
singkat cerita 2 hari kemudian, alifza di perbolehkan pulang dengan syarat harus menjalani kemo tepat waktu sesuai yang di jadwalkan
Alifza akhirnya bisa menikmati sekolah kembali, namun dia di antar jemput oleh papa nya
di mobil mereka berdua ngobrol2
"nanti kamu jangan capek capek di sekolah, kalau ada apa apa langsung bilang ke guru" ucap papa
"siap pah" jawab alifza
tak lama kemudian mereka sampai di sekolah, alifza pamit dan turun dari mobil untuk ke sekolah, namun saat papa ingin mutar balik mobil, dia melihat alifza ngobrol dengan laki laki ber Jaz OSIS di depan sekolah
"apa iya anak ku udah ngerti percintaan, aku gak terima ini, selama alifza masih sekolah, dia gak boleh pacaran, aku harus ngobrol sama dia nanti" gumam papa di mobil
ternyata alifza ngobrol dengan Ilham
"iya kak, aku lagi gak enak badan aja" jawab alifza
"aku udah tau kok, berita tentang penyakit kamu udah nyebar 1 sekolahan, sempat rame kemarin" ucap Ilham
"ini udah takdir dari Allah dan insyaallah aku ikhlas" ucap alifza
"kamu tu jadi perempuan sempurna banget sih, cantik, baik, sabar, penghafal Qur'an, pintar, sekalian borong semua nya" sahut Ilham sambil senyum tipis
"apasih kak, di dunia ini tidak ada yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Allah, lagian aku gak seperti yang kak Ilham bilang, aku manusia biasa kak, aku pernah marah kok, aku juga pernah peringkat terakhir di kls, intinya kita manusia gak bisa menguasai semua apa yang kita inginkan, karena kita punya kekurangan" jelas alifza
hal itu membuat Ilham kagum
tiba tiba Ilham di panggil teman nya, Ilham pun masuk duluan, saat alifza mau masuk, zila dan mawa nongol di belakang nya sambil menggoda
"cieee sama kak Ilham" ucap mawa
"berduaan aja ni" sahut mawa
"apa sih kalian, aku dan kak Ilham tu tadi cuma pas Pasan" jawab alifza
mereka bertiga masuk ke sekolahan dan menuju kelas.
namun saat itu zila ngajak alifza dan mawa untuk ke kantin dulu karena dia belum sarapan.
mereka bertiga akhirnya pesen nasi goreng dan teh anget.
saat asik makan, tiba tiba Santi datang membawa bubur ayam
"Hay alifza, udah bisa sekolah ni, oh ya kamu kan lagi sakit...ni aku bawain bubur buat kamu, di makan ya" ucap Santi
alifza merasa curiga karena seorang Santi yang kemarin marahin dia kok tiba tiba jadi baik gini dan menggilnya juga aku kamu, kemarin aja masih lu gue
tiba tiba datanglah sesosok hantu yang memang menjaga sekolah itu, dia memberi tau alifza kalau bubur itu di masukin sesuatu oleh Santi
"eee kak, tapi aku tadi di tas juga di bawain bubur sama ibu, kakak makan bubur nya aja di sini.....ayo kak kita makan bareng...lagian aku udah pesen nasi goreng masak harus makan bubur nanti kekenyangan dong" jawab alifza
"tapi maaf kak, saya udah di bikinin ibu juga" jawab alifza
"jadi cewek kok gak bisa ngehargain pemberian orang ya, kemarin lu bahas adab ke gue tapi nyatanya lu yang gak punya adab" ucap Santi dengan nada tinggi
alifza pun berdiri dan memandang Santi
"saya gak sebodoh yang anda kira, saya tau adab dan anda yang gak tau adab, anda kira saya gak tau kalau anda udah memasukan obat diare ke bubur itu, dan anda dengan enak nya ngasih ke saya, itu yang di maksud adab, sebaiknya anda ngaca dulu sebelum ngatain saya gak punya adab, saya tekankan lagi kalau saya punya harga diri" jelas alifza
"lu jangan asal fitnah ya, atau masalah ini bakal gue bawa ke BK" ucap Santi
"loh loh loh ..anda ini kok lucu banget ya, udah tau anda yang salah kok sok sok an mau laporin ke BK, ya justru saya seneng karena pada akhirnya anda yang kena hukum" jawab alifza
santi kemudian menyiramkan air teh pada alifza
"adek kelas gak tau diri lu" ucap Santi
"woy bener bener lu ya, mau gue jotos sekalian" sahut mawa yang terpancing emosi
"udah wa, dengan ini udah terbukti kok siapa yang bodoh, dan kita gak usah balas apa apa, Karena hanya orang bodoh yang membalas tindakan orang bodoh, tenang aja....saya gak akan lapor BK kok kak, tapi lihat aja nanti, mereka mereka yang akan lapor BK, dan anda akan kena hukuman" jelas alifza
Santi pun pergi dari situ dan alifza, zila serta mawa melanjutkan makan
setelah itu mereka pergi ke kamar mandi untuk membersikan baju alifza namun rupanya baju alifza tak kunjung bersih, alifza pasrah dan menutupinya dengan jaket milik Zila
di kelas sedang pelajaran bahasa Indonesia, mereka di tugaskan untuk membuat cerita pendek bebas
zila kebingungan harus buat apa hingga dia kepikiran dengan Tejo, dia akhirnya membuat cerita romantis antara dia dan Tejo ketika sudah menikah
berbeda dengan zila, mawa malah membuat fabel kucing dan kelinci yang bersahabat namun salah satunya harus pergi karena ikut majikan nya yang ingin merantau ke luar kota, kelinci pun sedih dan dia selalu menunggu sang kucing di depan rumah nya namun tak kunjung ada, kelinci pun jatuh sakit hingga akhirnya meninggal, 2 THN kemudian kucing pulang ke tempat asal nya, dengan hati yang senang, dia mencari sang kelinci namun dia tak menemukan nya, berbulan bulan dia menunggu kelinci itu hadir di matanya dan berharap sang kelinci tidak melupakan nya, namun sang kucing jatuh sakit dan meninggal juga.
alifza membuat cerita tentang tulusnya cinta ibu dalam mengurus anak nya yang punya kelainan otak, sebut saja dia ideot, namun ibu nya sangat menyayangi anak nya, dia selalu membela anak nya di saat anak nya di bully oleh teman nya, ibu yang selalu menyanyikan lagu untuk anak nya sebelum tidur, ibu yang selalu sabar saat sang anak marah marah gak jelas karena idiot, ibu yang selalu menahan lapar demi anak nya biar kenyang, ibu yang selalu mengutamakan kepentingan sang anak.
hingga akhirnya guru meminta satu satu maju ke depan untuk menceritakan cerpen yang di buat
yang pertama di panggil adalah zila
zila maju ke depan dan menceritakan cerpen nya
"Hay gays aku mau bacain cerpen aku yang berjudul mas Tejo, tepuk tangan dongggggg, ok gak usah lama lama, jadi pada suatu hari ada seorang laki laki bernama tejo melamar perempuan cantik yang bermana zila, itu saya gays....lanjut akhirnya mereka menikah dan hidup berdua, mas Tejo adalah suami idaman, dia mencintai istrinya dengan tulus, pada suatu hari sang istri nyidam ingin makan buah durian Upin Ipin, tapi mas Tejo langsung mencari durian Upin Ipin di Malaysia tapi sayangnya dia gak menemukan kampung durian runtuh, jadi gimana gays kampung nya gak ada dan ceritanya sampai di situ ...kasian kan istrinya gak keturutan minta durian Upin Ipin" jelas zila
satu kelas pun menepuk jidat masing masing
zila pun di persilahkan duduk, dan lanjut yaitu Tama
"Hay semua saya akan membacakan cerpen yang berjudul hati sayang bidadari, sebut saja dia alifza, alifza Kumala Dewi, perempuan cantik yang punya hati selembut bidadari, dia mengutamakan adab ilmu di hidupnya, perempuan itu begitu kuat dan tegar menghadapi kerasnya kehidupan, tapi sayang nya suatu hari dia sakit, dia sakit parah, namun dia gak marah dengan tuhan, dia malah tersenyum di depan semua orang, tapi sekarang dia sudah sekolah, di sekolah dia banyak sekali fans nya terutama tama, Tama adalah lelaki yang sangat ngefans berat dengan alifza, dia akan melindungi alifza saat di sekolah....sekian cerita dari saya" jelas Tama
seisi kls langsung kaget dan tepuk tangan demi menyemangati alifza.
alifza pun nangis karena dia punya teman yang sangat peduli dengan dia