
Seperti biasa,
Hari-hari sekolah yang melelahkan dilewati Araa dengan cuek dan bodo amat..
Jam istirahat sudah berbunyi,
Para sahabatnya mengajak Araa untuk pergi ke kantin..
"Raa, ke kantin yuk!!". Ucap Azzahra mengajak Araa.
"Males!! Lagi ga mood !!". Ucap Araa.
"Yaudah!! Kami pergi dulu!!". Mereka pun pergi meninggalkan Araa dalam kelas dengan beberapa siswa-siswi lain yang sibuk dengan urusan lain mereka.
Araa sibuk sendiri dengan permainan game di handphone nya tanpa memperdulikan beberapa orang yang melintas dekat bangkunya..
Seketika pandangan Araa terfokus pada lelaki yang sedang mendekat padanya . .
"Ratu. . . Kamu di panggil pak Andre keruangannya!!". Ucap lelaki yang membuat fokus Araa benar-benar teralihkan.
"Oh Oke!!", Araa pergi meninggalkan kelas dan sesekali memperhatikan lelaki yang memanggilnya tadi.
Dia adalah Haikal Nafrin,
Salah satu laki-laki populer di sekolah, hampir sama perawakannya dengan Wahyu, captain dalam tim A basket sekolah. .
Araa terus merasakan Ada sesuatu yang beda yang dia rasakan terhadap Haikal, kesan pertama yang membuat jatuh cinta. .
Senyuman maut lelaki populer.
.
Karena terlalu fokus pada Haikal, Araa tidak sadar melewati ruang pa Andre dan menabrak Wahyu. .
Kesan buruk yang akan sulit jadi perasaan cinta . .
"Adduuhh", ucap Araa
"Kalau jalan hari-hati Raa!!". Ucap Sang kakak.
"Kalian aja yang gak nyingkir!! Udah tau orang mau lewat juga!!". Sambil melewati keduanya Araa terus mengomel dan kemudia berkata "Dasar temen makan temen". Tanpa sadar dan langsung menutup mulutnya.
sontak kalimat tersebut membuat Wahyu terkejut, apalagi maksud dari gadis pembawa masalah bagi Wahyu . .
Rakha hanya bisa menarik nafas dan kemudian merangkul Wahyu masuk ke dalam ruangan pa Andre..
Setelah beberapa menit pembicaraan mereka semua meninggalkan ruangan pa Andre . .
Araa langsung bereaksi "Akuu ga mau ikut kontes!!". Ucap Araa dengan tegas.
"Lah gimana keputusan pak Andre!!". Ucap Rakha tak bisa berbuat apa-apa
"Tapikan aku ga mau! Harusnya kaka ngerti dong!!". Ucap Araa dan kemudian berkata lagi " Kenapa gak Mayanti aja diakan bisa nyanyi. suaranya juga bagus!!".
Rakha sudah sibuk dengan urusan lain,
Wahyu kemudian berbisik "Kenapa di luar baru protes tuan puteri!!". Ucap Wahyu sambil melangkah pergi.
Araa yang mendengar hal itu langsung bereaksi "Shi.. . . . . **!!".
Sungguh kesan pertama yang menimbulkan rasa tidak suka. .
. . . .
Perjanjian yang di buat dengan pak Andre adalah hukuman mereka akan diringankan kalau mereka berdua bersedia mewakili kelas untuk pentas seni dalam lomba Singing Contest . .
Karena pak Andre adalah wali kelas mereka, jadi pak Andre memutuskan untuk memilih mereka berdua. .
"Bisakah aku berpura-pura sakit di detik-detik terakhir?". Ucap Araa mengeluh pada teman-temannya.
"No Comment Queen!!". Ucap Nuril yang mengelus-ngelus kepala Araa.
"Hey hey!! Kita mau nonton, mau ikut gak??". Ajak Azzahra.
"Mauu!! Kapan?". Jawan Araa dengan wajah memelas.
"Pulang sekolah cus!!". Jawab Azzahra lagi.
"Aku masih jalanin hukuman dulu bersih-bersih!! Udah ga bawa mobil lagi". Ucap Araa kecewa.
"Yaa batal dong!!". Ucap Yunita
"Kalian aja gih yang pergi. . Aku skip aja deh!!". Ucap Araa mengalah.
Bel pulang sudah berbunyi,
Araa sudah standby dengan sapu dan peralatan kebersihan dilapangan basket dengan Wahyu . .
"Hey Queen!!". Teriak Mayanti dan membuat Araa terhenti membersihkan lapangan.
"Kami pergi duluan!!". Ucap Mayanti lagi sambil menutup kaca mobil nya dan kemudian Yunita membuka kaca itu kembali dan berkata "Raaa, Hati-hati Cinlok!!". Satu mobil tertawa dengan perkataan Yunita dan membuat Araa terkejut dan kesal pada mereka.
"Sialan . . " Celetus Araa.
10 menit waktu membersihkan sudah selesai,,
Araa berusaha menghubungi kakaknya, namun tidak ada jawaban.
"Hey kamu ngehubungin Rakha? Dia lagi rapat di luar!!". Ucap Wahyu .
Araa masih tidak mengherani Wahyu yang terus berbicara padanya. .
Handphone Araa berbunyi
"Haloo. . Kaa kamu . . ". Belum sempat Araa berucap
Rakha sudah berkata to the point " Raa, kakak ga bisa jemput kamu di sekolah. Kamu pulangnya bareng Wahyu yah!! Helm kamu udah kakak taruh di kendaraan Wahyu!! Tenang Wahyu joki yang handal kok!!". tanpa mau mendengarkan sepatahkata penolakan dari Araa.
Rakha langsung mematikan telponnya.
Araa sudah tidak bisa berkata-kata lagi . .
Melihat ekspresi Araa, Wahyu sudah tau apa yang terjadi . .
Araa mengikuti Wahyu menuju parkiran untuk mengambil motornya . .
Seketika terlintas tanya dalam benak Araa dan langsung di utarakannya "Why!!".
"Wahyu!!". Ucap Wahyu menyebutkan namanya dengan jelas.
"Up to you!! . . Pacarmu ga marah kamu gandeng cewek lain?". Tanya Araa.
"bukan tipe cemburuan!!". Jawab Wahyu singkat.
"Oohh!! Pantess banyak yang suka!!". Ucap Araa dengan lirih.
Semua pertanyaan dalam benak Araa tentang hubungan antara Rhiena dan Wahyu terjawab. .
Hubungan mereka di bangun dengan landasan percaya bahwa pasangan mereka setia. .
Dua tahun yang mereka bangun itu didasari kepercayaan yang kokoh . .
. . . .