Anything For Revenge

Anything For Revenge
pertolongan



di tengah tengah kekacauan tiba tiba saja muncul lah , beberapa gerombolan pria berbaju hitam .mereka membawa senjata tajam seperti pedang , katana ,dan pistol tentunya.


orang orang berbaju hitam itu terus muncul dan menyebar , membasmi para tahanan yang kabur , mereka menebas leher tahanan itu lalu beberapa dari mereka ada yang menembak tahanan yang kabur.


sampai salah satu orang berbaju hitam itu datang mendekat kearah kelompok Tania .hanya satu kata yang ada di dalam benak Tania "LARI !!" . tapi seakan tak menuruti nalurinya , kaki tania tak bergerak sedikit pun.


saat ini Tania di Landa kebingungan , apa yang harus dia lakukan . apakah lari membawa adik adiknya , tapi jika dia lari maka bagaimana nasip ayah nya . jika dia tak lari bagaimana nasip adik adiknya , saat dia tengah di Landa kebingungan . tiba tiba saja sebuah kepala menggelinding ke arah kakinya . air segar berwarna merah itu membasahi bajunya , kejadian yang sulit dia percaya .


kepala yang menggelinding ke arah kakinya adalah kepala ayahnya !! . "ini mimpi , ya ini mimpi " itu saja yang di ucapkan Tania dalam hatinya .saat pria itu hendak menebas kepala adiknya , Tania langsung sigap dan mengendong kedua adiknya . tapi sayang kedua adiknya tak ingin pergi dari situ .


karna kedua adiknya terus meronta ronta dari gendongan, Tania tak sanggup menahan ke seimbang dan jatuh tersungkur bersama kedua adiknya , tak jauh dari mayat kedua orang tuanya.


pria berbaju hitam itu tak bermain main lagi , dia langsung sigap menebas kepala kedua adik Tania . dengan mata yang telah membulat karna tak percaya , lalu setetes demi setetes air mata jatuh dari mata indah itu .seakan tak percaya dengan kejadian tadi , Tania masih terduduk di tanah sambil mengeluarkan suara yang tak jelas di dengar .


di saat pria Tersebut hendak memenggal kepala Tania , sebuah tembakan tepat sasaran mengenai jantung pria tersebut . pria tersebut jatuh terbaring ke tanah . pada saat itu lah Tania tersadar dari lamunannya , iya lihat dari arah belakang . ada beberapa mobil yang di tumpangi pria dan wanita bersenjata .


mobil itu kian lama kian mendekat , setibanya mobil itu di dekat Tania , mobil itu berhenti. turun lah sesosok wanita berpakaian putih dan membawa kotak medis .


"nak ..apakah kamu baik baik saja ... tunjukkan padaku bagian mana saja yang terluka "(ucap perempuan tersebut dengan khawatir)


"ti..mati ...keluarga ku mati!!!..arggg keluarga ku matiii...ini tak mungkin hisk ini tak mungkin..ini mimpikan ..katakan pada ku bahwa ini mimpi !!"(ucap Tania histeris)


di rasa Tania tak akan tenang dalam waktu dekat , seorang pria ikut turun dari mobil dan membawa suntikan penenang , untuk menenangkan tania.


"nak.. kuharap kau tenang...jangan menyalahkan kami mengambil tindakan ini"(ucap seorang pria tadi sambil menyuntikkan obat bius ke leher tania)


*********-****-********


saat ini Tania tengah terbaring di atas kasur di dalam sebuah kamar . Tania masih tidur dengan keadaan mata yang bengkak akibat menangis , dan juga semua luka luka di tubuh tania sudah di obati , walaupun ada beberapa luka yang membutuhkan waktu untuk sembuh dan bahkan ada yang akan berbekas selamanya.


tak berselang lama masuklah seorang wanita berparas lumayan cantik ,kira kira umur wanita tersebut masih 26 tahun . wanita itu masuk sambil membawa nampan berisi air , makanan dan obat obatan .


saat wanita itu melihat Tania masih tertidur , wanita itu lantas meletakkan nampan itu ke atas meja yang ada di samping kasur tempat Tania tertidur.


lima menit kemudian Tania terbangun dengan keadaan yang linglung . Tania mulai melihat sekeliling nya dan mendapati seorang wanita yang tengah duduk di kursi samping nya .


"hah akhirnya kau bangun..ku kira kau akan melewatkan makan siang mu ."(ucap perempuan tersebut)


"si..sia..pa..kau"(ucap Tania terbata bata ,karna suaranya telah habis)


"panggil saja aku perawat jiya ..aku yang mengobati mu ..dan aku adalah salah satu perawat di sini .