
sudah 1 bulan lebih mendiam ibunda claraa ,
tepatnya hari ini adalah hari dimana enggara dan clara sidang skripsi,,
seperti biasa setelah ibundanya pergi clara tidak seceria dulu,, dia lebih mengurung diri lebih banyak diam ,, terkadang dia menangis dalam diamm,,
tubuhnya makin kurus dia tidak mau makan,, jika dibujuk2 dia mau makan 2vsuapan saja.
tok
tok
" nak ini mimi, apa boleh mimi masuk " ucap mimi angela
" m--mmasuk mi pintunya nggak kekuncii" ucap clara menahan getaran dibibirnya ,,karena dia menangis terlalu lama
mimi masuk membawa bubur ayam,susu juga air putih,,karena sejak tdih malam clara enggan untuk makan.
" ini nak,makanlah bubur ayamm agar tidak lemas" ucap mimi
" terimakasih mi, clara nggak lapar,, hikks hikkks " ucap clara sambil nangis,karena tak bisa dibendung lagi tangisannya.
" nakk,, sudah sudah cukup nangisnya,,mimi tau gimana rasanya kehilangan,, sini peluk mimi,, sudah cukup nangissnya kamu harus kuat pasti ayah dan ibumu di atas sana sedih juga melihatmu seperti ini,,,bangkitlah dan
bahagya pasti ibu dan ayahmu akan bahgya juga melihatmu dari kejauhan,, " ucap mimi menenangkan clara
" tapi mii,, huaa huaa hiks hikss ,, clara rindu ibu clara rindu ibu
ibuu yang clara punya satu-satunya,, ibuu clara rinduuuu " teriak claraaa dengan tangisan pilu.
" nakk, mimi juga ibumu walau mimi bukan yang melahirkanmu anggap mimi,ibumu,,,
sudah kamu ingat hari ini sidang skripsi kamuu, kamu nggak inget ,, cepat mandilah siap-siap enggara akan menunggumu dibawah,,makanlh bubur dikit ,, sudah jangan bersedih lagi ( mimi mnegusap air mata clara yang jatuh di pipi manis clara ) kamu nggak mau yaa melihat ibu dan ayahmu bahgaya diatas sana ,,melihat anaknya wisuda sarjana pasti mereka akan bahagya nakk " ucap mimi
" tapiii mii__"
"___ssstttt(mimi langsung menaruh telunjuknya dibibir clara) jangan berkata apapun kamu tidak sendiri mimi dan daddy akan selalu menganggapmu sebagaya ank kami, jngn merasa sebatang kara
jika kamu merasa seperti itu mimi dan daddy akan sediih,, ayo cepat bersiap makan bubur dikit ,, baru bersiap-siap untuk sidang mimi akan mendoakan untuk kalian berdua enggara dan kamu,,,
mendoakan ynag terbaik nak " cup, mimi mencium pucuk kepala clara.
setelah bersiap-siap clara turun dari kamarnya memang sedikit lesu karena sudah 1 bulan setelah mendiam ibunya ,, dia sangat- sangat susah makan,,dibujuk ini itu susah,plingan 2 suapan itu pling banyak.
" ya ampun ajey,, kurus banget jadi mudahkan aku peluk " ucap enggara menggoda clara sambil merangkul bahunya
" iiiih kakak apa-apaan lepas ,, " ucap clara berusaha melepaskan tangan enggara
mimi,daddy, dan rachla hanya terkekeh melihat tingkah enggara menggoda clara
" kamu sih kurus bangett,, nggak kasian apa cancing didalam demo teruus,lihat mereka menguras dagingmu saking laparnya " ucap garing enggara
" iiis kakkak,, yaudah deh kalo aku bisa menaikkkan berat badan ku 1minggu 2kg,, gimana apa mau kakak " ucap clara menantang.
" adadeh,,pokoknya spesial jika itu terjadi kakak akan beri segala-galanyanya " ucap enggara
" iss dasar ya kakak menggoda aja teruus kerjannya " ucap clara sambil mencubit lengan enggara.
mereka berlarian saling mengejar tertawa bahgya
mimi daddy,dan rachla melihat pemandangan yang sudah 1 bulan tidak mereka lihat,,karena clara larut dalam kesedihannya ,, dan hari ini dia melihat clara sudah ceria kembali.
bangkit dri kesedihannya ,, mereka sangt bahgayaaa melihat nya ,,
rachla sudah libur panjang karena sudah menyelesaikan sekolahnya sekarang dia hanya menunggu Universitas membuka pendaftaran sajaa ,,
dia sudah dirumah menemani hari-hari terpuruknya clara,, walau tidak bisa menemani nya seceria tadih,, setidaknya bisa mengusir tangisan di diri clara saat mereka bersama , mengobrol ,, walau terkadang tidak dianggap oleh clara, karena masih menyimpan kesedihan yang mendalam tentang ibunya..
dan hari ini,, clara sudah bahagya kembali,,karena tertegun oleh perkataan mimi pagi tadih,, dia bangkit kembali karena ingin melihat ayah dan ibunya bangga karena menyelesaykan pendidikan.
.
.
.
.
.
next