Anything For Revenge

Anything For Revenge
3



"tapi karna orang orang yang berbaju hitam itu ada banyak jadi tak lama untuk menyusul mereka . mama Tania yang melihat itu menyuruh ketiga anaknya untuk lari deluan dan mama sama ayahnya menghadang dan menarik perhatian orang berbaju hitam tersebut"


"Tania bawa adik adik kamu dan lari sejauh mungkin ketempat yang menurut kamu aman Jagan liat kebelakang dulu nanti mama sama ayah nyusul"(ucap mama Tania)


"tapi... tunggu jadi kalian gimana"(tanya Tania ke mama nya)


"udah kamu jgn banyak ngomong lagi , Bawak aja adik adik kamu nanti ayah sama mama nyusul"(sahut ayah tania)


"lantas Tania menggendong adiknya yang kedua dan menggenggam tangan adiknya yang pertama agar mereka bisa lari sekuat tenaga"


"Tania pun berlari sekuat tenaganya dan menyeimbangi kecepatan nya dengan adik nya yg pertama . mereka sampai di hutan yang agak rimbun dan ada juga beberapa anak kecil di sana tidak ada orang dewasa di tempat Tania berada , hanya orang yang jauh lebih tua darinya beberapa tahun dan itupun tengah terluka parah "


"Tania mengelar kain yang di bawanya di dalam tas nya dan mengeluarkan dua selimut tebal untuk adik adiknya tidur di bawah pohon yang agak besar untuk melindungi diri jikalau hujan . Tania duduk di samping kedua adiknya yang terlelap tidur karna kelelahan , matanya yang sendu menatap adiknya dan pikirannya yang melayang entah kemana"


"apakah orang tua ku baik baik saja "(tanya Tania pada dirinya , pokonya aku harus atur rencana bagaimana pun karna kalo melawan secara terang terangan bakal kalah jumlah dan lagi mereka adalah orang orang yang terlatih kekuatan nya sebanding dengan tentara ucap Tania dalam hati)


"keesokan paginya Tania mencari beberapa buah segar tapi tak kunjung di temukan Tania pun memeriksa tas nya untuk melihat apakah dia membawa beberapa makanan untuk adiknya "


"rasa lelah , rasa lapar dan rasa takut tak di rasakan Tania karna dia tau dia memiliki tanggung jawab yang besar akan adik adiknya . dia menahan semua itu sambil menyakinkan dirinya bahwa orang tuanya baik baik saja"


"kk...... adek lapar apa gak ada makanan ??(tanya adiknya yang pertama)


"mmmmnn...... tunggu y kk cari dulu "(ucap tania)


"dan dia langsung mengeluarkan dua roti ke pada adik adiknya"


"tania menyuruh adik adiknya makan agar menghilangkan rasa lapar mereka saat adik adiknya sedang makan , adik pertama nya melihat bahwa kk perempuan nya tidak ikut makan hanya memandangi mereka makan saja . adiknya yang pertama menanyakan kepada kk nya apakah sudah makan tapi kk nya menjawab bahwa dia sudah makan saat mereka masih tidur bahkan sudah kenyang sekali jawab Tania cengengesan"


"aku harus tahan rasa lapar karna aku cuman Bawak sepuluh roti kalo udah di makan dua sama mereka berarti itu tinggal 8 roti lagi aku juga cuman membawa lima botol air ukuran sedang jadi aku harus hemat sehemat hematnya"(ucap Tania dalam hatinya)


"setelah selesai adik adiknya memakan roti Tania mendengar suara tembakan dari luar hutan dan dia langsung menuju kearah suara tembakan untuk melihat dan memantau agar bisa selamat jikalau tiba tiba musuh menyerang"


"kk kesana dulu y , Farah kamu jaga Geno (adik Tania yang kedua) bentar jgn kemana mana kk cuman pergi sebentar"ucap Tania kepada adiknya yang pertama


"Tania pun pergi kearah asal suara dengan sembunyi-sembunyi agar tidak ketauan musuh . betapa terkejutnya Tania saat melihat musuh masuk kehutan dengan membawa senjata lengkap dan menangkap anak anak yg berkeliaran di sisi luar hutan"


"gawat seperti nya ada membocorkan informasi kalo semuanya ada di hutan walaupun jarak luar hutan sama dalam hutan lumayan jauh tapi ....argg pasti banyak yg akan tertangkap aku harus memberi tau mereka supaya lari dan pergi dari hutan ini"(gumam Tania pada dirinya sambil berlari sekuat tenaga agar bisa tepat waktu untuk memberitahu kan informasi yang dia lihat)


aku minta maaf kalo ada kesalahan kata ataupun ada nama yang sama ini cerita hanya karangan aku aja jadi mohon di komentar lagi kalo ada yang salah