ARMORED GIRLS

ARMORED GIRLS
Pertempuran Sengit Adik dan Kakak.



"Maaf Nona-Miho,kami sudah tamat." ucap Yukki.


"Apa kalian terluka?" tanya Miho kawatir.


"Tidak kami baik baik saja." ucap yukki mewakili yang lainnya.


"Syukurlah,sepertinya mereka baik baik saja." gumam Sasori.


jlem,jlem,jlem~


Suara ledakan mulai terdrngar lagi miho dengan cepat mengambil alih memimpin kembali.


"Semua panser bersiap untuk memulai iperasi asap!" ucap miho.


"siapkan tabir asap." lanjut sasori.


"Siap..Tabir asap sudah siap,tim lepon juga sudah siap." sahut mereka hampir bersamaan.


"Semuanya sudah siap." ucap sasori.


"Aktifkan tabir asap." gumam miho sambil menekan timbol berwarna merah yang trlah terhubung dengan tabir asap.


*******


Sementara itu,para panser lawan kesal dengan trik yang mereka gunakan.


"Brengsek,trik macam apa itu.Memangnya mereka ninja?cih.." gerutu wakil komandan SMA kuromorimine.


"Bersiaplah menem-"


"Semua panser tahan tembakan." cela komamdan SMA kuromorimine.


"Apa-apaan bukannya kita eaktunya menembak mereka?" tanya Wakil komandan kesal.


"Cukup,tenanglah...jangan sampai kau kebawa emosi!" teriak Komandan SMA Kuromorimine.


"Jangan terperangkap jebakan mereka dengan semudah itu.Mereka menginginkan kita untuk kehabisan peluru.Dan peluru yang kita bawa hanya terbatas.Selama ada waktu,kita cari apa yang akan merrka lakukan."sahut komamdan SMA Kuromorimine.


"Kampret! tak kan ku biarkanereka kabur." gerutu wakil komandan SMA kuromorimine.


"Musuh terlihat di jam 11, ada bukit disana.Tim musuh punya porshce tiger."ucap salah satu pasukan SMA kuromorimine.


" Panser porsche tiger sangat lamban dan susah untuk mendaki bukit."Sahut komamdan SMA kuromorimine.


"wah....mereka menggunakan tabir asap?" ucap wakil komandan St.Gloriana takjub.


"[Semua adil dalam cinta dan perang].Lebih tepatnya semua di adilkan dalam cinta dan perang." Sahut komandan St.Gloriana santai.


"Oh..asapanya sudah menghilang." ucap Wakil komamdan St.Gloriana.


"Apa?mereka sudah sejauh itu?"ucap Wakil komandan SMA kuromorimine.


Beberapa jam mereka terus bertempur hingga mereka semua sampai di tengah kota,Miho oun memerintahkan untuk melakuakan operasi Menggoda


"Sepertinya kita berhasil memperlebar jalan.Akhirnya kita bisa bertempir di tengaj kota" gumam miho senang.


"oh..itu panser III.Ausf H.atau G yah?Baru saja aku mengidentifikasi panser tersebut,ada apa dengan ku ini?"


"Mari kita hancurkan sebelum panser musuh yang lain kemari." ucap miho sambil berbelok ke arah gang sempit di ikuti pasukannya.


panser milik miho terus berputar putar hingga membuat kakak miho mulai kesal.


"Brengsek,Aliran Akiyama tak pernah lari dalam pertandingan.Jangan membuatku kesal dengan apa yang kau lakukan,miho!Kita akan menyelesuakn pertandingan disini."teriak kakak.miho hingga seluruh gedung menggema.


Hufff~


" Baik,aku akan menerima tantangan kalian."ucap miho tegas.


"Hai disini Kuzuma,musuh membobol masuk drngan melindas kami.Maka kalian harua hati hati."ucap kuzuma.


"Miporin cepat selesaikan ini,musuh akan semakin banyak." gumam Sasori mulai panik.


"Satu satunya,pilihan kita hanya menghindar dan melakukan itu untuk mendekati mereka."sahut miho.


"Apa kau gila,kita pernah gagal melakukan trik drift itu!" ucap Sasori.


"percayalah,kita akan berhasil kali ini." ucap miho santai namun berbeda dengan sasori yang nampak panik.


"Baiklah."


"Yukari,apa kau bisa mengisi meriam dengan cepat?" tanya miho.


"Serahkan tugas itu padaku."sahut yukari.miho hanya mengangguk yakin dengan yukari.


"Mako kau bisa mengendarai kecepatan penuh dengan berputar?" lanjut miho.


"Rodanya akan rusak." ucap Reizei singkat.


"Tak apa,kita akan mengakirinya." sahut miho yakin.


"Aku bisa menembak dengan sekali tembakan,maka berhentilah sejenak." lanjut Yozuka yakin.


"Tembakan ini seperti sebuah perasaan." gerutu yozuka.


"Maju." ucap miho.


Panzerpun maju dengan kecepatan penuh sambil berputr sesuai rencana,hingga akhirnya mereka berhenti sejenak dan~


jlemmmm~


tembakan jitu tepat mengenai sasaran dan akhirnya panser milik kakak miho lumpuh dan mengeluarkan bendera putih.


Mereka yang menonton bersorak gembira,bahkan hingga menangis bangga.


Miho turun dari panser disusul oleh kakak miho.


"Kakak..maaf aku melukaimu."


"Tak perku minta maaf miho.Sekarang aku yakin sekilah yang sangat kecik dan tak terkenal bukan berarti panserdo mereka lemah.Aku akan mengalahkanmu lain waktu miho."sahut kakak miho sambil memeluk adiknya.


" Aku sekarang merasa menciptakan aluran baru."gumam miho.


"Hmm..kau hebat.kalau begitu..kakak pergi dulu." ucap kakka miho sambil meninggalkan mereka .


"Hmm....sampai kapan pun,aku tak akan berhenti dari panserdo.Aku akan terus bertanding,berperang,hingga titik darah penghabisan.Akhirnya semua keinginanku terkabul,Aku hanya ingin Ibuku mengakui Aku dan Aliranku.Jika ada seorang yang meremehkan aku dan aliranku,maka akan siap siap aku haluskan mereka" batin miho dalam hati sambil bersenyum seringai.


~**END**~