
"gawat seperti nya ada yg membocorkan informasi kalo semuanya ada di hutan walaupun jarak luar hutan sama dalam hutan lumayan jauh tapi ....argg pasti banyak yg akan tertangkap aku harus memberi tau mereka supaya lari dan pergi dari hutan ini"(gumam Tania pada dirinya sambil berlari sekuat tenaga agar bisa tepat waktu untuk memberitahu kan informasi yang dia lihat)
************************:********************
"setelah sampai di pedalaman hutan Tania langsung memberikan informasi yang di lihat dan menyuruh semuanya lari tapi jgn terlalu berisik dia juga tak lupa memberi tau adik adiknya dan sekarang dia dan adiknya bergegas keluar hutan lewat jalan belakang karna jln depan sudah di kepung musuh"
satu jam kemudian
"tuan sepertinya tadi ada orang, sekarang tempat ini sudah kosong . sepertinya mereka telah pergi tuan"ucap salah satu anggota berseragam hitam kepada pemimpin nya
"sudah kita kembali saja . jendral sudah bilang yg melarikan diri hanya anak anak kecil saja . biarkan saja mereka berkeliaran dan mati dengan sendirinya"ucap pemimpin berbaju hitam tersebut dengan seringai jahat di wajah nya
"hos ...... hos ...hosss....kk kita udah lari selama satu jam kita udah jauh boleh gak berhenti dulu"(ucap adik Tania yang pertama)
"Iyah kita berhenti dulu kayaknya mereka gak ngejar lagi"(ucap Tania kepada adiknya itu)
"aneh kenapa mereka gak ngejar lagi , aku harus selidiki ini"(ucap Tania dalam hatinya)
"tempat mereka sekarang adalah rumah sakit yang sudah setengah hancur dan ada beberapa bangunan yg masih bisa di gunakan . ini adalah tempat pertama kali penyerangan , y mereka hanya putar putar saja dari kemarin mereka tak bisa keluar kota karna mereka masih anak anak lagipun mereka tak tau apakah kota lain nya sudah di serang atau belum mungkin saja kota lain lebih parah dari di sini . jadi mereka tak berani pergi keluar kota"
"setidaknya masih ada sisa sisa obat dan makanan di dalam bangunan tersebut dan Tania sangat bersyukur karna itu adalah suatu hal penting yang sangat di butuhkan saat seperti ini"
"Tania tidak takut ada penyerangan di tempat tersebut karna dia sudah tinggal di sana tiga hari dan tak ada pergerakan dari orang orang itu . dan juga dia sudah menyadap komputer t*ro*i* tersebut karna Tania membawa laptop nya"
walaupun umur Tania baru empat belas tahun tapi jgn remehkan kemampuan hacker nya ,
dia sudah mendengar kan semua rencana mereka dan dia juga sudah melihat kedua orang tua nya yg di penjara bersama orang tua lainnya dia juga sudah mengatur strategi agar bisa membebaskan orang tuanya dan pergi sejauh mungkin dari sini"
author POV
"Tania saat ini sedang menuju tempat di mana seharusnya letak hutan tempat mereka bersembunyi sebelumnya untuk mengambil beberapa galon air , karna di hutan tersebut ada sebuah sungai yg tak terlalu besar tapi air yg ada di sungai itu terbilang cukup bersih"
Tania POV
"sekarang aku menuju sungai yg ada di hutan tempat kami bersembunyi dulu . walau aku agak takut pergi kesana karna mungkin saja mereka membangun markas di sana karna hutan itu tempat yg ideal untuk membangun markas atau tempat persinggahan bagi mereka"
"aku pun berlari menuju hutan tersebut , benar saja saat aku sampai di sana aku melihat beberapa t*r*r*s yg sedang beristirahat di bawah beberapa pohon rindang di sana.
maaf y kalo ada salah kata atau alur cerita yang sama ini hanya fantasi dari author aja kalo ada yg salah bisa di komentar kok salam hangat dari author 🤗