ARMORED GIRLS

ARMORED GIRLS
Berjuanglah Komandan!



"Kami disini!" ucap Ketua osis.


"Tim ketua osis?!" ucap Yozuka tidak percaya.


"jadi mereka telah memperbaiki bannya?" lanjut Yukari.


sementara itu tim ketua osis mulai mempersiapkan meriam untuk menembak panzer milik At.Gloriana.


"Tembak!" ucap wakil ketua.


*jlemm*


"Tembakanmu meleset ya,Momo?!" ucap Sekertaris


*{TL Note :Momo adalah julukan wakil ketua osis yang di berikan oleh Sekertaris mereka*}


akhirnya keempat panzer itu menembak balik panzer milik ketua osis bersamaan.


*jlem,jlem,jlem,jlemmmm*


dengan sekejap panzer milik ketua osis mengeluarkan asap dan otomatis juga mengeluarkan bendera putih tanda kalah.Namun,berkat panzer milik ketua osis muncul.Miho dan temannya memiliki kesempatan kabur dari mereka.


"kecepatan penuh!kita akan menembak sekali!dan kabur dari sini!" perintah Miho.


*jlemmmmm*(suara tembakan panzer milik miho)


"kabur ke gang sebelah kiri!" perintah miho.


dengan sekali tembakan,Yozuka dapat mengalahkan satu panzer,jadi tinggal 3 panzer yang tersisa.


"Hentikan mereka sekarang!" perintah komandan St.Gloriana.


Akhirnya mereka mundur dan beralih ke gang selanjutnya guna menunggu kedatangan Miho.Sementara itu Miho sudah mengetahui taktik yg mereka gunakan ,karena miho sangat hapal sekali dengan gang gang tersebut.


"Keluar dari jalan! lalu menuju gang berikutnya." perintah Miho.


(bersamaan dengan memerintah, Miho mengetahui panzer lawan di gang tepat di samping panzer miho)


"Lakukan secepat yang kau bisa! Belok kekanan,dan merapat kedinding,Kemudian segera berhenti di ujungnya!" Perintah miho.


"baik." jawab Reizei.


*jlemmmmm*


sekali tembakan panser lawan lumpuh hingga mengeluarkan asap dan mulai mengeluarkan bendera putih tnad kalah.Jadi tinggal 2 panzer lawan yang tersisa.


Akhirnya panzer milik Miho meninggalkan panzer lawan dan mulai melanjutkan aksinya,mengecoh lawan dengan berpura pura berjalan maju dan berbelok kembali dengan merapat kedinding.


*jlemmmmm*


sekali lagi mereka mengalahkan pamzer lawan .Jadi tinggal tersisa satu panzer,Yaitu panzer milik komandan St.Gloriana.Tiba tiba panzer milik Komandan St.Glorian muncul tepat di samping mereka dan mulai mengarahkan meriamnya ke arah pamzer miho.


"mundur secepatnya ,dengan gerakan zig zag!" perintah Miho.


"kau mau menuju ke gang gang lain?" tanya Reizei.


"Tidak,akan kuakhiri disini! " jawab miho.


"sekarang Berputarlah! kita akan mulai menyerang mereka!" perintah miho.


(akhirnya panzer mereka berputar dengan kecepatan penuh)


"kita akan melakukan ini, dan sesuai aba- abaku kita akan menuju ke sisi kanan panzer lawan."ucap Miho


"Sekarang!" perintah Miho.


akhirnya mereka berputar ke sisi kanan lawan dan menembakan meriam. Panzer lawan dan panzer milik miho bersamaan menembakkan meriam ke arah yang berlawanan.


*jlem,jlemmmmm*


panzer mereka sama sama mengeluarkan asap hingga terbakar dan ternyata panzer milik Miho lebih lemah dari panzer lawan dan menyebabkan Miho dan temannya kalah melawan meraka.


(Para juri mulai membuka pembicaraan siapa pemenang pertandingan panzer.)


"panzer SMA youkai semua mengalami kerusakan.Sehingga academy perempuan St.Gloriana memenangkan pertandingan ini.


Akhirnya miho dan temannya meninggalkan panzer dan menyerahkan panzer mereka untuk diangkut dan diperbaiki.Tiba tiba komandan St.Gloriana muncuk dari belakang Mijo dan temannya.


" jadi kau komandannya?!"ucap komandan St.Gloriana


"i-i-iya." jawab Miho.


"siapa namamu?" tanya komandan St.Gloriana.


"Miho Akiyama." jawab miho(sambil menundukan wajah sedihnya)


"jangan-jangan dari aliran Akiyama? Kau nampak nerbeda dibandingkan dengan Maho."ucao komandan St.Gloriana .(sambil mulai berjalan meninggalkan miho dan temannya)


*{TL Note:Maho adalah kakak kandung Miho yang masih bersekolah di aliran Akiyama, mengikuti ibunya.}*


setalah komandan St.Gloriana dan temanya meninggalkan Miho dan yang lain tiba yiba ketia osis dan kedua temannya mendatangi Miho dan temannya.


" Jadi kita kalah.Jangan cemaskan itu!"ucap Ketua osis.


"kurasa ,aku harus memaksa kalian melakukan tarian Ankou,seperti kesepakatan kita sebelumnya."lanjut wakil ketua.


" ya,yah...kita gagal karena semuanya kalah."ucap Ketua osis.


"ketua,apakah maksudmu...kita ikut menari?"tanya wakil ketua dan sekertaris bersamaan.


Akhirnya mereka semua menari Ankou saat vestival di sore hari dan di bawa mobil pengangut ke sekeliling kampung.


" tidak ada yang bisa kita lakukan saat ini?"tanya Yukari.


"aku tidak akan bisa menikah nanti." lamjut sasori.


"jika kau memikirkan rasa malunya kau akan,nanti kau akan terlihat lebih memalukan!" jawab Yozuka.


Setelah mereka selesai mereka semua di peebolehkan berbelanja,sebelum kapal mulai berangkat.Namun mihi dan temannya masih berkumpul dan membicarakan peristiwa tadi.


"ini bukan salahmu, Nona-Miho." ucap Yukari.


"ya!" lanjut Sasori.


"kita bisa melakukan apapun sampai jam 7 nanti,sebelum kapal berangkat. Apa yang akan kau lakukan?!" tanya Yozuka.


"berbelanja..."jawab Sasori.


(Tiba tiba Reizei berjalan menjauh dari mereka.)


" Mako,kau akan pergi kemana?"tanya Sasori.


{*TL Note:mako adalah julukan Reizei yang di berukan oleh Saaori*}


"nenekku akan membunuhku jika aku tidak menjenguknya." jawab Reizei.


"Oh,aku lupa itu." ucap sasori agak berbisik.


"kalu begitu kita pergi berempat saja." lanju Yukari.


Mereka berempat mulai berjalan dan mencari toko panzer.


"Berikutnya , ayo kita pergi ke toko panzer." lanjut Yukari.


"sebelum itu ,kau mau makan apa?" tanya Yozuka.


Tiba tiba, mereka bertemu dengan ibu Yozuka yang sedang berjalan kaki dan ditemani oleh asisten pribadinya.Tanpa sengaja asistennya melihat keberadaan Yozuka dan temannya


"Ah-mata kita,bertemu." gumam sasori.


Akhirnya Asisten itu menghampiri Yozuka dan menanyakan kabarnya.


"Tunggu,dia...." ucap Sasori yang mulai salh tingkah.


"Shinsanburou." ucap Yozuka.


"Kau mengenalnya?!" tanya sasori.


"se-senang bertemu denganmu,aku temannya Yozuka." ucap saaori ke ge-eran


(padahal shinsanburou akan menghampiri yozuka bukan Sasori).


"Nona,kau terlihat sehat sehat saja." ucap Shinsaburou,asisten Yozuka.


"apa?kau tidak pernah membicarakan soal ini kepadaku!"terik sasori .


"Dia adalh pelayan dan asisten di rumah kami." jawab yozuka.


tiba tiba ibu Yozuka menghampiri mereka.


"Yozuka." panggil ibunya.


"Ibu".panggil Yozuka.


" kau terlihat baik baik saja,bolehkah kau perkenalkan teman temanmu?"ucap ibunya.


"ini teman sekelasku,Miho dan Sasori." jawab Yozuka.


"dan saya Yukari dari kelas yang berbeda dari merka namun,kamj atu tim saat kelas panzerdo." lanjut Yukari.


tanpa sepengetahuan mereka ,ternyata,ibu yozuka tidak suka jika yizuka mengikuti panzerdo.


"Panzerdo?" gumam ibu Yozuka.


"Yozuka,apa maksudnya?" tanya ibunya.


"ibu..ma-"


"tangan lembutmu untuk merangkai bunga,sekarang kau gunakan untuk panzer?" potong ibunya kecewa.


tiba tiba ibunya yozuka pingsan karena kecewa dan kaget dengan apa yang dilakukan anaknya.akhirnya mereka semua menemani Yozuka untuk kembali kerumahnya dan meminta maaf kepada ibunya Yozuka.


"maafkan aku, aku mengacaukan semuanya..." ucap yukari.


"tidak,itu salahku ,karena tidak membeti tahu kepada ibuku." jawab Yozuka.


(Tiba tiba pintu terbuka)


"nona,ibu sudah sadar,dan dia inhin berbicara dengan nona." ucap asisten Yozuka.


"maafkan saya kalu saya lancang,namun menurut saya nona segera memberi tahu perasaan nona sebenarnya!aku tudak ingin nona dan ibu bertengkar." ucap asistennya.


akhirnya Yozuka pergi menemui ibunya,ternyata mihi dan temannya ikut mendengarkan pembicaraan mereka dari balik pintu


"tidak apa apakah melakukan ini?" tanya yukari.


" hanya sedikit mengintai."jawab sasori.


(disisi lain, didalam kamar ibunya Yozuka mulai berbicara dan meminta maaf kpd ibunya)


"maafkan, aku." ucap yozuka.


"ada apa?apa kau tidak suka lagi merangkai bunga?" tanya ibunya.


"bukan..." jawab Yozuka.


"lalu apa hingga kau lakukan ini?" tanya ibunya lagi.


"aku..aku terus merangkai,terus menerus merangkai,namun rasanya masih kurang,akun ingin merasa lebih" jawab Yozuka.


"tidak,rangkaian bungamu cukup indah dan elegan. Benar benar mengandung aliran Irina" ucap ibunya.


"tapi aku ingin merangkai bunga dengan lebih hidup!" jawab Yozuka


"kemana menghilangnya sikap baik dan jujurmu? ini karena panzerdo kan?" tanya ibunya.


"panzee itu kejam,berisik dan keras,dan lebih patut si sebut barang rongsokan!" teriak ibunya.


"maafkan aku ibu, tapi aku....tidak akan berhenti dari panzerdo" jawab yozuka sambil memberanikan diri melihat ibunya.


"jika itu maumu, silahkan kau pergi dari rumah ini dan jangan sampai kau menginjak sesikitpun tanah yang ada di rumah ini." jawab ibunya.


"maafkan kelancanganku." ucap Yozuka sambil sujud di hadapan ibunya yang duduk.


"baiklah kalu ith maumu." jawab ibunya.


Akhirnya Yozuka memutuskan keluar dari kamar ibunya dan meninggalkannya disana.Tiba tiba sasori dan yang lainnya terkejut dengan kedatangan Yozuka secara mendadak.


"ayo pulang." ucap Yozuka berusaha mencairkan suasana.


"tapi ..."


"suatu hari nanti, aku akan merangkai bunga yang mengejutkan ibuku dan membuatnya tersadar" ucap Yozuka.


"Nyonya." panggil Shinsaburou.


"tersenyumlah,Shinsaburou,ini oerjalanan baru bagiku,aku akan berusaha semampuku." jawab yozuka


"baik."


(akhirnya mereka kembali kekapal dengan diantar becak yag di jalankan oleh asistennya.)


"kalian terlambat." ucap Reizei.


"maaf tadi ada urusan mendadak." jawab yozuka.


(akhirnya mereka mulai menaki kapal dan meninggalkan asisten Yozuka)


Tiba tiba misaki dan yang lain menyambut kedatangan mereka dan meminta maaf karena minggalkan panzer saat bertanding.


"maafkan aku,aku tidak akan mengulanginya lagi,dan aku akan nerusaha lebih keras selanjutnya." ucap misaki sebagai perwakilan.


"kami serahkan bagian perancanaan kpd mu mulai hari ini." ucap wakil ketua.(sambil memberikan kantong yang dititipkan komandan St.Gloriana untuk Miho.


"kudengar mereka hanya mengirimkan teh kepada orang yang hebat saat bertanding melawan mereka." lanjut Yukari.


(sementara itu komandan St.Gloriana dan temannya membicarakan kehebatan mereka)


"aku harap ,kita dapat bertanding kembali dengan mereka di pertandingan resminlain waktu."ucap wakil ketua.


" aku bersumpah...aku tidak akan pernah menyepelekan satu pun lawan kita."ucap Komandan St.Gloriana.