
Ternyata mereka salah menilai tentang SMA Tatshuyo.SMA tatshuyo bukanlah tandingan Pasukan Miho.Oleh karena itu,Miho dan yang lainnya memenangkan pertandingan hanya dalam beberapa menit saja.
Selang beberapa hari mereka menang bertanding dengan SMA Tatshuyo.Mereka akan berjuang kembali melawan SMA yang lebih kuat ,dan rumit lagi ,Yaitu SMA Pravda.Mereka akan bertanding di semifinal saat akhir musim Dingin di daratan.
Kapal pesiar milik SMA Pravda
Sementara itu komandan pravda mengundang komandan St.Gloriana untuk makan malam di kapal nya.
"Sayangnya kami tidak terlalu bagus di semifinal." ucap komandan St.Gloriana.
"Cuih,kau kalah dari tim tang kami hancurkan 2 tahun yang lalu?menyedihkan."Ejek komandan Pravda.
"Dewi Fortuna tidak hanya memihak satu orang saja'kan?"ucap Komandan St.Gloriana. sambil mengambil sesendok selai yang dihidangkan bersama teh.
"Bukan seperti itu!Jangan mencampur selainya .kau harus menjilatnya lalu meminum tehnya." ucap Komandan Pravda sambil mempraktekan.
"Ada sisa selai di wajahmu." ucap wakil komandan Pravda.
"Aku juga sudah tau." jawab Komandan Pravda.
"babak semi final akan segera dimulai,tapi kau terlihat sangat tenang.Apa kau tidak melakukan latihan?" Tanya Komandan St.Gloriana.
"buang buang bahan bakan saja.Lagian,musuh kami hanya sekolah yang tidak ternama."ucap Komandan Pravda meremehkan.
" tapi,komandannya mereka adalah anggota keluarga Akiyama."jawab Komandan St.Gloriana.
"apa?"Kenapa tidak ada yanga memberitahuku?!" tanya Komandan Pravda pada wakil komandan.
"sudah kuberitahu berkali kali,tapi kau tidak pernah mendengarkanku." jawab wakil komandan Pravda dengan tenang.
"kapan kau memberitahuku..aku tidak pernag mendengarnya." ucap Komandan Pravsa membela diri.
"Tapi itu hanya adiknya." ucap Komandan St.Gloriana menengahi.
"oh,begitu."
"Ia memimpin sekolah tanpa nama tersebut setelah pindah dari Kuromorimine."lanjut Komandan St.Gloriana.
SMA Youkai..
sementara itu, di SMA youkai (SMA yang di tempati Miho)sedang melakukan persiapan dan membentuk tim baru untuk mengisi 2 panzer yang mereka temukan.Panzer Renault B1 bis juga sudah perbaiki untuk pertandingan besok.Disisi lain,Miho dan yang lainnya sedang memperhatikan panzer mereka yang diperbaiki.
" kami memasang meriam laras panjang 75 mm dan menambah pelindung bagian depan."ucap salah satu orang yang membenahi panzer milik miho.
"jadi seperti Ausf.F2 sekarang!" lanjut Yukari.
"benarkah?" tanya orang yang membenahi panzer miho.
"terimakasih,kau selalu membantu kami." ucap Miho.
"tidak apa apa.Yah.emnag banyak yang hatus dilakukan,namus sepadan dengan hasilnya."jawab orang yang membenahi panzer mereka.
"Meriamnya diganti,dan kita punya panzer baru."gumam Sekertaris.
" sedikit meningkatkan kekuatan tim kami."jawab Wakil ketua osis.
"Eng...tim mana yang akan menggunakan Renault?" tanya miho.
"Mulai sekarang kami bergabung dengan panzerdo.Aku midoriko Sora dari komite kedisiplinan.Mohon bantuannya!" ucapnya sambil membungkukan badan.
"panggil saja sodoko.Tolong ajarkan semua hal padanya ,ya!" perintah kerua osis.
"ketua.Tolong jangan memendekan namaku."gumam sora.
"Apa nama timnya ,komandan?" tanya ketua osis.
"eng...B1 terlihat seperti bebek liar kan?!kalau begitu tim BL.
*{TL Note:Tim BL singkatan dari Bebek liar*}
"BL?" tanya sora tidak percaya.
"Reizei,toling ajarkan mereka cara mengendarainya !" perintah miho.
"hah?aku akan di ajarkan oleh Reizei?" tanya sora tidak percaya
"baiklah."
"jangan sombong karena kau mendapatkan nilai bagus bagus." ucap sora sambil berjalan mendekati Reizei.
"kalau begitu,silahkan membaca buku oanduan dan belajar sendiri."jawab Reizei dengan tenang nya.
"jangan begitu dong.Kau harus tepat,teliti,dan jelas saat mengajar kami.Mengerti?" ucap Sora.
"iya,iya...." jawab reizei.
"cukup sekalai saja kalau bilang" iya"! "ucap sora crewet.
" iyaaaaaaaa"jawab reizei.
"Babak semifinal akan segera dimulai,kita akan melawan pasukan SMA yang juara satu di tahun lalu ,Pravda! Kita harus menag,kalau kita kalah tamatlah sudah!" ucap Wakil ketua osis.
"Lagi pula kita akan melawan SMA yang juara Satu di pertandingan sebelumnya." lanjut Tokido.
"iya ini akan menjadi pengalaman-"
"pokonya kita tidak boleh kalah!" ucap wakil ketua osis marah.
"bagaimanapun keadaannta kita harus menag." ucap ketua osis.
"Miho.Silahkan!" ucap ketua osis mempersilahkan miho memerintah.
"baiklah semuanya.Bersiaplah untuk latihan" perintah miho.
Akhirnya mereka semua berlari untuk masuk ke panzer masing masing.Saat mihk akan berlari Ketua osis memanggilnya.
"Miho.Ada hal penting yang akan ku bicarakan dengan mu.jadi datanglah ke ruang osis." ucap ketua osis.
Akhirnya miho datang ke ruang osia serelah melakasanakan latihan panzer.
" yah....sudah mulai dingin."ucao ketua osis.
"ya,kita sudah melewati 50°dari lintang utara." jawab wakil ketua osis.
"tempat pertandingannya akan mengarah keutara lebih jauh lagi." lanjut sekertaris.
"ya ya..ayo makan ikan anggler rebusnya." ucao ketua osis.
"yah..ikan anggler rebus ketua osis sangat enak loh." lanjut sekertaris.
"pertama,kau harus menggoreng hatinya hingga benar benar matang.lalu tuangkan miso-"
"maaf,aku kesini bukan untuk belajar masak!" ucap miho motong ucapan ketua osis yang membuat semuanya diam.
"suhu meja penghangatnya tidak terlalu panas kan?" tanya sekertaris berusaha mencairkan suasana.
"oh..tidak,ini sudah cukup" jawab miho.
"koyama menambahkan anggaran belanja.jadi kita bisa membelinya.Aku juga membeli beberapa barang loh.seperti kulkas,oven dan hot plate." ucap wakil ketua osis.
"kita juga sering tertidur disini sebelum kontes olahraga,pameran ,sekolah dan acara lainnya.Tabun lalu kami memenangkan kontes memasak kari dan -"
"maaf,aku datang kesini juga bukan untuk mendengarkan curhatan kalian." ucap miho lahi lagi memotong pembicaraan kerua osis dan membuat hening ruangan.
"kami sudah menjadi osis sejak kelas satu." lanjut sekertaris.
"oh ya,kami punya sesuatu untuk mu."ucao ketua osis sambil mencari barang yang akan ditunjukan.
"lihat,momo juga tersenyum"sambil menyodorkan foto mereka.
" oh ya...sepertinya sudah mendidih.mari kita makan."ajak ketua osis.
"oh,baiklah." jawab miho.
Setelah miho selesai makan masakan letua osia akhirnya miho berpamitan untuk pualng.Ditengah perjalananya,mihonterus bertanya tanya apa yang sebenarnya ketua osis sembunyikan.
Sementara itu ketua osis dan kedua temannya tetap berada di ruang osis dan membicarakan miho.
"hah,sangat sulit untuk memberitahukan kepadanya." ucao ketua osis.
"tidak apa apa."jawab sekertaris.
"dia baru saja pindah kesini.Aku gidak ingin dia terlalu terbebani." ucap ketua osis lagi.
"tapi,dia tidak akan lagi menikmati pertandingan jika kita beritahu dia sekrang.Aku ingin dia bertanding tanpa beban"gumam ketua osis..
" ada yang mau teh?"tanya sekertaria berusaha menghibur ketua osis.
"berakirlah sudah!kita masih belum tau apa yang akan terjadi nanti." ucap wakil ketia osis.
Dikediaman Akiyama..
smentara itu,di kediaman akiyama kakak miho dan ibunya sedang membicarakan miho.
"apa kau tau tentang ini?" tanya ibu miho.
"ya." jawab kaka miho.
"dia meninggalkan kewajiban sebagai anggota keluarga Akiyama.Mereka melakukan semua hal sesuka hatinya.Aku tidak akan membiarkan mereka menghina keluarga akiyama lebih jauh.jika menembak ,pastikan kena.Jika bertahan,tak tertembus.Jika menyerang,tanpa kelemahan.Disiplin setangguh besi dan hatu sekeras baja.Itu adalah inti dari aliran Akiyama. "celoteh ibu miho.
" Maho?"panghil ibu miho.
"aku seperti ibu,aku menjunjung tinggi aliran keluarga akiyama.Tapi miho...." ucap kakak miho.
"lupakan itu!Aku akan menonton semi final.Aku akan memberi tahunya jika aku tidak mengakuinya lagi." ucap Ibu miho.
Sebenarnya kakak miho adalah orang yang sanvat sayang terhadap adiknya,dan tidak tega jika ia melukainnya.Tpi ia terpaksa melakukan ini karena ia takut akan di juang seperti miho oleh ibunya.
Sementara itu,miho mulai mencari strategi yang akan di gunakan oleh pravda dari leptopnya.
"lima belas panzer melawan enam.salah satu strateginy adalah tetaplah bergerak maju dan lumpuhkan panzer berbenderanya.tapi kita hanya akan bisa menembak sekali.Strategi utama pravda adalah membiarakan musuh menyarang terlebih dahulu, lalu mereka menyerang balik musuh.Kita tidak boleh terjebak oleh strategi mereka." gumam miho.