ARMORED GIRLS

ARMORED GIRLS
Titik terendah mereka..



"juri masih mendiskusikan apakah pertadingan ini tetap berlanjut atau tidak! Saya ulangi kembali...juri masih mendiskusikan pertandingan ini akan berlanjut atau tidak!"ucap reporter pertandingan.


" keadaan ini sangat tidak menguntungkan bagi Yokai dikepung dari segala arah dan cuaca tidak mendukung.Semangat mereka akan semakin menurun"gumam wakil komandan st.gloriana.


"heh~kalau itu aku tidak yakin." sahut komandan st.gloriana dengan santainya.


********


sementara itu pasukan miho masih memikirkan strategi dan waktu yang tepat untuk menyerang mereka.


"berapa sisa waktu yang di berikan kepada kita untuk menyerang?"gumam misaki.


" satu jam."sahut kaori.


"jadi kita harus menunggu satu jam lagi untuk menyerang.Kapan badai ini akan berakhir?"


"dinginnya"


"ya"


krucuk,krucuk~


"uhh..a-aku...lapar..."


"sudah kuduga ini adalah tragedi hakkouda. Para dewa telah mengabaikan kita." gerutu ken kesal sambil berjalan menuju pintu gedung tua itu dan disusul oleh yang lainnya.


"komandan ,aku ingat pernah melihat pohon itu sebelumnya." ucap kirika sambil menunjuk kearah pohon yang dimaksudnya.


disisi lain kagura dan timnya duduk di pojokan bangunan itu guna menghangatkan tubuhnya.


"aku punya ide bagus,dari pada bermain bola volly ,bagaimana kalu kita bermain bola salju?" gumam Yui lirih.


"kenapa tidak?walaupun aku tidak tau akan jadi seperti apa." sahut kagura.


"masih ada makanan?"tanya wakil ketua osis.


"kita tidak mengira akan terjadi situasi seperti ini ,Jadi aku hanya membawa sup yang sudah dimakan dan kue kering saja.Sekarang kita tidak ada makanan yang tersisa." sahut sekertaris.


"saat ku melakuakan pengintaian tadi, mereka sedang makan borscht."gumam yukari.


******


Berbeda dengan SMA academy Pravda,meraka malah bersantai sambil minum coklat hangat,menari,menyalakan api unggun,menyanyi guna merayakan kemenangan mereka yang akan datang.


"kelihatannya enak." gerutu reizei lirih sambil berjalan ke jendela yang sudah pecah kacanya sambio melihat remang remang cahaya api unggun yang mereka bakar.


"juga hangat."


"yah,sekolah mereka mrmpunyai banyak panser,Jadi wajar saja kalau mereka punya cadangan bahan makanan banyak." sahut yukari.


"apakah sekolah kita akan di tutup?" tanya sasori lirih.


"aku tidak ingin itu terjadi,aku ingin tetap sekolah disini..aku ingin tetap bersama kalian semua.


" aku tahu, tapi.....


"apa alasan mereka menutup sekolah kita?beberapa bunga hanya dapa tumbuh di sekolah kita." gumam yozuka lirih.


"kita semua memilih untuk tetap bersama,bertarung hingga akhir dan tidak pernah menyerah." teriak miho menyemangati mereka semua.


"ya,kami tau."


tep~


"ayolah...kau harus membuat mereka lebih bersemangat lagi." ucap ketua wakil ketua osis sambil menepuk pundak miho.


"mereka ridak akan mampu bertanding dengan kondisi seperti ini. berbuatlah sesuatu...kau kan komandannya disini!" ucap wakil ketua osis lagi.


deg~


kata kata yang di lontarkan dari mulut wakil ketua osis sangat membuat miho terkejut dan bertambah semangat.Karena ia sadar bahwa nasib sekolah mereka sekarang ada di pundaknya.


"i-iya..kalau begitu ..tidak ada cara lain..


akhirnya miho memutuskan untuk menari dan bernyanyi.


" miporin..ada apa?"ucap sasori terkejut.


"hakkouda.." gumam kuzuma.


a-a-a a-a-a..aku ingin melihatnya ,jadi kuseb'rangi samudra...


cahaya ini adalah bukti cintaku


semua terbakar hingga hagus,dan juga bergoyang kesana-kemari...


"semua bernyanyi bersamaku,biarkan aku saja yang menari..." ucap miho disela sela kegiatannya.


"he....itu akan menyebabkan danpak sebaliknya..." ucap wakil ketua osis.


namun miho tidak menghiraukannya dan terus menaru sambil menyanyi.


semua hangus terbakar..aha-aaa


kemarilah dan jangan lari dari ku...


"miho orangnya pemalu tapi dia...rela melakukan itu demi menyemangati kita.."gumam yozuka.


"kalau begitu aku akan ikut menari dengannya.."ucap yukari sambil berjalan mendekati miho dan disusul oleh yang lainnya.


" mari kita lakukan.."


bergoyang mengikuti arus ombak..


yo bertemu lagi esok didekat pantai ini


cahayamu adalah cahaya cinta


yang mengajakku,menggodaku dan bersinar terang..


jangan pernah lari dari ku..


"bukankan itu sangat bagus..." ucap komandan st.gloriana yang melihat kegiatan mereka dari layar lebar.


diselala mereka menari,satu orng dari pasukan pravda datang.


"heh?" hei....."teriaknya kencang..membuat kegiatan mereka semua terhenti karena terkejut.


"pravda memberi kalian....batasan waktu dan sekarng hampir habis...Apa jawaban kalian?" tanyanya.


"tidak menyerah.Aku akan bertanding hingga titik darah penghabisa"jawab miho singkat sambil berjalan mendekatinya yang disusun pasukannya.


akhirnya orang dari pasukan pravda itu meninggalkan mereka guna memberitahu kabar kepada komandannya.


" jadi mereka menyerah?" tanya komandan pravda kepada anak buahnya.


"tidak sepeetinya mereka tidak akan menyerah,dengan semudah itu.." jawab bawahannya.


"tskkk..begitu ya..menunggu membuat kita membuang buang waktu saja..kalau begitu cepat kalahkan mereka dan pulang" ucap komandan pravda sambil memerintahkan pasukannya untuk mulai bergerak.