguh dan... Jika kau peringkat pertama lagi dalam ujian sekolah ini, aku akan mentraktirmu makan sepuasnya. Aku aku harap jangan peringkat pertama deh, kedua aja biar aku tak jadi mentraktir mu makan hihihihihi :)
From :Selly*
Shintia tersenyum lalu membalas pesan Selly yakni salah satu sahabatnya. Setelah membalas pesan, Shintia turun menuju meja makan
"Shintia, sini. Duduk sama aku aja "Ucap Levina menepuk kursi disampingnya untuk sang adik. Shintia mengangguk lalu menuju kursi sebelah Levina dan duduk disana
Dalam makannya, Suasana hening yang ada hanya suara yang saling bergesekan yakni sendok juga garpu diatas piring, Yang menari nari dengan gerakan sang pemegang. Setelah selesai makan, keluarga ideal mereka duduk bersantai di ruang TV dengan membicarakan sekolah Shintia juga Levina yang sudah hampir lulus untuk keduanya
"Yah, besok adalah hari ulang tahun Shintia. Shintia gak pengen ngadain apa apa, hanya ingin ayah bunda dan kak Levina berkumpul dirumah. Itu sudah cukup sebagai kado ku, kalian maukan? "
To Be Continue 😉