
Rajesya clara
dia adalah gadis cantik yang tangguh, dia bisa bertahan dengan keadaannya yang sekarang,,
Dia sekarang hidup bersama ibunya ,, mereka hidup berdua di rumah sederhana didekat kampuss ,, palingan 20menit jarak dri rumah Clara ke kampusnya..
ayah nya meninggal sekitar 3tahun yang lalu, karena sakit yang dideritanya ,,
clara tidak akan pernah ingin menangisi kepergian ayahnya ,, karena baginya ayah tidak akan merasakan sakitnya lagi, karena ayah sudah tidur dengan tenang disana ,, tanpa rasa sakit lagi yang diderita ayahh,,
sebenarnya dia merasakan kehilangan,, apa lagi dengan ibu nya ,,ibu sangat kehilangan ayahh,, ibu sangat mencintai ayah,,ibu sangat setia menemani ayah walau ayah sakit semenjak clara berumur 5th semenjak itu ayah sering sakit - sakitan,,, hidup ayah smenjak itu bergantung pada obatt,,
karena terbatas keuangan jadi mereka tidak memberikan perawatan yang layak ,,
jadi ayah mengidap penyakit komplikasii,, karena seluruh organ tubuh ayah terserang penyakit.. ayah menjadi lumpuh tidak pernah bekerja lagi.
dan clara memutuskan untuk membantu ibunya ,,, dia bekerja keras saat SMP dia sudah bekerja keras ,, karena ketekunan hatiny ingin membanggakan kedua orang tuanya itu,, dia bekerja keras membiayai sekolahnya,,karena dia sangat gigih untuk sekolah sampay di pendidikan nya di universitas XXX ,, dia berkuliyah disana karena bantuan beasiswa dan juga beasiswa berprestasi,, dia sangat cerdas IQ nya sangat tinggi. jadi itulah alasan pihak kampus dari Universitas XXX menerima dengan senang hati membantu biaya kulyah clara sampay lulus.
pada saat clara akan melaksanakan perpisahan di Sekolah menengah atas , ayah ny dipanggil sang kuasa..
dia tidak sedih ,, tapi dia menangis dia menangis antara bahgya atau kehilangan.
sangat sedih kehilangan ayah untuk selama-lamanya ,,, dia bahagya bahwa ayahnya tidak akan lagi menderita oleh sakit yang diderita ayahnya selama bertahun-tahun.
semenjak itu semenjak ayah dipanggil yang kuasa..
mereka hidup mandiri,,di rumah sederhana peninggalan sang ayahhh,,
ibu Risya sangat bahgya menjalani hari- harinya bersama sang putri,, ya ibu risya adalah ibunya clara dia masih kelihatan muda ,,kemungkinan seumuran dengan miminya enggara ,,
semenjak ayah clara meninggal ibu risya menutup hatinya ,, dia akan fokus mengurus anaknya ,, melanjutkan kehidupannya.
clara adalah anak yang mandiri ,, tidak putus asa ,, dia pekerja keras sangat keras malahan untuk membiayai hari harinya.
dia sudah biasa bekerja.
hmmmmm sepertinya itu sedikit tentang Rajesya Clara. gadis cantik yang sangat pintar itu.
----------–-------------–-------––––------
#dirumah keluarga jaysu.
" iiih kakak apa - apaan ,, rachla baru pulang malah difitnah - fitnah gini,,,
mimi daddy lihat kakak " ucap manja rachla pada miminya dan daddy.
" aduh ya ampunnn ( enggara sambil menepuk jidatnya ) ternyata gadis ini masihh cengeng yahhh,, masih suka mengadu ternyata , aduh dasar bocil " ucap enggara pada rachla
" mimiii daddy,lihat kakak,, ahhh rachla mau istirahat saja " rachla merajuk dan pergi kekamar.
xien dan angela hanya tertawa melihat tingkah anak - anaknya itu.
" hahaha kamu yaaa enggara ,, masih saja menjahili adikmu lihat sekarang dia merajukk,, sudah tau adikmu suka merajuk,, dasar anak ini, " mimi tersenyum melihat anaknya.
" pergilah panggil adekmu ,panggil dia turun untuk makan malam " ucap daddy.
" ahhh dasaar ya mimmi dan daddy,, aku ini siapa sih apa aku ank yang kalian dapat dipohon rambutan ya,, sampay aku dianak tirikann,,uh dasaaar" ucap enggara kesal.
" loh kok gitu sayang,, kamu itu laki laki,,jadi harus mengalahh pada adikmu,, kamu ini yaa kebiasaan dimanjakann jdi begini sana panggil adekmu,,, jadilah laki laki yang bisa menjaga adek perempuan satu satunya ,,jangn malah menggoda nya menjahilinya kalian itu sudah dewasa sudah bisa saling menjaga yaaa kamuu harus menjaga adikmu ,, " ucap mimi menjelaskan kepada enggara.
" huhh , mimi apa - apan sih ,, enggara itu sayangg kepada rachla enggara seperti itu hanya menjahilinya saja enggara senang melihat nya cemberut merajuk,merengek,, enggara senang seperti itu , enggara masih ingin melihat adek perempuan enggara satu satunya manja seperti ini selamanya mi,, bukan bermaksud enggara tidak sayang ataupun tidakk menjaga rachla mi " jelas enggara pada mimi dan daddynya..
perkataan enggara membuat mimi dan daddy tersentuuh.
melihat putra nya itu sudah dewasa sekarang.
.
.
.
.
.
.
.