ARAAWHY????

ARAAWHY????
3



Lelaki yang menjalani hukuman dengan Araa bernama Wahyu. .


"Wahyu Aditya Hasmadi". . .


Panggil saja dia Wahyu. .


Wahyu,


Lelaki populer kedua, setelah Rakha, kakak Araa. Satu tingkat dengan Araa namun berbeda kelas..


Wahyu memiliki postur tubuh ideal, wajah tampan berkulit putih dan termasuk siswa berprestasi..


Kepopuleran Wahyu semakin bertambah, dengan nilai plus bahwa dia adalah atlet badminton andalan sekolah..


Sekolah selalu merasa bangga terhadapnya..


Banyak siswi yang jatuh cinta padanya..


Tapi, sayang.. Wahyu sudah memiliki wanita di hatinya.


Inilah kenyataan dari Wahyu. .


Semua orang jatuh cinta pada pandangan pertama jika melihat dia..


. . .


Araa menuju kelas barunya semester ini tanpa melihat papan pengumuman terlebuh dahulu. .


Saat hendak melangkahkan kaki masuk ke ruangan kelas, tiba-tiba ada yang menariknya dari belakang.


Sontak Araa hampir memukul temannya dengan kencang.


"Ettsss!! Sabar bos!!". Ucap salah satu teman yang menariknya.


"Astaga kalian!!". Ucap Araa sambil mengajak pinggang.


"Terlambat lagi?". Ucap salah satu temannya mengejek.


Araa tersenyum sinis..


Melihat Araa yang tersenyum sinis, mereka langsung menarik Araa pergi menuju kelas mereka yang baru..


Araa yang mengetahui bahwa semester ini dia satu kelas dengan teman-temannya langsung berteriak kegirangan.


"Whaatt!!?? Seriusan?". Dengan gembira.


"Yaiyalah serius!! Astaga ini jilbab, baikin dong!!". Ucap Salah satu temannya sembari memperbaiki jilbab Araa..


Mereka berjalan melangkah terus menuju kelas..


Biar kuperkenalkan satu-persatu sahabat masa kecil Araa..


Mayanti, Azzahra, Nuril, Yunita...


Mereka adalah Araa dari kecil sampai sekarang, sahabat terbaik milik Araa. . .


.


.


Langkah kaki gembira mereka telah sampai di depan pintu kelas, saat Araa dan teman-temannya masuk.


Mata Araa tertuju pada lelaki yang masuk ruang kesiswaan bersamanya, dia adalah Wahyu..


Sedang duduk berdua, santai berbincang-bincang dengan kekasihnya. .


"Waw!! Sepertinya kelas bakalan selalu jadi ruang kondangan nih!!". Ucap Araa berbisik.


teman-temannya tertawa..


Wahyu yang menyadari bahwa dia sedang di bicarakan beranjak pergi bersama kekasihnya. .


Setelah beberapa detik Wahyu dan pacarnya meninggalkan ruang kelas, Araa mengira suasana akan lebih tenang. .


Dan ternyata. .


Mereka menggosipkan kedua sejoli itu. .


"Eh.. Tau gak, ternyata mereka udah pacaran 2 tahun loh!! Setia banget kan!!". Ucap Nuril yang memuji keduanya.


"Wahyunya setia, gimana ga tahan hubungannya.. Ga neko-neko lagi!! Iri dehh!!". Ucap Mayanti dengan wajah memelas.


"Tumben ga ikut nyerocos.. Ga ada niat ngancurin hubungan tu orang gak?". Ucap Yunita dengan wajah jahat melihat Araa.


"Sialan lu!! Kamu kira aku cewek apaan!!". Ucap Araa kesal.


"Wahyu bukan tipe lu? Tumben, padahal gagah loh!!". Sahut Nuril menggoda.


"Gak!! Mukanya terlalu Baik, ga bakalan cocok sama aku!! Dia udah pas banget sama Rhiena, kalo sempat putus rugi!!". Sambil memperbaiki duduknya kemudian berkata lagi "Padahal udah simulasi duduk kondangan kan rugi kalo putus!!". Ucap Araa mengejek..


Mendengar hal itu teman-temannya tertawa. . .


"Hati-hati kemakan omongan sendiri..". Ucap Azzahra menasehati.


Araa termasuk tipe cewek playgirl,


dalam satu bulan dia bisa memiliki 3 pacar sekaligus..


Dan akan putus dalam waktu yang bersamaan pula..


. . .


Waktu di sekolah berlalu,


Jam pulang sekolah sudah berbunyi..


waktunya Araa menjalankan hukuman pertamanya dengan wahyu . .


Araa bergegas menuju lapangan sekolah, dimana Wahyu sudah menunggunya sejak 10 menit yang lalu. .


"Lama banget!! Kamu buang-buang waktu tau gak!!". Ucap Wahyu kesal.


Araa yang tak terima di bentak langsung balik memarahi "Begitu aja marah!! Santai aja dong!!".


Mengambil sapu dan pergi kebagian lain yang jauh dari Wahyu. Araa begitu kesal dengan sikap Wahyu yang selalu bernada tinggi dengannya..


Setengah jam kemudian,


Halaman sudah selesai dibersihkan oleh mereka berdua. .


Tanpa saling bicara Araa pergi setelah meletakkan sapu..


Wahyu yang melihat Araa dari balik jendela merasa heran dengan berbedaan kepribadian antara Araa dan Rakha. .


Wahyu yang tiba-tiba tersadar dengan apa yang sedang ia pikirkan, kenapa bisa-bisanya dia peduli dengan gadis yang sudah membuatnya terkena masalah pagi ini.


Wahyu bergegas meninggalkan sekolah dengan menggunakan motor pergi menuju lapangan badmintoon untuk berolahraga seperti biasa.