ANGELA AND BARACK

ANGELA AND BARACK
#57



dan ternyata teriakan itu adalah clara dan mimi mencoba menahanya,, dan berkali-kali memanggil suster.


" ya aallah nakk kenapa ini,,, sussterrr sussterrr help me " : ucap mimi angela dengan suara nyaring sambil menahan-nahan clara.


bugh. suara pintu didobrak


itu adalah enggara,tante dan suster juga dokter.


 


suster langsung memegang clara agar tidak mmeberontak , dan dokter menyuntikan obat penenang.


 


" ada apa miiii " : ucap enggara


sedangkan tantee lagi menangis karena tidak tega melihat sang putri kembali ke traumanyaa.


#flash back


saat mimi sedang duduk disamping ranjang clara,, dan mimi sedang membaca alqur'an


sedang membacaa,,


clara pun bangun dan melihat kearah mimi,,


" jangan jangan ja jangan,,apa salahku pergi pergi ,,pergii tolong pergi huaaa hiks hikss,, pergiiilahhh,, jangan dekati akuuu,, aku mohon ampun,,huaa hhuua " teriak clara yang melihat mimi dan sangat histeris ketakutan.


" tenanglah sayang ini mimi,,, tenanglah " ucap mimi,dengan mata yang berkaca kaca


" ti tidakkkk,, pergiilahhh aku mohonn,,, ampuni akuuu,,aku tidak berbuaat salahhh,,, jangan sakiti aku aku mohon pergilah , aku mohon " clara sangat ketakutan hingga dia mundur dan sampay di ujung ranjang,, sambil memeluk kedua kakinya dengan tangan gemetar dan dengan air mata yang terus menetes ,, dia sangat ketakutan syochk,,


" suuuussttteerrrrr , help me " teriak mimi


____________


mimi sudah menceritakan semuanya ,, tante dan juga enggara mendengarkan,, hinggak tak terasa air mata ibu clara mengalir sangat deras,, dia sangat sedih,, bila mengingat kejadian itu dan dia juga sangat sangat sedih,, bila melihat anaknya sangat ketakutan,,karena trauma itu kembali menghantuinya.


dan ibu clara keluar dari ruangan VVIP dan pergi ke dekat taman rumah sakiit tepatnya dibelakang rumah skit ini dan terdapat danau juga yang sangat luas.


" ya alllah,, kenapa seperti ini sudah cukup membuat anakku menderita ,, apa yang harus aku lakukann,,, " teriakk ibu clara ,, melepaskan semuaa sesak di dadanyaa.


" sudah cukup anakku menderita tidak hiudp bersama ayahnya,, tidak seperti keluarga lainnya yang keluarga nya masihhh utuhh,, dan engkauu beri lagi cobaan,,


tanpa ia sadari ada sepasang mata yang melihatnya dari kejauhhann


' ya allah, begitu berat kehidupann clara dan ibunyaa,, begitu pahitt kehidupann merekaa ,,, aku berjanji tante, akan menjaga claraa , walaupun itu taruhan nyawakuu,, aku janji tante, akan melakukan yang terbaiik utnuk clara,, ' gumam pria itu dalam hatinya


setelah puas berteriakk melepaskan sesak didadany ,, ibu clara kembali ke ruangan inap.anakknya,, anaknya masih tertidur pulasss.


" nakkk,, maafkan ibu belum menjadi ibu yang sempurna buat kamu nakk,, ibu sangat tidak layak disebut sebagay ibumu,,


ibu membiarkann hal itu terjadi padamu dulu,


maafkan ibu maaf nak ,,ibu sangat sedih melihatmu seperti ini,,


hati ibu terasa hancuur ,,, maafkan ibu nakkk " ucap ibu clara, sambil mengelus elus rambut ankanya, dengan air mata yang terus menetes tanpa henti.


" sudahlah tantee , ini sudah takdirr hidup claraa,, mungkin dengan perlahan dia akan pulih dari traumanya " ucap enggara yang baru masuukk..


" ehh, nak enggara ,, kapan datangnya " ucap ibu clara sambil menghapuss air matanya di pipi.


" sejak tadihh tante,, tante nggak sadarr hal itu " ucap enggara , yang langsung duduk dii tepi ranjangg.


" hmm iya nakkk " ucap ibu clara..


" ajeyy ayolah banguuun,, aku janji akan menjaga mu dengan seluruh hidupku dan nyawaku sekalipun taruhannya ,, bangunlah ajeyy " ucap enggara..


dan tak lama.


.


.


.


.


.


.


.