
Sampai lah Ein held dan Retter di tempat latihan bela diri,dan Ein held diperkenalkan kepada teman teman Retter.
"Ein held perkenal kan lah dirimu kepada teman teman."
"perkenalkan nama saya Ein held."
Dan teman temanya menyapa Ein held.Dan setelah itu Ein held berlatih.Tiba tiba datang 3 orang yang ingin nge cidera kan Ein held,akan tetapi Retter dahulu mendatagi Ein held dan membawa ia pulang,karena hari sudah malam.
"Ein ayo kita pulang,harinya sudah mau malam."
"Ayo."
Dan mereka ber 3 tadi tidak jadi untuk ngecidera kan Ein held,karena datang Retter dan meraka ber 3 tidak berani dengan Retter karena Retter mempunyai sabuk yang tinggi sedangkan mereka ber 3 mempunyai sabuk hijau.
Hari sudah pagi dan Retter ingin membangunkan Ein held yang sering bangun kesiangan,ketika Retter melihat kamar Ein held ternyata dia tidak ada,lalu Retter mencari dia ternyata Ein held sedang latihan bela diri.
"Hei Ein."sambil menapak pundaknya
lalu itu Ein ingin memukul Retter,namun Ein yang terkunci oleh Retter,dan melepaskannya.
"Ein kenapa kau tadi ingin memukul ku?"
"Maaf Retter aku latihannya terlalu bersemangat,karena aku ingin membalaskan dendam ibu ku."
"Iya tidak apa apa."
Pada kesiangan hari,Ein held dan Retter berangkat untuk latihan lagi.
"Hiy...a hiya."menarik tali kuda
Tiba tiba ada 5 orang menghentikan perjalanan mereka,dan Retter turun dari kuda.
"Kalian kenapa menutup jalan kami."
"Hei bocah,kalo mau lewat sini lawan kami ber 5 dulu."
"Oke,aku melawan kalian."
Ein held cuman bisa terdiam diatas kuda.
Akhirnya Retter bisa menang melawan ber 5 itu,kemuadian mereka meminta ampun kepada Retter.
"Kami minta meminta maaf,telah menghentikan perjalanan kalian berdua."
"Iya tidak apa apa,lain kali kalian jangan ulangi!"
Lalu Retter dan Ein melanjuti perjalan mereka untuk perlatihan.Ketika Ein sedang latihan dengan gurunya,Ein minta izin ketoilet.
"Guru aku ingin izin ketoilet."
"Silahkan,tapi jangan lama lama!"
"iya guru"
Ketika Ein jalan menuju toilet ia melihat buku KUNO didekat bak sampah,lalu ein mengambil buku itu.
"Buku apa ini"
lalu ein menyimpan buku itu didalam bajunya.dan Ein pergi ketoilet untuk membuang air kecil.setelah Ein dari toilet ia kembali untuk latihan.
"Ein kenapa kau lama sekali ketoilet?"
"Ehh anuu"
"Sudah sudah ayo kembali latihan"
"Baik guru"
"Ret ini buku apa?"
Ketika Retter melihat buku yang ditanya oleh Ein, retter terkejut.
"Dari mana kau mendapat kan buku kuno itu?"
"Didekat bak sampah,emang kenapa dengan buku ini?"
"Buku itu sangat langka dan berharga"
"benar kah?"
"Iya,buku itu dulu pernah dipakai oleh seseorang untuk menyelamatkan orang dari monster yang besar dan mengerikan.lalu ia menggunakan buku itu untuk mengalahkan monster itu."
"apa kah seseorang itu menang melawan monster besar itu?"
"Seseorang itu menang,namun ia kritis dan tidak bisa lagi diselamatkan,lalu buku itu menghilang dari tangannya."
Setelah Retter bercerita.Ein pada jam 9 malam ia mempelajari yang ada dibuku KUNO itu,lalu Ein berhasil menggukan 1 jurus yang bernama Darkness ,Ein sangat senang. Setelah itu Ein istirahat karena ia kecapean telah belajar dari buku itu.Dan buku itu disimpannya dibalik kasurnya.
Saat hari sudah pagi badan ein panas.lalu Retter mengajak ein latihan.
"Ein ayo kita latihan."
"tidak,badan ku panas,kau sendiri saja pergi latihan."
"oh oke,iya ini aku ada obat pereda panas badan"
"iya, terima kasih Ret"
Pergilah Retter,dan Ein meminum obat yang diberi kan oleh Retter.
Pada siang hari,panas badan Ein sudah sembuh.Tiba tiba ada seseorang memasuki rumah Retter secara pelan pelan.Dan seseorang itu mengambil buku KUNO punya Ein.
"Hey...kau siapa!?,kenapa kau
mengambil buku ku!"
Lalu seseorang itu terdiam pucat.
"Hey.."Ein mendekatinya.
Lalu seseorang itu kaburr.
"jangan kabur kau heyy...itu buku ku!"
Ein menggunakan jurusnya yang bernama darkness dan ia menjatuh kan orang itu.
"Serah kan buku itu!"
"Ini buku mu,tapi jangan bunuh aku."
Ein mengambil buku itu dari tangan sipencuri itu,dan Ein melepas kan jurus Darkness itu.Dan Ein pulang kerumah untuk berlatih jurus jurus baru yang belum ia pelajari.Saat dirumah ein mempelajari jurus baru yang bernama Wind weht.Dan ein berhasil.
"yeah...aku berhasil lagi"
Datanglah Retter kerumah.
"Hey Ein apakah kau sudah sembuh?"
"Tentu saja sudah."
Ein telah berhasil menguasai 2 jurus yaitu Darkness dan Wend weht.Ada 8 jurus yang belum ia kuasai.