
Disebuah Ruang gelap serba hitam duduklah seorang pria tampan Dia adalah Cavier Caselio arch, selama sebelas tahun ini dia mati matian mencari keberadaan sang adik, tapi hasil nya nihil, dia tidak tau kemana ayahnya membuang Arthur, dia marah dia benci pada Ayah dan ibu tiri nya Selama lima tahun terakhir dia berjuang sendiri,berjuang hidup dan memutar otak bagai mana caranya agar dia menjadi kuat,dan disegani akhirnya dia memutuskan untuk membangun kelompok Mafia nya sendiri, Dia bermaksud untuk memlerluas jaringan agar mudah saat mencari Sang adik tapi dengan bukti yang minim tentu sangat sulit untuk mencari adiknya itu dia hanya membawa selembar foto saat adiknya berusia empat tahun,
"Bagaimana Foth ada kabar bagus" tanya nya dingin
"Tidak tuan, ini sudah sebelas tahun, adik tuan pasti sudah banyak berubah karna itulah kami sulit untuk menemukan nya" jawab pria bernama forth itu
Vier marah dengan Jawaban forth dia merasa sangat bodoh sekarang, apa guna nya dia duduk dikursi kebanggaan nya bila menemukan adiknya saja dia tidak becus, tapi dia juga sadar bahwa ucapan forth ada benarnya juga, ini sudah sebelas tahun dan hampir dua belas tahun adiknya itu pasti sudah berubah dan tumbuh dewasa, tapi itupun jika dia masih hidup,mengingat hal itu membuat vier kembali Mengamuk
"Arggggghhhh sialll, caselio dan kauuu leodraaa aku akan balass dendammm pada kalian, kalian keluarga jahanaaaammmm" Teriak cavier melemparkan semua barang yang ada didekatnya, sedangkan para mafioso nya sudah terbiasa dengan pemandangan tersebut dan hanya bisa diam saja kalau tidak mereka bisa menjadi sasaran kemarahan tuan nya itu
Lima Bulan kemudian<<<>>>>>>>>>
Arthur Sedang belajar,dia mempelajari Pelajaran Sekolah dasar,sekolah menengah pertama dan kini dia sedang belajar pelajaran sekolah menengah atas dalam waktu singkat pemuda itu sudah hampir menyelesaikan pelajaran nya dan hal itu membuat sang guru sangat takjub, Selain karna memang otak arthur yang cerdas juga karna bantuan alea,dia membuat obat penguat daya ingat untuk Arthur, ya alea mulai bereksperimen dan mencoba hal baru,dia terinspirasi dari para ilmuwan Damian yang sangat menakjubkan waktu itu bahkan dia mengambil salah satu Pekerja Damian yang memang dengan Sukarela datang pada alea,
Alea Memiliki laboratorium nya sendiri dan tim nya dinamakan Tim Camelion Atau bunglon, karena mereka bisa berubah wajah menjadi wajah siapa saja,kecuali wajah tuan nya alea dan drak,hal itu akan sangat membantu alea disaat akan melawan para musuhnya, alea sadar semakin dia sukses dan kuat maka akan lebih banyak musuh mendekat, apalagi sekarang arthur adalah putra nya jadi, dia bersiap untuk memberi pelajaran pada kedua orang tua arth yang telah tega membuangnya ke jalanan,
"Nyonya alea saya rasa semua materi sudah habis, atrhur murid yang sangat cerdas saya salut padanya, nyonya sebagai orang tuanya pasti sangat bangga,dan saya sebagai guru les nya merasa sangat terhormat karena sudah dipercaya oleh nyonya wu untuk mengajari putra sulung anda" ucap guru les arthur bernama eva
"Baik,terimakasih karena sudah bersabar untuk mengajari putra saya" ucap alea mengelus kepala Arthur sayang, sedangkan arthur mengambil tangan alea dan Menciumi tangan nya,
"Terima kasih mom, kaulah yang pantas untuk di banggakan bukan arth, terimakasih mau bersabar menghadapi arth, memberikan cinta dan kasih sayang yang besar untuk arth,walaupun arth tidak lahir dari rahim mom,tapi jiwa dan raga arth ada untuk momy Dan miss eva terimakasih karena sudah merubah kebodohan saya menjadi kepandaian" ucap arthur tulus
Alea tersenyum arthur sudah tumbuh dewasa,dia bijak dan dia sudah sembuh total dari traumanya,
"Sama,sama nyonya dan tuan muda,oh ya, satu minggu lagi ijazah Tuan muda sudah dapat di ambil, nanti saya akan mengirimkan berkas nya melalui pos nyonya saya permisi" pamit miss eva
Setelah kepergian miss eva, alea dan arthur Pergi bergabung bersama keluarga kecilnya yang sedang berada diruang tv
"Bagaimana sayang"? tanya drak
"Arthur lulus dengan nilai terbaik" jawab alea dengan wajah berbinar
"Selamat boy,kau lah juaranya" ucap drak memeluk putra sulung nya
"Terimakasih dad,berkatmu dan juga mom, arthur bisa menjadi lebih baik" ucap arthur
"Abang altul celamat ya, abang jadi mulid pintal cepelti bang aland dan juga lana" ucap alana dengan logat cedal nya yang menggemaskan
Arthur menggendong alana dan berputar putar,membuat alana menjerit kegirangan
Sedangkan aland, bocah itu menatap datar abang dan adik bungsunya sambil menggelengkan kepala.
"Ckkk kalian kekanakan sekali" decaknya sebal
Sedangkan Drak dan alea tertawa terbahak bahak mendengar ucapan aland yang so dewasa, padahal dia hanya meniru ucapan yang sering Drak ucapkan,
"Selamat sore semuanya" sapa Ryan, dia datang bersama istrinya Reyna,dan membawa banyak sekali hadiah ditangan nya
"Ayahh,bunaaa" teriak si kembar dan juga arthur sambil berlari menyongsong orang tua kedua mereka,
"Apa yang kau bawa itu reyn, ckkk repot sekali" ucap alea
"Ini hadiah untuk anak anak karena sudah rajin belajar, ini untuk aland dan alana, dan ini untukmu Arth" ucap Ryan mewakili istri nya
Anak anak pun langsung membuka hadiah mereka
aland dan alana mendapatkan sebuah tablet untuk belakar, sedangkan Arthur mendapatkan sebuah Leptop keluaran terbaru dan hal itu membuat ketiga anak alea berjingkrak kegirangan
"Terima kasih ayah dan buna" ucap artur mencium pipi Reyna dan juga ryan
"Sama,sama boy jangan lupa terus belajar sampai kamu sukses" ucap ryan
"Telima kacih ayah ,buna lana cayang kalian muahh " ucap si chubby alana dan kelucuan alana membuat Ryan sangat gemas dan menggendong alana kepangkuan nya
"Terima kasih ayah dan buna Aland janji akan rajin belajar" ucap aland dengan gaya cool nya
...****************...
Keesokan harinya Alea dan Drak kembali pada aktivitas padatnya, Hari ini alea ada pertemuan penting dengan klien nya dari negara C tempat pertemuan nya lumayan jauh tapi dia akan pergi dengan Reyna jadi dia tidak perduli sejauh apapun itu,karena dia akan melakukan bisnis dengan harga fantastis, alea sudah menerima gambaran hal yang akan terjadi nanti, akan ada segerombolan pria berbaju hitam yang melakukan adegan baku tembak di tempat,karena itu alea sudah memperingati reyna untuk berhati hati
Drak sangat khawatir setelah alea menceritakan penglihatan nya, tapi alea bisa membuat drak tenang, karena alea akan memanggilnya dan gelsi jika dia dan reyna tidak bisa mengatasinya,
Alea dan Reyna sudah sampai ditempat tujuan,dan sudah bertemu dengan rekan bisnis nya kedua mata laki laki itu tidak pernah lepas dari pandangan alea dan Reyna, mereka sangat mengagumi paras cantik alea dan reyna
dan hal itu membuat reyna dan alea menjadi risih
"Baiklah,dimana saya harus menandatangani kontrak nya" ucap alea mempersingkat waktu,andai keuntungan nya tidak menggiurkan alea pasti sudah mencongkel biji mata kedua pria didepan nya itu,
"Disini nona" ucap salah satu pria itu
alea menandatangani berkas itu dan mereka pun berjabat tangan,
Saat alea dan reyna akan keluar dari tempat itu tiba tiba, Ada suara temb*kan di udara
"Dorrrr"
Semua orang berjongkok ketakutan, termasuk alea dan reyna,apa yang alea lihat akhirnya terjadi juga ,padahal alea sengaja mempercepat pertemuan nya tadi agar dia tidak mengalami hal seperti ini,
ini adalah perang antara dua mafia merela memperebutkan daerah kekuasaan untuk memperluas jaringan mereka, dalam dunia bawah, semakin dia kuat semakin dia berkuasa,
Alea tidak ingin ikut campur kecuali ada hal mendesak baru dia akan bergerak
Dua kubu itu bernama geng Eagel earth dan Geng Dark scorpion,
"Menyerahlah Bruno, aku sudah mengepungmu" ucap salah satu ketua geng itu Dengan nada dingin
"Haha kau pikir aku takut padamu vie" sahut pria bernama bruno
aksi baku hantam pun tidak ter elakan, Alea dan Reyna memilih untuk berjongkok kepinggiran tembok agar aman,
Geng bruno merasa terpojok karna banyak mafiosonya yang tumbang dan bruno tidak mau mengakui kekalahan nya,dia sengaja menyandra seorang anak kecil berusia lima tahun agar vie menyerah dan mengaku kalah
"mama,mama huuuu tolong,tolong" teriak anak itu histeris
"Lepaskan anak itu bruno,kau pengecut" teriak pria
yang disebut vie
"Haha aku tidak perduli ucapnya menodongkan pist*lnya di pelipis anak itu, dan hal itu membuat anak tersebut bergetar ketakutan,walaupun dia selamat tapi mentalnya akan terluka dan hal itu membuat Darah Alea Dan Reyna naik sampai ke ubun ubun dan mau tidak mau mereka harus terlibat dalam pertempuran ini,
Alea melesat kearah Pria itu dalam sekejap alea mencengkram kuat leher bruno dan Membuat tangan bruno melepaskan senj*tanya, anak itu diambil reyna dan diberikan pada orang tuanya,
Vie terkejut, kedua wanita didepan nya sangat hebat dan kuat,
"JIKA KAU BERANI BERBUAT ULAH LAGI AKAN KU MISNAHKAN ORGANISASI MU",ucap alea dingin dan tajam
Mata bruno membelalak, pasokan udaranya hampir habis karena cengkraman tangan alea dilehernya tidak main main, lalu diapun pingsan karena kehabisan nafas,
"Angkat tangan kalian, kalian sudah kalah" teriak vie, dia benar benar kalah oleh kedua wanita yang ada didepan nya,jika bukan berkat mereka mungkin vie yang akan kalah karena mengalah,dia tidak mau membuat seorang anak kecil menjadi korban,
Alea mencuci tangan nya dengan bersih karna baginya menyentuh penjahat sama dengan menyentuh kotoran yang sangat menjjijikan,
"Terimakasih nona,telah membantu kami" ucap vie datar,
"Hemm" alea membalas dengan Deheman membuat vie kikuk ternyata wanita didepan nya lebih Dingin darinya,
Tak mau berlama lama alea dan Reyna pun pergi meninggalkan tempat tersebut,Tanpa alea sadari dia telah meninggalkan Ponselnya yang terjatuh, untung mafioso vie yang menemukan nya
Dilihat nya Walpaper di handpone milik alea , disana ada tiga orang pria dan dua orang wanita mungin itu adalah suami dan anak nya,pikir Vie,dia berencana untuk menemui alea dan mengembalikan ponselnya, karna dibelakang cassing ponsel alea terselip kartu nama beserta alamat rumah alea,