
"peta ini kk yang buat , kk udah cobak telusuri sendiri jln yang ada di peta . jalan yang kalian lewati ga akan di lewati sama binatang buas jadi tenang aj "(Tania )
"kakak....-mata yang mulai berkaca kaca-..hati hati"(farah)
setelah berpamitan dengan adiknya Tania langsung pergi ketempat di mana orang tuanya di kurung , beberapa hutan di lewati , setengah jam kemudian dia pun sampai di sebuah bangunan tua yang di kelilingi dengan pagar beton besar yang sangat tinggi. tapi bukan Tania namanya kalo g tau ada lubang tikus di belakang pagar setidaknya muat untuk dia masuki , setelah berhasil masuk Tania langsung mencari bangunan tempat orang tuanya di kurung.
setelah mencari dengan teliti baru dia menemukan tempat di mana orang tuanya di kurung ,hanya ada 2 penjaga di depan sel ,dan satu sel berisi 20 orang campuran.
lebih rinci lagi bisa di sebutkan tempat orang tua Tania di kurung adalah penjara bekas yang tidak terpakai lagi .dan Tania nyaman nyaman saja masuk ke sana karna dia tak perlu khawatir gelagatnya tertangkap kamera pengawas , karna dia sudah memanipulasi semua CCTV yg ad.
setelah mengatur strategi untuk mengelabui si penjaga sel Tania langsung beraksi , Tania langsung menghampiri mereka dan mengatakan bahwa mereka di panggil oleh atasannya untuk mengikuti pesta , awalnya mereka sempat curiga tapi setelah Tania menyakinkan dengan kata katanya mereka akhirnya percaya.
*kenapa mereka percaya sama Tania ...kan Tania anak anak...mana ada anak anak jadi pesuruh di penjara??...jadi jawaban nya karna biasanya atasan mereka punya beberapa wanita **** , dan salah satunya ada anak anak di bawah umur*
setelah membuat penjaga di sel pergi Tania langsung mencoba membuka sel penjara degan penjepit kertas .
"ahh akhirnya terbuka ,(Tania )-senyum lega terbit dari wajah Tania -"
"Tania !! kamu benar-benar Tania ??"(mama)
"hisk mama ..ma aku g sempat jelasin sekarang sebaiknya kita pergi "(tania)
sebelum pergi Tania juga membuka sel yang lain nya juga agar jikalau penjaga mengejar kemungkinan mereka tertangkap lebih sedikit.
Tania berhasil kabur dari penjara bersama kedua orang tuanya , sesampainya di hutan tempat persembunyian Tania dan adik adiknya dulu , tania melihat dua orang anak kecil berbeda umur dan kelamin berdiri sambil menangis. ya siapa lagi kalau bukan kedua adik Tania.
"kalian kok belum pergi!!"(tania)
karna di rasa tak cukup waktu untuk memarahi kedua adiknya itu , Tania langsung mengajak pergi keluarganya ke hutan terbuang tempat persembunyian terbaru mereka .
tanpa banyak bertanya, kedua orang tuanya langsung mengikuti Tania . karna mereka tau Tania pasti punya rencana.
tapi takdir tak memihak pada Tania , salah satu tahan yang telah di lepaskan Tania tiba tiba saja tertembak ,sontak itu mengejutkan Tania dan tahanan lainnya yang berada dekat dengan salah satu orang yang tertembak.
"sial ... ternyata mereka cepat juga "(ucap Tania dengan panik)
Dor..dor.. bunyi tembakan terus menggema , satu persatu tahanan yang berhasil kabur mulai jatuh terkulai.
timah panas yang di tembakkan dari senjata yang bernama pistol itu tak sengaja mengenai salah satu kaki ayah tania.
dengan keadaan telah berlutut dan bibir bergetar ayah tania mencoba mengucapkan kata LARI!! untuk keluarga nya.
"Tania ...hah tolong bawa mama sama adik adik kamu pergi deluan nanti ayah nyusul..hos..hos jangan buat ayah menjadi beban Tania ..lari cepat!!"(ayah )
belum sempat menjawab , bunyi tembakan terdengar lebih keras lagi dan salah satu besi panas itu mengenai dada mama Tania.
hancur , sedih itu yang sedang di rasakan adik adik Tania dan Tania . melihat orang tua mereka yang tak sengaja tertembak .belum lagi usaha Tania yang bersusah payah untuk menyelamatkan orang tuanya sekarang sia sia.
melihat sang ibu yang telah berbaring di tanah sambil terus terusan mengeluarkan darah dari bagian dadanya , mendengar jeritan pilu dari kedua adik adiknya .dan melihat keadaan ayahnya yang tidak berdaya.
hanya satu kata untuk Tania "sial"
itu yang mungkin orang katakan saat tau keadaan keluarganya saat ini.