
Alesha masih Tegak Berdiri, Bersama tuan Afredy yang duduk anteng di Belakang nya
"Wusshhh"
"Tak,tak,tak"
Alesha Menatap semua p3nj4hat yang mengepung nya, Semua s3nj4ta tiba tiba terjatuh dengan sendiri nya membuat si pemimpin bergidik ngeri, dia pikir Alesha memiliki sihir,
"Uppss,saking Gemetar nya, S3nj4ta kalian sampai Terjatuh ya" ucap Alesha
"Ka,kami me,menyerah nona, ka,kami kalah" ucap sang ketua mengangkat tangan ke udara,lalu di ikuti yang lain nya
"Ckk,aku belum beraksi kalian sudah kalah,ah tidka seru" Decih Alesha
para aparat kep0lisian pun mulai mengepung dan menangkap mereka semua,sedangkan para Tamu, bernafas lega karna mereka masih bisa selamat
"Nona,Terimakasih anda Sudah membantu saya" ucap Alea
"Bolehkah saya melihat wajah anda,agar bila kita bertemu di lain Hari, saya bisa mengucapkan terima kasih dengan Benar" ucap Alea
Alesha membuka maskernya Nampak lah wajah Cantik dan Dewasa Miliknya,Alea tersenyum, dia senang karna telah bertemu dengan orang baik
"Maaf Nyonya,saya harus kembali dan mengkawal Tuan saya selamat sampai tujuan" ucap Alesha
Alea mengangguk dan Tersenyum, Dia sangat menyukai gadis hebat itu,dan mengingatkan nya dengan Dirinya disaat masih Muda
...****************...
Keesokan Hari nya, Alesha bangun untuk bersiap sekolah, namun Betapa bahagia nya dia ketika melihat isi saldo nya, Tuan Afredy memberikan dia uang satu milyar Dollar,nampak nya tuan Gubernur itu akan lebih sering memakai Jasa Alesha, dia merasa cocok dengan Cara kerja Alesha Yang menurutnya mirip dengan Wonder Women
Alesha Mengkriting sebagian Rambutnya, Dia nampak Adorable Dengan Penampilan nya sekarang,
"Gruunggg"
Motor Alesha membelah Jalanan,Banyak tatap mata Melihat kelincahan Alesha saat menjalankan Motor sport Warna Hitam miliknya,Saat Alesha berada Di lampu merah, Di sampingnya ada sebuah Mobil E Sport berwarna merah,dan Ternyata mobil itu Milik Aland Teman satu kelasnya
Alesha menatap ke arah samping, Matanya dan mata Aland Bertemu, ada debaran keras di hatinya saat mereka Bertatap mata, Hingga akhirnga Alesha memutuskan Pandangan Mereka
"Sial,kenapa tiap aku berpandangan dengan nya jantungku berdetak kencang,tapi aku yakin ini Bukan lah Cinta,tapi lebih cenderung seperti ada ikatan sesuatu diantara kami" Bathin aland
"Grungggg"
Alesha melesat meninggalkan Aland yang masih melamun, Tersadar dari lamunan nya Aland oun kembali mengendarai mobilnya menuju arah sekolah
"Ckiiitttt"
"Hai Lesha,Baru sampai ya, ayok masuk bareng" ucap Resya
"Hemmm" Jawabnya singkat
Resya tidak perduli,dan Mengaitkan Tangan nya pada Alesha, dan Alesha tidak marah sedikitpun,entah kenapa Hanya Pada Resya saja dia tidak merasa Gerah ketika berdekatan,padahal mereka Hanya lah Orang asing yang baru saja saling kenal
"Heh,Anak manja, Mana Pr yang aku minta" Ucap Seorang gadis bernama Mola Pada Resya
"Ahhh,maaf semalam Bunda ku mengajak ku makan malam, jadi aku tidak sempat mengerjakan Pr orang lain" ucap Resya, dia adalah gadis yang lemah lembut dan Penakut, tidak ada gen dari Reyna maupun Ryan yang menurun pada Kepribadian nya,Karna itulah Aland sering Menjaga nya selama di sekolah
"Kau punya otak,kau juga punya tangan, Untuk apa kau memakai tangan dan otak orang lain, ckkk Bodoh" Umpat Alesha
"Hehh,aku tidak ada Urusan Dengan mu ya, Jangan ikut campur" Tegur Mola
"Apapun yang menyangkut Dengan Resya adalah urusanku" ucap alesha memilin Baju mola dan mengangkatnya ke atas
"Urgghh,sakit Sekali Si4l,lepaskan"!! teriak mola,nafasnya terasa sesak Dan lehernya terasa sakit
" Berhenti mengganggu Resya,maka aku akan melepaskan mu" ucap Alesha
"Ba,Baik,Aku janji"
"Brukkk"
"Awhhh, Punggung ku" ringis mola ketika Alesha menjatuhkan nya ke lantai, Semua siswa menatap ngeri melihat kekuatan Alesha
"Terimakasih Lesha" ucap Resya
"Berterima kasih lah dengan Baik,dan Panggil aku kakak" ucap Alesha mengelus kepala Resya
"Baiklah Kakak " ucap Resya senang, dia kembali mengapit Tangan Alesha dan Berjalan menuju Kelasnya
Dari kejauhan Aland tersenyum melihat kedekatan Adik sepupunya dengan Murid baru bernama Alesha itu,Tersemat rasa kagum pada Alesha,karna walaupun dia bersifat dingin dia tetap memiliki hati yang baik menurut Aland
"Alesha, Coba kedepan Jawab soal yang saya tulis di depan, Saya ingin tau apakah Pelajaran yang saya Ajarkan masuk ke otak kalian atau tidak selama ini, Coba kamu isi Lima soal Pertama" ucap Guru matematika Bernama Yunisa
"Hmmm" Alesha Hanya berdehem saja lalu maju ke depan untuk mengisi soal yang di perintahkan yunisa
"Tak,tak tak" Hanya hitungan menit, Alesha berhasil mengisi Lima soal Tersulit yang Yunisa berikan
Yunisa menatap isi Jawaban yang Alesha tulis,dan jawaban nya semua nya Benar
"prok,prok".
" Jawaban Alesha semuanya benar, Kalian Boleh mengisi jawaban yang sama dengan Alesha, Apa yang saya ajarkan ini akan muncul di kertas ujian Pertama nanti, jadi kalian Harus mengingat Nya" ucap Yunisa
Mereka semua menoleh ke Arah Alesha dengan Tatapan aneh, Alesha murid Tercepat dalam mengerjakan setiap soal yang di berikan Guru mereka, Bahkan Resya yang Notabene nya Murid terpandai juga harus berpikir dulu sebelum mengerjakan Soal itu
"Hebat sekali kak" ucap Resya Alesha tersenyum mendengar pujian dari Resya
"Kakak kamu cantik sekali saat tersenyum" ucap Resya
Alesha hanya diam dan Mengelus kepala Resya saja,Dan kembali menatap Yunisa yang sedang menerangkan
"kriingggg"
Bel Istirahat telah berbunyi,Alesha dan Resya berdiri, dan Berjalan bergandengan Tangan menuju kantin
"Ihhh cantik Cantik Lesbong" ucap murid senior kelas tiga ketika melihat Alesha dan Resya bergandengan
Mata Alesha memicing ke arah gadis itu, dan membuat Gadis itu ketakutan, dia pun memilih untuk Pergi dari sana saking Takutnya melihat tatapan tajam Alesha
"Kakak,maukah kamu ikut ke rumahku, Bunda ingin Bertemu denganmu Aku selalu menceritakan semua tentangmu, aku bilang pada Bunda, aku mempunyai idola di kelasku" ucap Resya menggoyang goyangkan tangan nya yang di genggam oleh Alesha
"Baiklah, nanti pulang sekolah kita Ke rumahmu" ucap alesha
"Benarkah, horee Terima kasih kakak" ucap alesha kegirangan
"Senang sekali ya"? Tanya alesha mengelus kembali kepala Reysa, Hatinya terasa Hangat setiap kali berbicara dan melihat keceriaan Resya
Alesha dan Resya duduk satu meja dengan Aland,Karna tidak ada lagi kursi yang kosong
" Makan jangan Belepotan" ucap Alesha mengelap Mulut Reysa menggunakan tisu
Aland menatap Alesha Aneh, dia memang terlihat tulus namun Hati Aland merasa Curiga,apakah gosip yang dia dengar benar adanya, bahwa Alesha menyukai sesama Jenis, pasalnya pada siswa yang Lain sifat Alesha sangat bertolak Belakang
"Apa Tujuan mu, Memberi Perhatian Lebih pada Adikku"? tanya Aland
Alesha diam saja,sedangkan Resya juga tidak tau harus Berkata apa
" Jika tujuan mu jelek,maka tinggalkan adiku" ucap Aland
"Brakkk"
"Pranggg"
Alesha membalikan Meja yang mereka tempati, Piring dan mangkuk yang ada Di meja semuanya Pecah dilantai,Aland terkejut Alesha menatapnya dengan Tajam
"Aku banyak uang, dan tidak butuh uang orang lain untuk ku peras, namun aku anak yatim piatu yang tidak punya saudara, apa salahku jika aku ingin menjadikan Resya sebagai adikku,katakan" teriak Alesha dengan Mata nya yang merah menahan tangis
Hati Aland merasa Tercubit, dia ingin meminta maaf,namun Alesha sudah pergi meninggalkan Aland Dan juga Reysa
"Bu kantin, semua kekacauan ini akulah penyebab nya, dan aku yang akan Bertanggung jawab, masukan bil tagihan nya padaku" ucap Aland
Resya menangis,dia merasa Bersalah karna membuat Alesha Sedih,dan Aland membawa Resya kembali Ke dalam kelas
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Welcome di area Alea Rabella Season Dua
yang berjudul
# PEWARIS BERIKUTNYA (THE TWIN) #
jangan lupa
Like
komen
vote
HAPPY READING GAYS ❤❤